sign up SIGN UP search


parenting

Duh! Hina Islam, YouTuber Remaja Perancis Dikecam Sampai Berhenti Sekolah

Annisa Karnesyia Senin, 10 Feb 2020 05:01 WIB
Youtuber remaja asal Perancis, Mila Orriols menghina agama Islam di akun media sosialnya. Akibat hal ini, dia berhenti sekolah, Bun. caption
Jakarta - YouTuber asal Perancis, Mila Orriols mendapat kecaman karena postingan di media sosial miliknya. Orriols menghina agama Islam dan kitab suci Alquran.

Akibat ulahnya, Orriols mendapatkan ancaman pemerkosaan dan pembunuhan. Kabarnya, wanita yang 16 tahun ini berhenti sekolah dan bersembunyi untuk menjaga keselamatannya.


Dalam unggahan video, Orriols mengaku tidak memiliki agama atau keyakinan. Orriorls meninggalkan pesan di Instagram Live setelah video hinaannya beredar. Ia mengatakan tak menyesal dengan semua perkataannya.


Mengutip Daily Mail, pengacara Orriols, Richard Malka, mengatakan kepada The Times bahwa Orriols tak keluar rumah sejak videonya viral.

"Dia hanya di rumah selama dua minggu tanpa bisa pergi ke sekolah. Dia hanya remaja dan tiba-tiba kejatuhan masalah," kata Melka.

Orriols mengatakan pada Bellica kalau dia merasa seluruh orang Perancis menginginkannya mati. Tidak ada yang membantunya, termasuk tak bisa lagi pergi ke sekolah.

"Aku bukan rasis, tidak sama sekali. Kamu tidak bisa rasis terhadap agama. Aku mengatakan apa yang kupikirkan dan kalian tidak akan membuatku menyesalinya," ujar Orriols.

"Masih ada orang yang akan bersemangat dan aku jelas tidak peduli. Aku mengatakan apa yang ku inginkan, apa yang kupikirkan," sambungnya.

Mila Orriols saat live di Instagram miliknyaMila Orriols saat live di Instagram miliknya/ Foto: Instagram

Menurut pemberitaan media internasional, ucapan Orriols bermula saat seorang pria meninggalkan komentar negatif pada dirinya. Orang tersebut memiliki nama bernuansa Islam.

Orriols pertama kali memposting video di Instagram Live pada 25 Januari. Ia sempat membuat klarifikasi tapi menolak untuk minta maaf.

Jika tidak bijak menggunakannya, media sosial memberikan dampak negatif, Bun. Melansir dari Time, studi yang diterbitkan Lancet Child & Adolescent Health menunjukkan kalau media sosial dikaitkan dengan masalah kesehatan mental.


Pada anak perempuan, sering menggunakan media sosial bisa membahayakan kesehatan karena menyebabkan cyberbullying, serta kurang tidur dan olahraga. Tetapi, faktor-faktor ini tampaknya tidak memiliki efek yang sama pada anak laki-laki, Bun.

"Pesan sebenarnya bukan penggunaan media sosial, yang menyebabkan kerugian, tapi tentang mendapatkan keseimbangan antara menggunakan media sosial dan kegiatan lain yang sesuai usia, serta memastikan bahwa tidak ada hal-hal negatif yang terjadi secara online," kata penulis studi Dasha Nicholls.

Jadi, meski anak telah beranjak remaja, jangan sampai melepaskan begitu saja penggunaan media sosial, Bun. Kita bisa mengontrol, paling tidak memberikan pemahaman negatif dari media sosial.

Simak juga cara agar anak mau tinggalkan gadget, di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi