PARENTING
Waspada Alergi Santan saat Lebaran, Kenali Gejala Alergi Kelapa pada Anak
Asri Ediyati | HaiBunda
Kamis, 19 Mar 2026 12:15 WIBLebaran identik dengan berbagai hidangan yang menggugah selera, seringkali yang kita jumpai itu kaya santan dan lemak. Walaupun baik untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, tapi tetap waspada jika ternyata anak alergi dengan santan. Terutama, bagi anak yang pertama kali mencicipinya.
Mungkin terdengar asing jika ada seseorang alergi santan. Namun, pada dasarnya anak yang alergi santan, kemungkinan besar alergi dengan kelapa dan olahannya.
Mengutip laman My Food Allergy Team, alergi kelapa terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menganggap protein dalam kelapa sebagai penyerang berbahaya. Kesalahan identifikasi ini memicu respons imun, pelepasan antibodi yang disebut imunoglobulin E (IgE).
Saat seseorang yang memiliki alergi kelapa makan kelapa lagi, antibodi IgE mengenali dan mengikat protein kelapa, memberi sinyal kepada sistem kekebalan tubuh untuk melepaskan histamin ke dalam aliran darah, yang menyebabkan gejala reaksi alergi.
Gejala alergi santan
Gejala alergi kelapa dan olahannya seperti santan dapat berkisar dari ringan hingga berat. Dikutip dari Healthline, mungkin termasuk hal-hal berikut:
- Gatal-gatal
- Mual
- Ruam kulit
- Pusing
- Batuk
- Diare
- Bersin
- Pembengkakan di tenggorokan
- Kesulitan menelan
- Hidung atau mata berair
- Sesak napas
- Detak jantung cepat atau lambat
- Anafilaksis, keadaan darurat yang mengancam jiwa yang melibatkan kesulitan bernapas
Alergi kelapa, termasuk santan itu langka
Menurut Dr. Julia Upton, alergi terhadap kelapa jarang terjadi dan hanya ada beberapa kasus orang dengan alergi kelapa yang dilaporkan dalam literatur. Oleh karena itu, disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli alergi untuk diagnosis.
“Jika ditemukan alergi kelapa yang jarang terjadi dan terkonfirmasi, pertanyaannya adalah apakah Anda perlu menghindari semua bentuknya,” tutur Upton yang merupakan staf di Rumah Sakit untuk Anak-Anak Sakit di Departemen Imunologi dan Alergi dan Profesor Madya di Departemen Pediatri di Universitas Toronto, dikutip dari laman Food Allergy Canada.
“Proteinlah yang biasanya menyebabkan reaksi alergi makanan, kita tahu bahwa berbagai bentuk makanan dapat mengandung jumlah protein makanan yang sangat berbeda.”
Jadi, jika anak mengeluarkan reaksi alergi setelah makan santan, coba konsultasikan ke dokter anak untuk tahu apakah itu benar-benar alergi disebabkan oleh santan atau tidak.
Cara mengobati anak alergi santan
Menurut Asthma and Allergy Foundation of America (AAFA), jika seseorang menerima diagnosis alergi kelapa tipe IgE langsung, dokter akan merekomendasikan untuk menghindari penggunaan dan konsumsi kelapa atau produk berbasis kelapa.
Saat ini tidak ada obat untuk alergi kelapa. Juga tidak ada obat untuk menghindari reaksi.
Namun, dokter mungkin merekomendasikan antihistamin untuk membantu mengurangi gejala yang memburuk. Mereka mungkin juga merekomendasikan beberapa kebiasaan yang perlu dilakukan, termasuk:
- membaca label makanan untuk menghindari makanan yang mengandung kelapa
- bertanya tentang bahan-bahan saat mengonsumsi makanan yang disiapkan oleh keluarga, teman, atau restoran
Untuk mengelola alergi kelapa, sangat penting untuk menghindari semua bentuk kelapa. Itu termasuk bahan-bahan yang berasal dari kelapa seperti:
- Minyak kelapa
- Santan kelapa
- Air kelapa
- Krim kelapa
- Kelapa kering
Anak dengan alergi kelapa harus berhati-hati atau sepenuhnya menghindari produk makanan yang menggunakan kelapa. Semoga informasi ini membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Jangan Sembarangan Cium Bayi saat Lebaran, Ini Risikonya Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Bagaimana Cara Mengetahui Anak Alergi Jenis Apa? Simak Penjelasannya Bun
Mengenal Penyebab Alergi Susu Sapi pada Anak, Ciri-ciri, dan Cara Mengatasinya
3 Faktor Bisa Tingkatkan Risiko Alergi pada Anak dan Cara Mencegahnya
Bunda Perlu Tahu, 4 Tanda Anak Alergi dan Cara Mengatasinya
TERPOPULER
Tisu Basah Bayi Populer Ini Ditarik dari Peredaran, Bisa Sebabkan Infeksi Serius
Ibu Sulit Tidur saat Hamil Ternyata Berdampak pada Berat Badan Anak Kelak
Berapa Banyak Kata Diucapkan Anak Usia 2-3 Tahun? Ketahui Faktanya Bun
Alasan Para Suami Suka Lama Banget di Toilet
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf S, Karismatik dan Humanis
REKOMENDASI PRODUK
7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Perempuan Kuat dan Mandiri Biasanya Memahami 10 Pelajaran Hidup Ini
Tisu Basah Bayi Populer Ini Ditarik dari Peredaran, Bisa Sebabkan Infeksi Serius
Ibu Sulit Tidur saat Hamil Ternyata Berdampak pada Berat Badan Anak Kelak
Tanggapan Suami Kesha Ratuliu saat Ramai Disebut Sering Liburan padahal Rumahnya Kecil
Berapa Banyak Kata Diucapkan Anak Usia 2-3 Tahun? Ketahui Faktanya Bun
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Wajan Stainless Bikin Masakan Nempel Terus? Ini Cara Pakai Biar Nggak Lengket
-
Beautynesia
Tanda Orang Bahagia Dilihat dari Warna Baju yang Sering Dipakai Menurut Pakar Psikologi Warna
-
Female Daily
Caudalie Resveratrol-Lift Hadir dengan Formula Baru, Andalkan Peptida Anggur untuk Kulit Lebih Kencang
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Film Dokumenter Wilsen Willim dan Perajin Wastra Disambut Antusias di Belgia
-
Mommies Daily
10 Bubuk Matcha untuk Matcha Latte Enak di Rumah, Gak Pakai Mahal!