PARENTING
Viral Toddler Hipotermia di Pendakian, Usia Berapa Anak Aman Diajak Naik Gunung?
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Rabu, 15 Apr 2026 16:50 WIBSebelum membawa anak untuk ikut naik gunung, ada banyak hal yang perlu benar-benar dipertimbangkan, termasuk kesiapan fisik dan kondisi tubuhnya. Sebenarnya, usia berapa anak boleh dibawa naik gunung, ya?
Hal ini semakin jadi perhatian setelah publik sempat dibuat heboh dengan kabar seorang balita berusia 1,5 tahun yang mengalami hipotermia saat diajak orang tuanya mendaki Gunung Ungaran di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu 11 April 2026.
Dikutip dari CNN Indonesia, tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang saat itu tengah bersiaga dalam event Semarang Mountain Race langsung bergerak cepat menuju lokasi. Mereka pun segera menuju kawasan Puncak Bondolan, tempat keluarga tersebut berada untuk memberikan pertolongan.
Pihak Basarnas menyebutkan bahwa suhu tubuh balita tersebut turun drastis hingga dalam kondisi kritis, Bunda. Petugas pun langsung melakukan penanganan darurat di lokasi agar kondisinya tidak semakin memburuk.
Kejadian ini membuat banyak orang tua kembali berpikir ulang soal kesiapan anak saat diajak berkegiatan alam seperti mendaki gunung. Lantas, usia berapa anak boleh dibawa naik gunung?
Usia berapa anak boleh dibawa naik gunung?
Menentukan usia anak untuk ikut mendaki gunung memang tidak bisa disamaratakan, Bunda. Banyak yang harus dipertimbangkan, mulai dari kondisi fisik, cuaca, hingga pengalaman orang tua saat mendampingi.
Pengelola Basecamp Perantunan Gunung Ungaran, Dwi Purnomo, mengatakan bahwa sejauh ini belum ada aturan soal usia minimal anak untuk mendaki. Namun, anak tetap diperbolehkan selama mendapat pengawasan langsung dari orang tua yang berpengalaman.
"Kalau kita untuk anak-anak, selama ada pendampingan orang tua, awal-awal itu kalau ya enggak balita banget lah maksudnya, di usia segitu sebenarnya kita enggak apa-apa, oke, dan asal orang tua itu sudah berpengalaman, sudah pernah diajak ke mana itu kan memang kita perbolehkan," kata Dwi, dikutip dari detikcom.
Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah sering memberikan edukasi kepada pendaki terkait kondisi cuaca yang tidak menentu. Menurutnya, hal ini supaya orang tua lebih waspada sebelum membawa anak ke gunung.
"Sebenarnya sudah kita kasih arahan ya bagi para orang tua yang dampingi anak itu, kan kita sudah lihat cuaca nih, cuaca akhir-akhir ini kita sudah sering mengedukasikan kalau saat ini cuaca sering tidak bersahabat. Nah, sudah dikasih pengertian seperti itu," ujarnya.
Lebih lanjut, Dwi menyampaikan bahwa saat ini balita sudah tidak diperbolehkan ikut mendaki di Gunung Ungaran. Ia menyebutkan bahwa batas yang lebih aman adalah anak usia Sekolah Dasar (SD) dengan pendampingan dari orang tua.
"Komitmennya sekarang untuk anak kecil, meskipun ada orang tuanya, kalau masih balita ya kita tidak perbolehkan lah. Paling enggak nanti di usia sudah SD dengan pendampingan orang tua itu baru kita perbolehkan," jelasnya.
Bicara soal ini, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) turut menjelaskan terkait usia anak dibawa naik gunung supaya orang tua bisa lebih memahami batasan serta kesiapan anak sebelum melakukan kegiatan pendakian.
Penjelasan IDAI tentang usia anak diajak naik gunung
Pembahasan soal usia anak untuk naik gunung juga dijelaskan oleh IDAI, Bunda. Ketua IDAI Jakarta, Prof. Dr. dr. Rismala Dewi, Sp.A, Subs ETIA(K), mengatakan bahwa setiap anak memiliki kondisi yang berbeda-beda.
Namun, anak di bawah usia tertentu dinilai jauh lebih rentan saat melakukan kegiatan pendakian.
"Nah, masalahnya kalau usia tergantung kesiapan semuanya gitu. Tapi pasti di bawah 5 tahun, di bawah 3 tahun itu sangat rentan," jelasnya, mengutip dari detikcom.
Ia juga menambahkan bahwa pendakian bersama anak sebenarnya perlu adanya tahapan dan persiapan yang tepat. Orang tua yang sudah berpengalaman biasanya lebih paham tentang pencegahan yang harus dilakukan selama perjalanan.
"Jadi, yang perlu adalah tahapannya itu seperti apa gitu, ya. Kalau orang-orang yang biasa naik gunung mungkin sebenarnya sudah punya cara kalau ada pelatihan, apalagi orang tua yang sudah melewati pelatihan-pelatihan kalau membawa anaknya pasti sudah ada tindakan preventif seperti apa," tuturnya.
Berkaitan dengan ini, dr. Dewi menuturkan bahwa kondisi setiap anak berbeda, sehingga batas usia juga tidak bisa disamakan. Anak yang lebih rentan biasanya perlu menunggu sampai kondisinya lebih siap, Bunda.
"Setiap anak juga berbeda, kalau anaknya yang memang lebih rentan mungkin nanti akan lebih besar usianya boleh ikut (naik gunung). Kalau anak yang memang biasa itu mungkin lebih kecil," ungkapnya.
Selain itu, ia menegaskan kembali bahwa tidak ada patokan usia yang pasti untuk anak boleh mendaki gunung. Namun, anak di bawah usia 3 tahun dianggap sangat rentan, sehingga perlu perhatian ekstra dalam persiapannya.
"Jadi, enggak ada umur khusus boleh umur berapa gitu. Tapi yang harus kita tahu di bawah 3 tahun itu memang sangat rentan, jadi persiapannya harus lebih banyak lagi. Kalau tidak bisa memenuhi itu ya jangan dahulu," ujarnya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Ide Aktivitas Stimulasi Perkembangan Anak Usia 2 Tahun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ini Warna Baju Renang Terbaik untuk Anak, Bantu Hindari Bahaya
5 Cara Sederhana Beri Contoh Baik pada Anak
Miris! Kakek Nenek Taruhkan Keselamatan Cucu demi Selamatkan Kucing
Pelajaran dari Anak yang Tangannya Terjepit Pintu ATM
TERPOPULER
Alasan Zaskia Sungkar & Irwansyah Tergugah untuk Adopsi Humaira saat Berusia 6 Bulan
Viral Beeru Stevia Dituding Pakai Pemanis Buatan, Kemenkes: Cermat Pilih Produk 'Zero Sugar'
Anak Sering Bilang "Enggak Adil"? Ini Makna Sebenarnya Menurut Pakar
5 Film Halloween Lucu dan Seru buat Anak, Nggak Bikin Takut!
150 Nama Bayi Bermakna Pertumbuhan untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya
REKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Kostum Halloween Karakter Anime Perempuan yang Ikonik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Kukus 3 Susun Stainless Terbaik Multifungsi dan Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Parfum Bayi yang Aman & Wanginya Tahan Lama
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tripod HP Terbaik untuk Bikin Konten, Foto, dan Video
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Hukum Merayakan Halloween dalam Islam, Haramkah?
Viral Beeru Stevia Dituding Pakai Pemanis Buatan, Kemenkes: Cermat Pilih Produk 'Zero Sugar'
Alasan Zaskia Sungkar & Irwansyah Tergugah untuk Adopsi Humaira saat Berusia 6 Bulan
5 Film Halloween Lucu dan Seru buat Anak, Nggak Bikin Takut!
Anak Sering Bilang "Enggak Adil"? Ini Makna Sebenarnya Menurut Pakar
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Power Bank Magnetik Tidak Mengisi iPhone? Ini 6 Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Beautynesia
Pengertian Dana Darurat dan 3 Tips Mengumpulkannya, Wajib Catat!
-
Female Daily
METRO Department Store dan The Story Of Debut di JFW 2027 Lewat Koleksi ROMANTICIST
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Viral Sesi Foto Jang Wonyoung & Kim Ji Won Bareng CEO BVLGARI Picu Perdebatan
-
Mommies Daily
Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Terpilih Jadi Wali Kota Mississauga di Kanada