sign up SIGN UP search


parenting

Miris! Kakek Nenek Taruhkan Keselamatan Cucu demi Selamatkan Kucing

Annisa Karnesyia Kamis, 09 Jan 2020 07:00 WIB
Kakek dan Nenek ini rela mengorbankan keselamatan cucunya untuk menyelamatkan kucing. Mereka mengikat sang cucu dengan tali lalu menurunkannya dari balkon. caption
Jakarta - Sayang dengan binatang tentu saja perbuatan yang baik ya, Bunda? Tapi jangan sampai mengorbankan keselamatan orang lain, seperti yang dilakukan pasangan asal Sichuan, China ini pada cucunya.

Pasangan yang tidak diketahui identitasnya ini mengorbankan cucunya untuk menyelamatkan kucing. Mengutip Asia One, kakek dan nenek ini tertangkap kamera tengah mengikat cucunya yang berusia tujuh tahun dengan tali.


Setelah itu, sang cucu diturunkan pelan-pelan dari balkon untuk meraih kucing yang tersangkut di sudut balkon lantai empat. Video tidak lazim ini membuat orang-orang yang melihatnya berteriak ketakutan.


"Kamu bisa jatuh, itu berbahaya," teriak seseorang dalam rekaman video.

Sayangnya, pasangan ini mengabaikan teriakan orang-orang dan tetap melanjutkan aksinya. Bocah laki-laki itu diikat dengan tali di sekeliling tubuhnya, lalu diturunkan untuk menyelamatkan kucing dan ditarik kembali ke atas.

Ilustrasi anak 7 tahun menyelamatkan kucingIlustrasi kakek dan nenek serta cucunya menyelamatkan kucing/ Foto: Weibo

Video ini langsung menjadi viral, Bun. Banyak netizen yang mempertanyakan, apakah pasangan itu lebih menghargai hidup kucing daripada cucunya. Mereka juga mengkritik aksi ini karena membahayakan nyawa si anak.

"Kucing itu pasti darah daging mereka, aku tidak yakin dengan cucunya," tulis seorang netizen.

"Bagaimana mungkin orang yang normal bisa mempunyai ide seperti itu?" ujar yang lain.

Juru bicara di lingkungan rumah tersebut mengatakan pada wartawan jika keluarga itu tinggal di lantai dua. Bocah itu ditinggalkan bersama kakek dan neneknya karena orang tuanya bekerja di luar kota.

Untunglah, anak laki-laki itu tidak terluka. Kakek dan neneknya mengatakan bahwa mereka panik dan tidak berpikir sebelum melakukan aksinya. Mereka berjanji tidak akan membuat kesalahan yang sama setelah mendapatkan pengarahan dari komite lingkungan setempat.


Menitipkan anak dengan orang tua atau kakek neneknya terkadang berisiko, termasuk soal pola asuh. Psikolog keluarga dari Tiga Generasi @ Brawijaya Clinic, Anna Surti Ariani yang akrab disapa Nina mengatakan, kalau memang terpaksa anak masih harus dititipkan di rumah orang tua, baiknya belajarlah menerima segala konsekuensi dari pilihan anak masih harus dititipkan.

"Tapi kalau karena satu atau lain hal harus tinggal bareng orang tua, terimalah kalau memang ada perbedaan dalam pengasuhan anak," kata ibu dua anak ini.

Kalau anak memang harus dititipkan ke kakek neneknya, Bunda harus pastikan keamanannya ya. Menurut Nina, kita memang harus yakin kalau anak pasti akan aman bersama kakek dan neneknya karena si kakek dan nenek pasti sayang sama cucunya.

Simak juga tips mengatasi luka di kepala anak dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi