HaiBunda

PARENTING

6 Cara Sederhana agar Anak Merasa Spesial Setiap Hari Menurut Psikolog

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Jumat, 17 Apr 2026 09:30 WIB
Ilustrasi Cara Sederhana agar Anak Merasa Spesial Setiap Hari Menurut Psikolog/Foto: Getty Images/charnsitr
Jakarta -

Setiap anak tentu ingin merasa diperhatikan dan dianggap spesial oleh orang tuanya. Ketika kebutuhan ini terpenuhi, anak cenderung merasa lebih tenang dan nyaman, Bunda.

Di tengah kesibukan Bunda, menjaga anak untuk tetap merasa diperhatikan memang bukanlah hal yang mudah. Apalagi jika Bunda memiliki lebih dari satu anak, waktu dan perhatian harus dibagi dengan adil.

Usaha ini tentu sangat berarti untuk tumbuh kembang anak. Saat anak merasa dicintai, mereka bisa menciptakan rasa percaya diri dan harga dirinya yang lebih baik.


Sebaliknya, jika anak merasa kurang mendapat perhatian, dampaknya bisa terlihat pada perilaku mereka. Menurut seorang psikolog anak di California, Laura Kauffman, PhD, anak-anak cenderung kurang patuh dan mungkin berusaha mendapatkan perhatian dari orang tuanya.

"Anak-anak ini cenderung kurang patuh pada aturan rumah tangga, dan mereka mungkin akan berusaha mendapatkan perhatian orang tua mereka dengan cara yang kurang positif, termasuk berkelahi dengan saudara kandung atau bertingkah nakal di sekolah," ungkap Kauffman, menilik dari AOL today.

"Pada akhirnya, tujuan kita [sebagai orang tua] adalah untuk menyampaikan cinta tanpa syarat melalui perhatian yang terfokus dengan batasan dan aturan yang jelas yang akan memungkinkan mereka untuk mentolerir jeda yang tak terhindarkan dalam perhatian kita," tambahnya.

Cara sederhana agar anak merasa spesial setiap hari menurut psikolog

Melihat dari hal tersebut, anak-anak perlu memahami bahwa ada waktu ketika mereka bisa mendapatkan perhatian penuh dari orang tua, dan ada juga saat ketika tidak, Bunda.

Hal ini memang tak selalu mudah untuk dilakukan. Namun dengan cara yang tepat, Bunda tetap bisa membuat anak merasa spesial setiap harinya. Berikut ini terdapat enam cara sederhana yang bisa diterapkan:

1. Berikan perhatian penuh lewat kontak mata

Kita mungkin suka merasa sudah mendengarkan anak meski sambil melakukan hal lain. Padahal, perhatian yang terbagi ini bisa membuat anak merasa kurang diperhatikan.

Saat anak ingin bercerita, cobalah berhenti sejenak dari kegiatan yang sedang dilakukan. Berikan kontak mata dan perhatian penuh supaya anak merasa dihargai.

Menurut Psikolog Kauffman, kalau Bunda belum bisa berhenti dari aktivitas saat itu, sampaikan saja dengan jujur pada anak. Minta waktu sebentar untuk menyelesaikan tugas, lalu kembali dan dengarkan mereka.

2. Luangkan waktu khusus tanpa gangguan

Tidak perlu waktu yang lama untuk membuat anak merasa spesial. Bahkan, meluangkan sekitar 10 menit setiap hari saja sudah cukup berarti bagi mereka.

Nah yang terpenting, waktu tersebut benar-benar dihabiskan bersama anak. Biarkan mereka memilih kegiatan yang ingin dilakukan. Selama waktu bersama, usahakan tidak ada gangguan dari hal lain.

Jika memungkinkan, jauhkan gadget sejenak dari jangkauan. Dengan begitu, Bunda bisa lebih fokus dan anak pun merasa benar-benar diperhatikan.

3. Ajukan pertanyaan yang lebih spesifik pada anak

Pertanyaan sederhana seperti "Bagaimana sekolahmu?" tak jarang dijawab singkat oleh anak. Mengapa demikian? Hal ini karena pertanyaannya terlalu biasa dan kurang menggali cerita mereka.

Menurut Kauffman, cobalah ajukan pertanyaan yang lebih spesifik. Misalnya, tanyakan tentang ujian yang mereka jalani atau teman yang duduk bersama saat makan siang.

Selain itu, Bunda juga bisa menanyakan hal yang mereka sukai, seperti acara TV favoritnya. Dari situ, anak akan merasa diperhatikan dan lebih nyaman untuk bercerita.

4. Ciptakan kebiasaan kecil yang bermakna bersama anak

Selanjutnya, Bunda tidak harus melakukan hal besar untuk membuat anak merasa spesial. Hal sederhana pun bisa jadi bermakna jika dilakukan bersama dengan penuh perhatian.

Dalam hal ini, Bunda meluangkan waktu berkualitas berdua. Misalnya, Bunda mengajak anak ke dapur untuk membuat sarapan bersama di akhir pekan atau sesekali meluangkan waktu untuk menikmati camilan favorit dan bermain bersama.

5. Tunjukkan kasih sayang dengan cara yang sederhana

Menunjukkan kasih sayang bisa dilakukan lewat hal-hal kecil dalam keseharian, lho. Sentuhan seperti pelukan atau ciuman dapat membuat anak merasa dicintai.

Momen seperti pelukan sebelum tidur, bisa jadi hal yang berarti bagi anak. Jika keluarga tidak terbiasa menunjukkan kasih sayang secara fisik, tidak masalah.

Bunda bisa mencari cara lain, seperti membuat jabat tangan khusus bersama anak. Cara ini pun tetap bisa membangun kedekatan dan membuat mereka merasa istimewa.

6. Hargai hal yang disukai oleh anak

Perlu diketahui bersama bahwa tidak semua hal yang disukai anak harus sama dengan kesukaan orang tua. Namun, dengan mencoba ikut tertarik bisa membuat mereka merasa lebih diperhatikan.

Contohnya, dengarkan dengan antusias saat anak bercerita tentang permainan atau hal yang mereka sukai. Hal ini pun sudah cukup membuat mereka merasa dihargai.

Tak hanya itu, Bunda juga bisa meluangkan waktu untuk mendukung hobi anak. Dari sini, anak pun merasa bahwa apa yang mereka sukai itu dihargai oleh orang tuanya.

Menurut Kauffman, hal ini tidak hanya membuat anak merasa didukung dan diperhatikan saja. Anak juga merasa cukup berarti karena orang tua mau meluangkan waktu untuk mereka.

Itulah penjelasan tentang cara sederhana agar anak merasa spesial setiap hari menurut psikolog.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

Lebih Baik Hadiah Uang atau Barang untuk Anak? Ini Penjelasan Pakar

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Cara Mengenali Orang yang Berpotensi Selingkuh Menurut Psikologi

Mom's Life Natasha Ardiah

Intip 7 Perlengkapan Bayi Alyssa Daguise, Ada yang Spesial Dibeli di Paris

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Rumah Impian Ummi Quary, Jadi Kado Buat Diri Sendiri di Usia 24 Tahun

Mom's Life Nadhifa Fitrina

7 Alasan Orang Tua Menggabungkan Nama Si Kecil

Parenting Angella Delvie & Muhammad Prima Fadhilah

Disomasi, Dirut RS Hasan Sadikin Sebut Petugas Bayi Hampir Tertukar Terdistraksi

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Unpad Nonaktifkan Guru Besar yang Diduga Lakukan Pelecehan ke Mahasiswi

7 Alasan Orang Tua Menggabungkan Nama Si Kecil

5 Cara Mengenali Orang yang Berpotensi Selingkuh Menurut Psikologi

Intip 7 Perlengkapan Bayi Alyssa Daguise, Ada yang Spesial Dibeli di Paris

Wabah Campak Tewaskan Ratusan Anak di Negara Ini

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK