PARENTING
Orang Tua di Negara Ini Disebut Paling Tidak Bahagia, Begini Alasannya...
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Rabu, 29 Jul 2026 16:00 WIBMenjadi orang tua sering kali dianggap sebagai salah satu pengalaman paling membahagiakan dalam hidup. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian, Bunda.
Tingkat kebahagiaan orang tua ternyata dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari tekanan ekonomi, tuntutan pekerjaan, hingga minimnya dukungan sosial. Bahkan, di salah satu negara, para orang tua disebut memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih rendah dibandingkan negara lain.
Lantas, apa yang menjadi penyebabnya? Simak penjelasannya menurut psikolog berikut ini.
Orang tua di Amerika Serikat disebut tidak bahagia
Dilansir dari laman Times of India, negara di mana para orang tua disebut tidak bahagia adalah Amerika Serikat (AS). Fakta tersebut diketahui dari laporan World Happiness Report 2025, yang bekerjasama dengan Gallup dan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), dan dipublikasikan di Wellbeing Research Center University of Oxford. Laporan ini juga melibatkan para ekonom dan psikolog terkemuka.
Menurut laporan, orang tua di AS memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih rendah daripada orang dewasa tanpa anak dan orang tua di banyak negara berpenghasilan tinggi lainnya. Laporan ini mengacu pada data yang dikumpulkan selama beberapa tahun.
Penyebab orang tua di AS tidak bahagia
Para peneliti menekankan bahwa temuan ini tidak berarti orang tua di AS kurang mencintai anak-anaknya ya, Bunda. Sebaliknya, ini mencerminkan tekanan, yang disebabkan oleh meningkatnya biaya perawatan anak, masalah finansial, dukungan sosial yang terbatas, dan meningkatnya tuntutan pengasuhan di era modern.
Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa 'kesenjangan kebahagiaan orang tua' sangat bervariasi dari satu negara ke negara lain. Di negara-negara dengan jaring pengaman sosial yang lebih kuat, seperti perawatan anak yang terjangkau dan cuti orang tua yang sesuai, orang tua sering melaporkan tingkat kebahagiaan yang serupa atau bahkan lebih tinggi daripada mereka yang bukan orang tua.
Sayangnya, Amerika Serikat berbeda dengan negara-negara tersebut. Dibandingkan dengan banyak negara berpenghasilan tinggi lainnya, keluarga di AS menerima cuti orang tua berbayar yang relatif terbatas, menghadapi biaya perawatan anak yang tinggi, dan sering memikul tanggung jawab di mana mereka sulit menyeimbangkan karier dan pengasuhan anak karena dukungan institusional yang lebih sedikit.
Para psikolog berpendapat bahwa tekanan struktural tersebut yang membuat pengasuhan anak menjadi sangat sulit, jadi bukan karena anak-anak itu sendiri.
Tekanan finansial yang membuat orang tua di AS tidak bahagia
Salah satu penyebab orang tua di AS tidak bahagia adalah tekanan finansial. Dari perawatan anak dan perawatan kesehatan hingga pendidikan dan perumahan, biaya membesarkan anak di AS terus meningkat.
Selain itu, banyak orang tua mendapati diri mereka sulit menyeimbangkan berbagai tanggung jawab keuangan sambil mengkhawatirkan masa depan anak-anaknya.
Tekanan finansial tersebut telah lama dikaitkan dengan stres kronis, kecemasan, dan kepuasan hidup yang lebih rendah. Ketika keputusan pengasuhan anak sehari-hari dikaitkan dengan ketidakpastian ekonomi, maka momen-momen yang menyenangkan pun dapat terasa dibayangi oleh tekanan bagi para orang tua ini.
Tekanan untuk menjadi 'orang tua yang sempurna'
Pengasuhan anak modern juga menjadi salah satu penyebab banyak orang tua di AS merasa tidak bahagia. Para ahli mengatakan bahwa orang tua saat ini diharapkan selalu ada untuk anaknya, responsif secara emosional, terlibat secara akademis, dan aktif secara sosial.
Tak hanya itu, media sosial sering memperkuat label untuk menjadi 'orang tua yang sempurna. Di media sosial, banyak orang sering menampilkan citra keluarga yang tampak sempurna tanpa dikurasi dengan cermat.
Psikolog menyebut hal itu sebagai pola asuh intensif, di mana Bunda dan Ayah merasa bertanggung jawab untuk mengoptimalkan setiap aspek perkembangan anak. Meskipun bermaksud baik, pola pikir ini dapat membuat orang tua kelelahan, merasa bersalah, dan merasa seolah-olah mereka tidak pernah melakukan cukup untuk anaknya.
Sulitnya menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan pribadi
Keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi tetap menjadi perjuangan yang tak kenal henti di AS. Tidak seperti negara maju lainnya, AS tidak menjamin cuti orang tua berbayar yang luas. Banyak orang tua kembali bekerja setelah melahirkan.
Bagi orang tua yang bekerja, terutama mereka yang memiliki anak kecil, kondisi tersebut sering menciptakan siklus yang melelahkan. Mereka harus bisa menyeimbangkan pekerjaan dengan tugas rumah, termasuk jadwal sekolah anak dan pengasuhan.
Psikolog mengatakan bahwa pergantian peran yang terus-menerus ini menyisakan sedikit waktu untuk istirahat atau pemulihan, sehingga dapat meningkatkan risiko kelelahan kerja dari waktu ke waktu.
Para peneliti memperingatkan agar kita tidak boleh menafsirkan temuan ini sebagai bentuk bahwa anak-anak menjadi penyebab orang tuanya tidak bahagia. Studi menunjukkan bahwa orang tua sering mengalami makna, tujuan, dan kepuasan emosional yang lebih besar melalui proses membesarkan anak, meskipun tingkat stres sehari-hari mereka lebih tinggi.
Kebahagiaan dan makna tidak selalu sama. Kehidupan yang penuh dengan tanggung jawab dapat sangat bermanfaat sekaligus menuntut secara emosional. Namun, dukungan yang lebih baik dapat membuat perbedaan besar.
Penelitian menunjukkan bahwa orang tua akan jauh lebih baik ketika mereka memiliki akses ke pengasuhan anak yang terjangkau, cuti berbayar, tempat kerja yang fleksibel, dan dukungan komunitas yang kuat. Bukti yang lebih luas dari penelitian kesejahteraan global juga memperkuat gagasan bahwa orang berkembang ketika mereka merasa nyaman dan sejahtera.
Itulah pembahasan tentang penyebab banyak orang tua di AS merasa tidak bahagia. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Anak Artis yang Ukir Prestasi di Kancah Internasional
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Penembakan Berdarah di Texas Tewaskan 19 Siswa Sekolah Dasar
20 Perbuatan Orang Tua yang Tanpa Disadari Menyakiti Hati Anak, Hindari ya Bun
Kini Jadi Psikolog, Caca Tengker Tak Ingin Andalkan Teori dalam Mengasuh Anak
Kunci Sukses Pola Asuh Ideal, Ini Saran Ahli
TERPOPULER
11 Kalimat Khas Si Playing Victim, Kenali Sebelum Terkena Manipulasi
5 Cara Orang Tua Jepang Mendidik Anak agar Disiplin dan Sopan tanpa Hukuman
Momen Manis Erin saat Kunjungi Sang Putra yang Kini Kuliah di Inggris, Kulineran Bareng
Potret Gemas Baby Kaia, Anak Steffi Zamora & Nino Fernandez yang Sudah Aktif Berceloteh
Vagina Gatal setelah Berhubungan, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Electric Grill untuk BBQ Rumahan, Panggang Jadi Lebih Praktis
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Slow Juicer Tanpa Ampas, Cocok untuk Pencinta Jus Segar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Anak Sering Sakit? Ini 5 Vitamin untuk Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
Jangan Dibunuh, Ini 5 Obat Penghilang Semut yang Diklaim Ampuh sampai Tuntas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
11 Kalimat Khas Si Playing Victim, Kenali Sebelum Terkena Manipulasi
5 Cara Orang Tua Jepang Mendidik Anak agar Disiplin dan Sopan tanpa Hukuman
Potret Gemas Baby Kaia, Anak Steffi Zamora & Nino Fernandez yang Sudah Aktif Berceloteh
Vagina Gatal setelah Berhubungan, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Momen Manis Erin saat Kunjungi Sang Putra yang Kini Kuliah di Inggris, Kulineran Bareng
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Beli iPhone Air? Begini Cara Merawat Baterainya
-
Beautynesia
6 Ciri Kepribadian Orang yang Mendadak Produktif di Jam Malam
-
Female Daily
no na Rilis Album Pertamanya “island girl”, Intip Fakta Menariknya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
5 Bedak yang Mengandung SPF untuk Melindungi Kulit dari Sinar Matahari
-
Mommies Daily
10 Rekomendasi Produk Rambut Curly: Shampoo, Conditioner hingga Curl Cream