PARENTING
Kenapa Alergi Anak Bisa Berubah Seiring Bertambah Usia? Ini Penjelasannya
Elia Amaliana | HaiBunda
Selasa, 25 Aug 2026 16:00 WIBSistem kekebalan tubuh pada anak akan terus beradaptasi seiring pertumbuhan mereka. Sehingga ada beberapa kasus sistem kekebalan tubuh anak berubah menjadi lebih baik atau bahkan lebih buruk.
Perubahan itu pastinya disebabkan oleh beberapa faktor. Ahli alergi dari Yale University, Stephanie Leeds, menjelaskan mengapa hal ini bisa terjadi Dikutip dari laman official Yale, menurut Leeds, satu-satunya pengobatan yang efektif untuk alergi makanan adalah dengan menghindari makanan tersebut. Namun, pendekatan ini mulai bergeser dan berfokus pada pencegahan dan penanganan dini.
Dalam sebuah wawancara, Leeds menjelaskan mengapa sulit mengetahui secara pasti mengapa anak mengalami alergi, sementara yang lain tidak, termasuk faktor yang mempengaruhi, serta penanganan yang dibutuhkan anak saat ini.
Alasan alergi anak bisa berubah
Stephanie Leeds mengatakan, penyebab pasti seorang anak mengalami alergi makanan masih belum sepenuhnya diketahui. Meski sejumlah faktor risikonya telah teridentifikasi, bagaimana berbagai faktor tersebut berinteraksi hingga memicu alergi masih terus diteliti.
Waktu alergi pun tidak bisa ditentukan. Misalnya seperti, awalnya bayi mengalami eksim, kemudian mengalami alergi makanan dan asma. Perkembangan ini terjadi secara bertahap dan pada sebagian anak, alergi bisa berkurang atau semakin parah.
Leeds menjelaskan bahwa riwayat alami alergi makanan sangat bergantung pada faktor yang berbeda-beda. Alergi mungkin bisa disebabkan oleh struktur protein yang terdapat pada makanan itu sendiri. Hal itu bisa dipengaruhi dari cara mengolah, memanggang, dan mengonsumsi makanan tersebut.
Misalnya, sebagian anak mungkin alergi pada susu dan telur, seiring bertambahnya usia, sensitivitas antibodi dalam tubuh mereka akan ikut berkembang. Anak bisa sembuh dari alergi ini secara bertahap, awalnya anak bisa mentoleransi susu panggang atau telur panggang, kemudian di waktu berikutnya mereka akan bisa mentoleransi bentuk susu dan telur lainnya.
Meski begitu, penanganan alergi kini mulai berkembang dengan hadirnya beberapa pilihan terapi bagi anak.
Sebuah studi bernama Learning Early about Peanut Allergy (LEAP), menunjukkan bahwa pengenalan makanan sejak dini secara konsisten bisa dilakukan untuk pencegahan alergi makanan.
Pengobatan alergi anak
Pengobatan bisa dilakukan tergantung pada kondisi alergi anak. Untuk alergi makanan, bisa dilakukan dengan menghindari makanan tersebut. Namun, cara ini membutuhkan waktu yang cukup lama.
Selain itu, ada pula berbagai obat biologis, yaitu terapi yang dirancang secara spesifik untuk memengaruhi sistem kekebalan tubuh yang berperan dalam reaksi alergi. Obat ini bekerja dengan memengaruhi sinyal sitokin dan antibodi yang berkaitan dengan alergi.
Lalu cara lainnya adalah terapi suntik yang bisa digunakan untuk menangani berbagai kondisi mulai dari eksim, asma, hingga alergi makanan.
Imunoterapi untuk atasi alergi anak
Kini, tersedia Imunoterapi Oral, yang bisa membantu mengobati alergi pada anak. Dilakukan dengan cara memberikan sejumlah kecil alergen makanan secara perlahan di bawah pengawasan medis untuk membangun toleransi dan mengurangi risiko reaksi parah akibat paparan yang tidak disengaja.
Dikutip dari laman Rte.ie, melalui acara Today with Claire Brock di RTE, Sheila Loxton, ibu dari dua anak yang memiliki banyak alergi, menceritakan pengalamannya mencoba pengobatan imunoterapi oral yang berhasil mengubah hidup keluarganya.
Putra Sheila, Josh, memiliki alergi kacang tanah, buncis, dan lentil. Padahal kedua makanan tersebut sudah ia konsumsi sedari kecil. Dengan perawatan imunoterapi oral, kini Josh sembuh dari alergi buncis dan wijen, meskipun alergi kacang tanahnya masih ada.
“Ini bukan obat, tapi saya rasa ini adalah cara untuk mengurangi sensitivitas sistem kekebalan tubuh.” ucap Sheila.
Adik dari Josh, Erin, juga memiliki banyak alergi terhadap makanan. Karena pengalaman tersebut, Sheila mengaku sangat khawatir dan mulai mengenalkan makanan sejak dini padanya. Menurutnya, anak-anak dengan alergi perlu mendapatkan diagnosis dan penanganan dini.
Meski alergi makanan pada anak dapat berubah seiring waktu, setiap anak memiliki kondisi dan respons yang berbeda. Karena itu, orang tua sebaiknya tidak mencoba memberikan kembali makanan yang sebelumnya memicu alergi tanpa arahan dokter. Dengan diagnosis yang tepat, pemantauan rutin, serta penanganan yang sesuai, risiko reaksi alergi dapat dikelola dan anak tetap dapat tumbuh serta beraktivitas dengan lebih aman.
Semoga membantu mengatasi anak alergi ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Mengenal Gatal Alergi pada Anak, Mulai dari Gejala hingga Cara Mengatasi
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kenali Macam-macam Alergi pada Bayi, Gejala, hingga Bedanya dengan Pilek
Jangan Langsung Panik! Ini 6 Penyebab Biduran pada Anak
3 Faktor Bisa Tingkatkan Risiko Alergi pada Anak dan Cara Mencegahnya
Mengenal Imunoterapi, Metode Alternatif Obati Alergi Anak
TERPOPULER
Ciri-ciri Orang Hidup Bahagia dari Kalimat yang Diucapkan, Jarang Disadari
Kenapa Alergi Anak Bisa Berubah Seiring Bertambah Usia? Ini Penjelasannya
Deretan Fakta Pitbull Serang Anak 9 Tahun di Bandung, Alami Luka Serius hingga Operasi Telinga
Cara Mengenali Anak Alami Tekanan Sosial dari Teman di Sekolah
Bansos PKH Ibu Hamil 2026: Ketahui Syarat, Cara Daftar, & Jadwal Pencarian
REKOMENDASI PRODUK
5 Panci Kukus Kecil Stainless Steel Terbaik dengan Tutup Kaca
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Stainless Steel Tebal Serbaguna Terbaik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Minyak Kemiri untuk Bayi yang Bagus dan Aman, Ada Pilihan Bunda?
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Merek Panci Anti Lengket Keramik Bebas PFOA dan PTFE
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Glossy Balm, Bikin Bibir Plumpy dan Tampak Sehat
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri-ciri Orang Hidup Bahagia dari Kalimat yang Diucapkan, Jarang Disadari
Kenapa Alergi Anak Bisa Berubah Seiring Bertambah Usia? Ini Penjelasannya
Deretan Fakta Pitbull Serang Anak 9 Tahun di Bandung, Alami Luka Serius hingga Operasi Telinga
Deretan Artis Bantu Korban Gempa NTT, Ada yang Galang Donasi hingga Terjun Langsung
Bansos PKH Ibu Hamil 2026: Ketahui Syarat, Cara Daftar, & Jadwal Pencarian
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Ransel Kerja-Kuliah Udah Terlalu Pasaran? Ganti ke Gaya Heritage yang Lebih Punya Karakter
-
Beautynesia
6 Zodiak yang Paling Cocok Berkarier di Dunia Akting
-
Female Daily
Bodies PACE, Koleksi Running untuk Temani Setiap Langkah
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Jang Dong Yoon Segera Menikah, Ini 5 Fakta Calon Istrinya Kim Seung Yoon
-
Mommies Daily
13 Soft Skills yang Sebaiknya Dimiliki Remaja Sebelum Lulus SMA