HaiBunda

PARENTING

Mentega untuk MPASI Bayi, Apakah Bisa Bantu Penuhi Kebutuhan Nutrisinya?

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Selasa, 13 Oct 2026 11:05 WIB
Mentega buat MPASI/ Foto: Getty Images/iStockphoto/vavstyle5

Lemak adalah salah satu sumber nutrisi penting untuk kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Ada banyak sumber lemak yang tersedia untuk MPASI, salah satunya adalah mentega. Mentega adalah produk olahan susu yang dibuat dengan mengocok krim atau susu sapi.

Sebanyak 80 persen atau lebih, kandungan mentega adalah lemak. Bicara tentang lemak, kenapa bayi butuh lemak? Ketergantungan bayi pada ASI atau susu formula merupakan contoh utama pentingnya lemak dalam pola makan mereka, Bunda.

"Lemak menyumbang sekitar 50 persen dari total kalori dalam kedua jenis asupan tersebut," ujar Amy Reed, seorang ahli gizi terdaftar di Cincinnati sekaligus juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, dikutip dari CNN.


Lemak merupakan sumber energi utama bagi bayi yang mendapat ASI eksklusif pada usia 0 hingga 6 bulan. Angka kecukupan asupan  untuk bayi usia 0 hingga 6 bulan adalah 31 gram per hari, atau sekitar 55 persen dari total asupan kalori.

Sehingga, ya, mentega kerap dijadikan bahan tambahan dalam MPASI untuk bisa memenuhi kebutuhan gizi harian. Dalam hal ini adalah lemak. Menurut Dr. Molly O’Shea, dokter spesialis anak di Bloomfield, Michigan, sekaligus juru bicara American Academy of Pediatrics, boleh saja menambahkan mentega, asal tidak berlebihan.

"Mentega perlu dipandang sama seperti makanan lainnya dan harus diseimbangkan dengan berbagai nutrisi lain yang dibutuhkan anak," ujar O’Shea.

Bayi dan kebutuhan lemak

Tidak ada batasan jumlah lemak jenuh yang boleh dikonsumsi bayi berusia antara enam bulan hingga dua tahun. Hal ini dikarenakan lemak memiliki fungsi penting pada usia tersebut, khususnya terkait perkembangan otak dan pertumbuhan.

Namun, begitu sudah menginjak dua tahun, sebaiknya mulai untuk kurangi asupan lemak jenuh. "Pola makan pada usia tersebut dapat berdampak jangka panjang terhadap risiko penyakit kronis tertentu yang kita jumpai," ujar Reed.

"Pertumbuhan bayi tidak lagi sepesat saat mereka berusia 0 hingga 2 tahun, sehingga mereka tidak lagi membutuhkan asupan lemak setinggi saat mereka masih lebih muda."

Menurut Reed, biasanya jumlah disarankan berkisar antara setengah hingga satu sendok teh lemak cair yang dicampurkan ke dalam makanan yang dihaluskan. Atau seiring bertambahnya usia anak, Reed menyarankan untuk menuangkan sedikit minyak atau mentega cair di atas sayuran yang sudah dimasak.

Manfaat mentega bagi bayi

Mentega menawarkan sejumlah manfaat kesehatan bagi anak-anak. Dilansir Healthline, berikut beberapa manfaatnya untuk bayi:

  • Memberikan rasa kenyang lebih lama. Ada pula faktor rasa kenyang yang diberikan mentega. Kandungan lemak dalam mentega tidak hanya membantu membuat perut bayi terasa kenyang lebih lama, tetapi kandungan kalorinya yang tinggi juga bisa bermanfaat bagi anak-anak yang perlu menambah berat badan (meskipun kondisi ini jarang terjadi pada bayi). Jika khawatir mengenai berat badan si kecil, konsultasikan dengan dokter mengenai kemungkinan perlunya tambahan kalori.
  • Mentega juga merupakan sumber vitamin yang tak terduga. Menurut USDA, satu sendok makan mentega mengandung, 400 IU vitamin A, serta sejumlah kecil vitamin D, vitamin E, vitamin B12, dan vitamin K2.
  • Manfaat utama mentega bagi bayi mungkin terletak pada kandungan lemaknya. Selama beberapa dekade, berbagai penelitian (seperti studi tahun 1999 ini) telah menunjukkan peran penting lemak dalam perkembangan saraf dan fungsi otak bayi. Memenuhi kebutuhan lemak harian yang cukup dari sumber bergizi merupakan faktor krusial bagi kesehatan otak bayi.

Mentega sebaiknya dikonsumsi dalam batas wajar

Sementara, Bridget Kiernan, seorang dokter spesialis gastroenterologi anak di NYU Langone Health mengatakan bahwa makanan hewani, termasuk mentega dari susu sapi yang diberi makan rumput (grass-fed butter)aman bagi bayi, asalkan dalam jumlah yang wajar.

“Kami ingin memberikan pola makan seimbang bagi anak-anak yang mencakup semua nutrisi makro dan mikro,” kata Kiernan, dikutip dari NYPost.

Ia juga menyarankan orang tua untuk menyiapkan makanan dengan komposisi seimbang bagi bayi mereka, yang terdiri dari 30 persen protein, 30 persen lemak, dan 30 persen karbohidrat, ditambah serat dan produk susu.

Saran Kiernan ini melengkapi panduan dari American Academy of Pediatrics, yang dalam laporan terbarunya menetapkan bahwa kisaran distribusi makronutrien yang dapat diterima untuk asupan lemak pada anak usia 1 hingga 3 tahun adalah 30 persen hingga 40 persen dari total kalori harian yang berasal dari lemak.

Jadi, mentega bukan berarti harus sepenuhnya dihindari dalam menu Si Kecil. Bunda tetap bisa memberikannya sebagai bagian dari pola makan yang beragam dan seimbang, terutama dengan memperhatikan jumlah serta kebutuhan nutrisi anak.

Terpenting, jangan menjadikan mentega sebagai sumber lemak utama, tetapi padukan dengan berbagai makanan bergizi lainnya agar kebutuhan nutrisi Si Kecil tetap terpenuhi. Semoga membantu menyiapkan MPASI Si Kecil ya!

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

3 Cara Atasi Anak GTM Tanpa Drama

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kisah Bayi Prematur Terpisah dari Bundanya Selama 2 Th, Bertemu Lagi tapi Tak Saling Kenal

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Abimana Aryasatya & Inong Ayu Bagikan Momen Hangat dengan 5 Anak, Semua Umur Ada

Mom's Life Amira Salsabila

150 Nama Bayi Bermakna Gigih untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Mentega untuk MPASI Bayi, Apakah Bisa Bantu Penuhi Kebutuhan Nutrisinya?

Parenting Asri Ediyati

Tanda-Tanda Kecemasan pada Anak yang Jarang Disadari Orang Tua

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Billy Syahputra Minta Maaf usai Viral Toilet Rp10 Ribu di Bali, Ungkap yang Sebenarnya Terjadi

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla di Kalimantan, Resah Habitat Orang Utan Borneo Terganggu

Kisah Bayi Prematur Terpisah dari Bundanya Selama 2 Th, Bertemu Lagi tapi Tak Saling Kenal

Mentega untuk MPASI Bayi, Apakah Bisa Bantu Penuhi Kebutuhan Nutrisinya?

150 Nama Bayi Bermakna Gigih untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK