Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Science and English Fest 2026, Cara Seru Siswa Embun Pagi Islamic School Belajar Sains & Bahasa Inggris

Elia Amaliana   |   HaiBunda

Kamis, 22 Oct 2026 17:50 WIB

Embun Pagi School
Science and English Fest 2026, Cara Seru Siswa Embun Pagi Islamic School Belajar Sains & Bahasa Inggris/Foto: Tim HaiBunda
Daftar Isi
Jakarta -

Suasana meriah dan hangat di pagi hari sudah terasa sejak memasuki halaman sekolah Embun Pagi pada Selasa, 20 Oktober 2026. Anak-anak tampak sibuk bekerja sama menyiapkan booth untuk festival yang akan berlangsung. Sebab, tahun ini Embun Pagi Islamic School kembali menggelar acara tahunan yang bertajuk Science and English Festival 2026.

Menurut Diana Martina Lestari, S.Si atau kerap disapa Ms. Ana, selaku Kepala Sekolah Embun Pagi Islamic School Primary, Science and English Festival 2026 merupakan acara tahunan yang menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengeksplorasi hal-hal baru.

"Sebenarnya acara Science and English Fest ini untuk menampilkan potensi anak-anak, tentunya jadi berani untuk bicara bahasa Inggris di depan publik," ucap Ms. Ana. "Kemudian, keberanian mereka untuk eksplor tentang science dan dipresentasikan di depan adik-adik kelas," lanjut Ms. Ana. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Science and English Fest 2026

Acara ini terbagi menjadi dua kegiatan utama, yakni Science Fest yang melibatkan anak dari kelas 4, 5, 6 dan English Fest untuk murid kelas 1, 2, dan 3. Melalui dua kegiatan tersebut, para murid mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda, mulai dari praktik sains yang melakukan eksperimen hingga mengasah kreativitas dan percaya diri dengan tampil menggunakan bahasa Inggris di depan publik.

Salah satu guru sains sekaligus pengelola Science and English Fest 2026, Rizki Kusumawati atau kerap disapa Ms. Kiki, menjelaskan bahwa kegiatan ini memberi kesempatan pada semua murid untuk mencoba, berkreasi, dan menyampaikan apa yang sudah mereka pelajari dan pahami dengan lebih interaktif. "Diharapkan siswa kelas 4 dan 5 bisa tertarik dan menyadari bahwa sains itu seru." ujar Ms. Kiki. "Mereka juga bisa jadi tambah quality time sama orang tuanya di rumah dan mengulang lagi apa yang mereka dapatkan di sekolah," ujarnya.

Menariknya, para siswa benar-benar dilibatkan dalam kegiatan ini, termasuk pembuatan poster. Mereka bekerja sama dengan guru Informasi Teknologi (IT) dan memanfaatkan Canva untuk merancang poster sesuai dengan kreativitas mereka.

Science Fest

Memasuki halaman sekolah, pengunjung akan menjumpai area Science Fest dengan siswa kelas 6 menyiapkan 10 booth yang menampilkan berbagai eksperimen sains. Mereka menjadi pemandu sekaligus menjelaskan eksperimen bagi adik-adik kelas mereka, mulai dari bahan-bahan, cara kerja, hingga hasil percobaan kepada siswa lain yang datang berkunjung.

Persiapan praktik ini juga didampingi oleh para guru sains, wali kelas, dan konsultan sains sekolah. Para murid mendapatkan arahan mengenai proyek yang akan ditampilkan secara keseluruhan. Dengan begitu, mereka tidak hanya melakukan percobaan atau demonstrasi pada murid lain, tetapi juga mendapatkan pemahaman baru serta belajar menghadapi tantangan. Sebab, ketika eksperimen tidak berjalan sesuai harapan, anak akan belajar mencari solusi dan menyiapkan rencana alternatif lain.

Salah satu contoh eksperimen yang ditampilkan yaitu bernama Magic Candle yang diperagakan oleh siswa kelas 6B. Alisha, salah satu murid kelas 6B, menjelaskan bahwa eksperimen ini dilakukan dengan menggunakan lilin, piring, air, gelas, dan cotton bud. Setelah itu, lilin diletakkan di tengah piring, kemudian air ditambahkan sebelum lilin dinyalakan, lalu ditutup menggunakan gelas.

Science Fest / Foto: Haibunda
Science Fest / Foto: Haibunda

Melalui percobaan tersebut, siswa dapat mengamati perubahan permukaan dalam gelas. Fenomena ini menjadi kesempatan bagi siswa lain untuk mengenal konsep tekanan dan perubahan suhu melalui pengamatan secara langsung. Pengalaman ini tentunya sangat menyenangkan dan bermanfaat bagi para murid.

"Aku happy buat ini, karena menurut aku ini magical gitu," ucap Alisha. 

Untuk menambah semangat peserta, setiap booth juga akan dilombakan dan masuk dalam kategori best booth. Pemenangnya ditentukan melalui polling siswa sehingga mereka memiliki kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada eksperimen yang dianggap paling menarik.

English Fest

Sementara itu, English Fest memberikan kesempatan bagi siswa kelas 1, 2, dan 3 untuk unjuk gigi di depan publik menggunakan bahasa Inggris melalui berbagai penampilan. Kegiatan yang diselenggarakan meliputi Read Aloud, Storytelling, pertunjukan, dan aktivitas lainnya yang bisa mendorong siswa untuk berbicara di depan orang banyak.

English Fest / Foto: dok. Haibunda
English Fest / Foto: Haibunda

Bagi Ms. Sendya Harini, guru bahasa Inggris sekaligus penanggung jawab English Fest, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah sebagai Cambridge International School yang membiasakan siswa menggunakan bahasa Inggris di kehidupan sehari-hari.

“Kita berusaha untuk mempersiapkan siswa agar dapat berbicara dan menggunakan bahasa Inggris di kegiatan sehari-hari dengan kemampuan percaya diri beserta dengan memperhatikan tandemnya,” ujar Ms Sendya.

Sebagai bentuk mewujudkan tujuan tersebut, para murid menjalani persiapan sebelum tampil dan berlatih bersama guru serta orang tua. Salah satu contohnya seperti lomba Storytelling dengan murid akan mengikuti audisi terlebih dahulu hingga akhirnya tampil di panggung sebagai grand finalis.

Selain membiasakan anak menggunakan bahasa asing, English Fest juga diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas dan keberanian mereka dalam menyampaikan gagasan. Kemampuan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk berkomunikasi, terlebih lagi ketika menghadapi persaingan global yang semakin ketat ini.

Antusiasme anak-anak

Di balik penampilan dan eksperimen yang disuguhkan, ada proses dan kerja sama yang dijalani para siswa. Mereka diberi kesempatan untuk tampil, bekerja sama dengan teman, serta berinteraksi dengan guru yang tentunya menjadi pengalaman istimewa bagi siswa. 

Antusiasme murid Embun Pagi Islamic School / Foto: Haibunda
Antusiasme murid Embun Pagi Islamic School / Foto: Haibunda

Ms. Sendya mengatakan bahwa antusiasme siswa terlihat dari kegembiraan mereka ketika mendapatkan kesempatan untuk tampil. “Mereka senang tampilnya, senang kerja barengnya, dan senang juga punya hubungan dengan teacher,” ungkap Ms. Sendya.

Dukungan dari orang tua pun turut mewarnai kegiatan ini. Ibu Astrid, salah satu orang tua siswa, menceritakan bahwa sang anak merasa senang bisa mengikuti festival ini dan memiliki pengalaman baru melalui kegiatan tersebut.

“Kalau saya pribadi, saya mengajarkan aja untuk latihan sendiri. Biar walaupun hanya hiburan, cuma bikin anak happy. Senang juga anak-anak pada happy, pada heboh segala macam,” ucap bu Astrid.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa manfaat tidak hanya hadir pada hasil, tetapi juga pada proses yang telah dilewati. Hal ini mengajarkan anak untuk lebih mandiri dalam mengeksplor sesuatu yang mereka sukai. Bagi orang tua, melihat anak berani menunjukkan kemampuannya pun sudah menjadi kebanggaan tersendiri.

Melalui Science and English Fest 2026, Embun Pagi Islamic School menghadirkan pengalaman belajar yang menggabungkan antara pengetahuan, kreativitas, dan interaksi sosial. Siswa tidak hanya memperoleh kesempatan untuk menunjukkan apa yang telah dipelajari, tetapi juga belajar tentang menyampaikan gagasan, bekerja sama, dan mencoba hal baru.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda