psikologi

Harapan Terbesar Para Bunda pada Anaknya

Nurvita Indarini 22 Mei 2018
Harapan Terbesar Para Bunda pada Anaknya/ Foto: dok.HaiBunda Harapan Terbesar Para Bunda pada Anaknya/ Foto: dok.HaiBunda
Jakarta - Saat si kecil lahir, kita tentu berharap yang terbaik untuknya. Demi harapan terbaik dan terbesar buat anak, kita rela melepaskan mimpi-mimpi di masa lalu. Demi anak, kita pun nggak malas untuk belajar agar jadi orang tua yang lebih baik.

Nah, terkait harapan terbesar orang tua pada anaknya, Benesse Educational Research and Development (BERD) Institute milik Benesse Corporation yang merupakan perusahaan pelayanan pendidikan di Jepang menggelar survei nih, Bun. Apa hasilnya?

Harapan Terbesar Para Bunda pada Anaknya/Harapan Terbesar Para Bunda pada Anaknya/ Foto: thinkstock


Sebagian besar ibu yang disurvei mengharapkan anaknya menjadi sosok yang menyayangi keluarga. Ada 75,8 persen ibu yang memiliki harapan ini. Harapan terbesar kedua adalah anak diharapkan menjadi orang yang memiliki sikap kepemimpinan, dengan angka 53,1 persen.

Selain itu, 35 persen orang tua berharap anaknya menjadi orang yang bisa memanfaatkan kemampuan tinggi dalam pekerjaan.



Survei yang sama juga digelar di tiga negara lainnya nih, Bun, yakni China, Finlandia, dan Jepang. Nah, ibu di China dan Finlandia, harapan terbesar pada anaknya sama dengan ibu-ibu Indonesia, yakni berharap anak mereka menjadi orang yang menyayangi keluarga. Tapi ibu di Jepang berbeda nih, harapan terbesar mereka adalah anaknya menjadi orang yang memiliki pendirian atau pendapat sendiri.

Poin lain dari survei ini menyebut para ibu di Indonesia sebagian besar menilai bahwa anak adalah sosok yang mewarisi keturunan keluarga untuk masa depan. Ada 64,3 persen yang berpendapat begitu, Bun. Sementara 57,9 persen orang tua menilai anak adalah sosok yang akan mengurus orang tua di masa yang, dan 57,0 persen menilai anak adalah sosok yang bisa mengabulkan cita-cita orang tua.



"Dari suku dan agama apapun yang dianut sebagain besar masyarakat Indonesia, anak merupakan harapan orang tua dan penerus keluarga. Secara psikologis memiliki anak ada rasa aman, karena saat mereka tua ada yang menjaga, merawat dan memberi perhatian," tutur Ketua Asosiasi Pendidikan Guru PAUD, Dr Sofia Hartati, M.Si menanggapi survei. (vit/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi