psikologi

Di Usia Berapa Anak Mulai Diajari Tanggung Jawab?

Radian Nyi Sukmasari Jumat, 25 Jan 2019 - 19.56 WIB
Ilustrasi anak bertanggung jawab/ Foto: shutterstock Ilustrasi anak bertanggung jawab/ Foto: shutterstock
Jakarta - Melatih anak mandiri memang penting ya Bunda. Terlebih kalau sudah terkait urusan sekolah. Pasti Ayah dan Bunda happy banget ketika anak sudah terbiasa mandiri, termasuk menyiapkan buku pelajarannya sendiri.

Terkait buku pelajaran sekolah, sebenarnya di usa berapa anak-anak sudah bisa dilatih menyiapkan buku pelajarannya sendiri? Kata psikolog anak dari Tiga Generasi Marcelina Melissa, yang akrab disapa Lina, anak sudah bisa dilatih memiliki tanggung jawab sejak usia dini, Bun. Eits, tapi kita mesti ingat, Bun.

"Untuk memiliki tanggung jawab itu, tentunya dimulai dari hal yang kecil. Misalnya saat anak berusia 2 tahun, anak bertanggung jawab terhadap kerapihan mainannya," kata Lina saat ngobrol dengan HaiBunda.

Atau nih, Bun, setelah anak bermain, mereka harus merapikan dan menaruh lagi mainannya ke tempat semula. Nggak cuma itu, anak juga dapat menjaga kebersihan mainan yang dimilikinya sebisa mungkin. Kata Lina, kalau tanggung jawab ini sudah biasa dimiliki oleh anak, maka saat usia pra-sekolah, anak dapat mulai dilatih untuk menjaga barang-barang agar tidak hilang.


"Lalu saat anak usia masuk sekolah dasar, mereka bisa mulai diberikan beberapa tanggung jawab yang lebih besar. Misal, menyiapkan buku pelajaran dan seragam yang akan digunakannya saat esok hari," tambah Lina.

Ilustrasi anak tanggung jawabIlustrasi anak tanggung jawab (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Dilansir iMom, mengajarkan tanggung jawab pada anak sejak dini bisa dilakukan kok, Bunda. Ya, sejak kecil, kita perlu mengajari anak soal tanggung jawab. Termasuk tanggung jawab terhadap apa yang sudah dia lakukan. Contohnya, biasakan anak menyelesaikan apa yang sudah dia kerjakan. Lalu ajari anak untuk tepat janji.

Caranya bisa dengan jadi role model. Ketika Bunda berjanji sesuatu pada anak, ya ditepati. Jangan sampai anak kecewa dan menjadi karakter yang tidak bertanggung jawab. Ya, karena anak berpikir, janji bisa dengan mudah diingkari.

(rdn/muf)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi