psikologi

Dukungan El & Dul Demi Menguatkan Sang Ayah

Annisa Karnesyia Selasa, 29 Jan 2019 - 19.00 WIB
Dukungan anak untuk Ahmad Dhani/Foto: Instagram Dukungan anak untuk Ahmad Dhani/Foto: Instagram
Jakarta - Ahmad Dhani kini sudah berada di Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Jakarta Timur. Pentolan grup band Dewa 19 ini divonis hukuman penjara satu tahun enam bulan dalam persidangan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019).

Dilansir detikcom, anak bungsu Ahmad Dhani, Abdul Qodir Jaelani alias Dul, terlihat mendampingi bersama ibu sambungnya, Mulan Jameela. Dul bahkan ikut masuk ke dalam mobil tahanan yang membawa Ahmad Dhani ke Rutan Cipinang.

Selain itu, di akun Instagram @duljaelani, Dul kembali memberikan dukungan untuk sang ayah. Senin (28/1/2019), Dul mengunggah foto pemandangan sebuah sungai dengan caption, "Haruslah Kuat. Jangan jadi lembek. Namun, JANGAN JADI SANG PENINDAS. #TiadaTuhanSelainAllah."

[Gambas:Instagram]


Tidak hanya Dul, putra kedua Ahmad Dhani, Ahmad Jalaluddin Rumi alias El, juga mengungkapkan perasaannya di akun Instagram @elelrumi, "'Hadapi dengan Senyuman. Be STRONG and keep being YOU, Dad!' @ahmaddhaniofficial biarkan Tuhan YME yang menilai. Sending LOVE from London."

Nah, kalau sudah tersandung masalah begini, pastinya memang dukungan keluarga sangat dibutuhkan. Tak terkecuali dukungan seorang anak pada orang tuanya.

Menurut Yi-fu Chen, pengajar di Universitas Nasional Taipei dalam jurnal The Dynamic Relationships Between Parenting and Adolescent Delinquency: A Group-Gased Model Approach, kualitas hubungan orang tua dan anak merefleksikan tingkatan dalam hal kehangatan (warmth), rasa aman (security), kepercayaan (trust), afeksi positif (positive affect), dan ketanggapan (responsiveness) dalam hubungan mereka.

"Pengaruh perilaku pengasuhan sebagai faktor kunci dalam hubungan orang tua-anak yang dibangun sejak usia dini. Pada masa awal kehidupannya, anak mengembangkan hubungan emosi yang mendalam dengan orang dewasa yang secara teratur merawatnya," kata John Bowlby, seorang psikolog dari Inggris, dalam jurnal The Nature of the Child's Tie to His Mother.

Selain itu Bun, ternyata dukungan dari anak bisa tercipta karena adanya nilai kekokohan dalam keluarga. Menurut Stinnett dan DeFrain dalam buku Secrets of Strong Families, ada enam karakterisitik kekokohan keluarga, yakni:

1. Komitmen
2. Apresiasi dan rasa kasih sayang
3. Komunikasi yang positif
4. Waktu bersama
5. Kesejahteraan
6. Kemampuan keluarga untuk menghadapi masalah

Yuk, Bun, mulai sekarang kita jaga keutuhan keluarga, terutama hubungan kita dengan anak. Karena kalau kita harus berurusan dengan masalah, sekalipun terseret kasus hukum, mereka pasti akan mendukung kita. (rap/muf)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi