psikologi

Sosok Ani Yudhoyono di Mata Putranya, AHY

Radian Nyi Sukmasari Jumat, 01 Mar 2019 - 10.00 WIB
AHY dan keluarga/ Foto: Dok. Instagram Annisa Pohan AHY dan keluarga/ Foto: Dok. Instagram Annisa Pohan
Jakarta - Tiap anak pasti punya pandangan tersendiri tentang sosok ibu. Seperti halnya putra sulung Ani Yudhoyono dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono yang akrab disapa AHY.

Diungkapkan suami Annisa Pohan ini, dirinya merupakan perpaduan sifat dan karakter ayah dan ibunya, Bun. Jadi, dalam keseharian saat ada orang bertanya dirinya mirip siapa, AHY hanya bilang dia merupakan paduan Bu Ani dengan Pak SBY. Hi-hi-hi.

Lantas, di mata AHY, Ani sosok ibu yang seperti apa sih? Kata dia, yang jelas sang ibu adalah orang yang teguh pada prinsip yang diyakini benar. Meski begitu, menurut AHY, ibunya juga selalu cair untuk mencapai cita-citanya.



"Tentu saya enggak akan pernah lupa pelajaran paling penting dari ibu adalah untuk be your self dan menggapai cita-cita dengan cara yang baik," imbuh AHY dalam wawancara ekslusif dengan InsertLive.

Pesan itu pula yang akan selalu dipegang AHY, Bun. Selain itu, AHY juga selalu ingat wejangan ibunda bahwa perjuangan tidak selalu mudah. Ya, kadang suka kadang duka, kadang menang kadang kalah, dan kadang berhasil kadang gagal.

AHYAHY Foto: Ahmad Bil Wahid/detikcom
"Tapi akan selalu ada hikmahnya dan teruslah bekerja dan berjuang, Insya Allah akan mencapai sukses," ujar AHY menirukan pesan Ani Yudhoyono.

Dalam hubungan ibu dan anak, memang lumrah ketika ibu memberi petuah atau nasihat. Diungkapkan psikolog Peter Gray Ph.D, naluri seorang ibu tahu bahwa dia enggak akan bisa selalu melindungi anaknya. Padahal, seiring berjalannya waktu sudah pasti anak akan menemui banyak tantangan dan hambatan dalam hidup.



"Meski sebagai ibu pasti tak tega bila sang anak mendapat masalah. Tapi, membiarkan anak berada dalam masalah dan menyelesaikannya baik untuk kehidupan mereka. Nah, sebagai bekal kehidupan anak, nasihat pun diberikan seorang ibu," kata Gray dilansir Psychology Today.

Dia mengingatkan, baiknya ibu memberi nasihat anak jika memang dirasa apa yang dilakukan anak kurang tepat atau si anak memang minta saran. Sebab, pada dasarnya ketika orang tidak meminta nasihat tapi diberi nasihat, dirinya akan merasa dikontrol.

"Beda halnya ketika meminta nasihat, kita masih memegang kontrol atas diri sendiri. Sebab, sebenarnya meminta nasihat dari orang lain merupakan cara kita mengendalikan diri," pungkas Gray.

[Gambas:Video 20detik]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi