sign up SIGN UP search


trending

Aurel Pernah Kecewa dan Sakit Hati pada Krisdayanti, Ini Sebabnya

Yuni Ayu Amida Jumat, 20 Mar 2020 14:35 WIB
Rupanya setelah Anang Hermansyah dan Krisdayanti bercerai, kedua anak mereka sempat merasa kecewa pada sang ibu. Mereka bahkan mengaku sakit hati dan hancur. caption
Jakarta - Perceraian Anang Hermansyah dan Krisdayanti (KD) ternyata menimbulkan luka di hati anak-anak mereka, Aurel dan Azriel. Dan sejak kedua orang tuanya berpisah pada 2009, Aurel dan Azriel tinggal dengan sang ayah.

Seperti Bunda ketahui, perceraian Anang dan KD dikabarkan karena ada kehadiran orang ketiga. Lalu pada 2011, KD menikah lagi dengan pengusaha asal Timor Leste, Raul Lemos, yang juga cerai dengan istri sebelumnya.


Dalam YouTube Channel The Hermansyah A6, Aurel dan Azriel mengungkapkan, dahulu mereka sempat merasa kecewa dengan ibu kandungnya itu. Meski demikian, mereka tak pernah menyimpan dendam.


"Kalau kekecewaaan mungkin dulu ada, kecewa, sakit hati, wah pokoknya hancur banget," kata Aurel, HaiBunda kutip dari YouTube, Jumat (20/3/2020).

"Mungkin ada beberapa anak yang dendam, tapi kita berdua sama sekali enggak," sambungnya.

Perasaan kecewa itu pun perlahan sembuh oleh waktu. Kehadiran Ashanty sebagai ibu sambung mereka juga jadi salah satu faktor penyembuh. Azriel lalu menambahkan, hubungan mereka juga sudah kembali membaik dengan Krisdayanti.

"Sampai sekarang, kita kalau ke rumahnya Mimi (KD) itu find-find aja. Kita enggak pernah nunjukin muka bete sedikit pun ke Om," jelas Azriel.

Aurel Pernah Kecewa dan Sakit Hati pada Krisdayanti, Ini SebabnyaAurel Pernah Kecewa dan Sakit Hati pada Krisdayanti, Ini Sebabnya/ Foto: Instagram


Aurel pun mempertegas bahwa saat ini, baik ia dan adiknya, sudah tidak merasa kecewa lagi. Pasalnya mereka sudah hidup bahagia dengan keluarganya.

"Kalau untuk sekarang udah enggak ada sama sekali, kita udah bahagia, Mimi juga udah bahagia, kita udah sama sama bahagia aja," tukas Aurel.

Melansir Scientific American, menurut psikologi E. Mavis Hetherington dari University of Virginia, kebanyakan anak mengalami efek negatif jangka pendek dari perceraian. Saat orang tuanya baru saja bercerai, umumnya anak akan mengalami kecemasan, kemarahan, keterkejutan, dan ketidakpercayaan.

Namun, reaksi-reaksi negatif tersebut biasanya berkurang atau menghilang pada akhir tahun kedua. Hanya sebagian kecil anak-anak saja yang lebih lama merasakannya berkepanjangan.

Senada dengan itu, psikolog anak dan remaja dari Rumah Dandelion, Carmelia Riyadhni mengatakan, meskipun pasangan bercerai, anak harus tetap berhubungan dengan ibu dan ayah kandungnya.

"Maka dari itu, penting sekali bagi orang tua, bahkan sebelum memutuskan bercerai untuk membuat kesepakatan bahwa hubungan mereka akan tetap baik. Karena kalau tidak, anak yang akan jadi korban," kata psikolog yang akrab disapa Carmel ini.


Simak juga intimate interview dengan Yannie Kim dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(yun/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi