HaiBunda

TRENDING

Amuk Jokowi, dr Tirta Prediksi Pandemi Corona di RI Berakhir Mei Asal...

Siti Hafadzoh   |   HaiBunda

Senin, 30 Mar 2020 12:42 WIB
Amuk Jokowi, dr Tirta Prediksi Pandemi Corona di RI Berakhir Mei Asal.../ Foto: Instagram/dr.tirta
Jakarta - Tirta Mandira Hudhi alias dr Tirta menjadi sosok yang viral akhir-akhir ini. Ia adalah dokter yang menjadi relawan untuk menangani corona dan sering mengampanyekan tentang COVID-19 di media sosial.

Di media sosialnya, Tirta sering berdiskusi dengan followers. Salah satunya, tentang kapan pandemi ini berakhir.


Lewat Twitter, Tirta membuka pertanyaan pada Kamis (26/3/2020). Salah satu netizen menanyakan, kapan pandemi corona ini berakhir.


Tirta menjawab, mungkin saja Mei bisa selesai asalkan masyarakat menuruti aturan. Kalau tidak, wabah ini bisa berlanjut hingga bulan Juli.

"Kalo warga nurut. Mei slesai. Kalo ngeyel. Akan lanjut sampe juni juli," tulisnya.

Prediksi Tirta senada dengan pendapat Pusat Pemodelan Matematika dan Simulasi (P2MS) Institut Teknologi Bandung (ITB). Peneliti memprediksi epidemi virus corona akan berakhir di Indonesia pada akhir Mei hingga awal Juni 2020.

"Mulai epidemi pada awal Maret 2020. Puncak epidemi pada minggu kedua atau ketiga April 2020. Akhir epidemi pada akhir Mei/awal Juni 2020," kata salah satu peneliti, Nuning Nuraini dikutip dari CNN Indonesia.

Menjadi relawan COVID-19 berisiko tinggi tertular. Ini juga dialami oleh dr Tirta. Saar ini dr Tirta berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona.


"Ya PDP, pasien dengan pengawasan. Karena gejala dan riwayat dengan COVID-19," kata Tirta.

Tirta mengaku telah menjalani rapid test virus corona pada Rabu (25/3/2020). Tes tersebut menunjukkan negatif virus corona. Ia juga sedang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Kartika Pulomas.

dr. Tirta sempat jadi sorotan setelah mengamuk pada Presiden Jokowi karena banyaknya dokter yang meninggal saat tangani corona.

"Asal Bapak Jokowi tahu, dan teman-teman pemerintahan yang duduk di istana dan teman-teman DPR yang duduk di kursi paripurna, asal kalian tahu, ketika kalian duduk di singgasana kalian sendiri, satu dokter setiap hari meninggal! Dan satu tenaga medis tiap hari meninggal," ujar dr.Tirta dengan sangat tegas dikutip dari akun Facebooknya, Minggu (29/3/2020).

Menurutnya, kondisi Indonesia sudah darurat karena virus corona sudah menyebar ke berbagai provinsi. Itu sebabnya, harus ada tindakan tegas untuk mencegah penyebaran corona semakin parah. Salah satunya adalah dengan melakukan karantina wilayah.

"Tagar karantina wilayah harus viral, entah sampai trending, entah sampai kapan pun, tagar karantina wilayah harus viral, enggak peduli saya soal ekonomi atau gimana, ini urusannya nyerang Indonesia, Bosku!" katanya.

Simak juga 6 hal yang perlu Bunda ketahui tentang virus corona di video berikut ini.

(sih/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Mom's Life Annisa Karnesyia

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Parenting Nadhifa Fitrina

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

Mom's Life Amira Salsabila

Cerita Larissa Chou Besarkan Anak ADHD, Lakukan Hal Ini saat Tahan Emosi

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Overthinking di Malam Hari

Potret Nabila Syakieb Bareng Sang Ponakan Guzel, Sering Disebut Kembar

Lebih Hemat AC Nyala Terus atau Mati Hidup? Ini Kata Pakar

7 Surat yang Dibaca saat Hamil 4 Bulan

Hati-hati! 7 Karakteristik yang Dianggap Lembut Ini Bikin Orang Terlihat Kurang Bijaksana

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK