sign up SIGN UP search


trending

Dibesarkan Orang Tua Beda Agama, dr Tirta Putuskan Jadi Mualaf Saat Kuliah

Annisa Karnesyia Jumat, 03 Apr 2020 15:45 WIB
dr Tirta ternyata seorang mualaf, Bunda. Sejak kecil, dia dibesarkan oleh orang tua yang beda keyakinan dan belajar beberapa agama. caption
Jakarta - Tirta Mandira Hudhi alias dr Tirta hingga kini masih aktif berperan melawan virus Corona atau COVID-19. Melalui akun Instagramnya, dokter 28 tahun itu tampak membantu mengkampanyekan pencegahan COVID-19, Bun.

Sosok Tirta memang dikenal berani dan tak segan memprotes pemerintah untuk bertindak tegas. Siapa sangka, pria lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini memiliki kisah hidup yang berliku.


Dalam channel YouTube Rico Huang yang dilihat HaiBunda, Jumat (3/4/2020), Tirta mengungkapkan jika dirinya terlahir dari orang tua yang berbeda keyakinan, Bun. Saat di bangku sekolah, identitas agama Tirta di kartu keluarganya kosong alias tak diisi.


"Gua tuh SD, SMP, SMA di Solo dan gua itu SD, SMP swasta. Gua itu dilahirkan dari keluarga karyawan dan nyokap bokap itu beda agama," kata Tirta.

"SD, SMP, SMA, agama gua di kartu keluarga itu 'strip'," lanjutnya.

Tirta memutuskan memeluk agama Islam atau menjadi mualaf saat duduk di bangku kuliah. Kala itu, dokter yang juga pengusaha ini sedang menimba ilmu di UGM.

dr Tirtadr Tirta/ Foto: Instagram/dr.tirta

Sejak kecil, Tirta sendiri telah belajar tentang beberapa agama. Namun, di kampusnya lah, Tirta mulai belajar banyak hal dan memutuskan mualaf.

"Di UGM itu gua memutuskan mualaf, memeluk agama Islam dan di situ gua belajar toleransi," ujar Tirta.

"Jadi di SD, SMP, SMA itu gua diajarin mengenai agama Islam, mengenai Katolik, Kristen, gua ngerti semua. Nah, di UGM itu camp miniatur Indonesia. Dari situ gua belajar mengenal teman, komunikasi, dan toleransi," sambungnya.

Tirta kini menjadi salah satu orang sukses yang memiliki 47 cabang bisnis cuci sepatu dan tersebar di beberapa wilayah. Berkat kerja kerasnya, dia juga bisa bertemu Presiden Joko Widodo dan ikut membantu mencari produsen jaket dan sepatu lokal.


Nama dokter Tirta beberapa minggu terakhir tengah menjadi bahan perbincangan. Setelah aktif mengkampanyekan Corona, dia sempat ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan dirawat di rumah sakit.

Hasil tes swab menyatakan Tirta negatif COVID-19. Namun, dia mengalami gangguan paru dan terindikasi Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).

Bunda, simak juga fakta seputar social distancing untuk cegah Corona, di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi