HaiBunda

TRENDING

Tagihan Listrik Rumah Bunda Membengkak? Ini Penjelasan PLN

Annisa Afani   |   HaiBunda

Minggu, 07 Jun 2020 14:20 WIB
Ilustrasi tagihan listrik membengkak/ Foto: Getty Images/filadendron
Jakarta -

Masyarakat kembali mengeluhkan tagihan listrik yang membengkak. Bunda mengalami juga? Hal ini membuat masyarakat menduga bahwa adanya kenaikan tarif yang dilakukan dengan sembunyi-sembunyi, atau mungkin ada subsidi silang yang ditetapkan PLN bagi pengguna 450 VA dan 900 VA.

Akibat keluhan-keluhan tersebut, Bob Saril selaku Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero) pun angkat bicara. Ia memastikan bahwa seluruh anggapan tersebut tidaklah benar, karena PLN sendiri tidak memiliki kewenangan untuk menaikkan tarif selain BUMN.

"PLN itu tidak melakukan kenaikan tarif karena tarif itu adalah domain pemerintah. Sudah ada UU yang diterbitkan pemerintah melalui Kementerian ESDM, sehingga PLN tidak akan berani karena itu melanggarnya (menaikkan tarif) karena bisa dipidana," ujar Bob, dikutip dari detikcom, Minggu (7/6/2020).


Bob menambahkan, ada kemungkinan kenaikan tarif ini terjadi dengan murni karena banyaknya kegiatan yang dilakukan di rumah selama adanya aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sehingga, ia pun ingin melihat perbandingan dengan fase new normal yang akan berjalan sekarang.

"Kita lihat juga bagaimana saat di masa new normal. Apakah juga mengalami kenaikan, atau tidak" tambahnya.

Terkait tuduhan subsidi silang yang dikatakan bagi pelanggan 450 VA dan 900 VA, Bob turut membantahnya. Dengan alasan yang sama, PLN juga tidak memiliki wewenang terkait hal tersebut.

"Itu kewenangan pemerintah, kami tidak melakukannya. Saya ulangi, bukan oleh PLN," tuturnya.

Kecurigaan masyarakat pada petugas pencatat meteran pun turut muncul, Bunda. Seperti yang kita ketahui, sejak akhir Mei 2020, petugas tersebut memang kembali diizinkan untuk melakukan pencatatan ke tiap rumah pelanggan pascabayar.

Proses pengecekan meteran listrik/ Foto: Lamhot Aritonang

Meski begitu, Bob pun memastikan bahwa proses tersebut sesuai dengan prosedur yang ada. "Pencatatan sudah dilengkapi alat yang memadai. Ada foto menjadi bukti mereka datang ke sana dan terlihat meter berapa angkanya," terangnya.

Bob mengakui ada beberapa kendala yang dialami para petugas saat bertugas ke lapangan, seperti pagar rumah yang dikunci saat akan melakukan pencatatan meteran. Sehingga mau tidak mau, pelanggan akan diminta melakukan pencatatan meteran sendiri dan melaporkan ke PLN.

Jika pelanggan yang tidak melakukan pelaporan tersebut, maka tagihan listrik akan dihitung dari rata-rata pemakaian selama tiga bulan sebelumnya. Bila selama waktu tersebut ada perubahan konsumsi listrik yang signifikan, tentu ini bisa membuat rata-rata tagihan listrik membengkak.

"Kalau tidak dilaporkan juga, maka kita lakukan perhitungan rata-rata tiga bulan," pungkasnya.

Selain itu, kendala lain yang sering didapat ialah mencatat pencatatan meteran yang dilakukan pelanggan biasanya keliru. Sehingga, membuat tagihan listrik bisa berbeda dari yang ia laporkan.

Bunda, simak juga tips menghindari sengatan listrik dalam video berikut:



(AFN/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf I

Mom's Life Amira Salsabila

Cerita Han Da Gam Jadi Ibu Tertua Pertama di Usia 46 Th yang Melahirkan via IVF

Kehamilan Amrikh Palupi

Tinggi Sudah Melebihi Ibunda, Intip Potret Jeremiah Alric Anak Wulan Guritno yang Curi Perhatian

Parenting Annisa Karnesyia

30 Peristiwa Sejarah Indonesia Sejak Penjajahan & Reformasi

Parenting Dilla Atqia Rahmah

Jika Anak Batuk Berkepenjangan Tak Kunjung Sembuh, Cek Sumber Penyakitnya

Parenting Elia Amaliana

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

30 Peristiwa Sejarah Indonesia Sejak Penjajahan & Reformasi

Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf I

Cerita Han Da Gam Jadi Ibu Tertua Pertama di Usia 46 Th yang Melahirkan via IVF

Jika Anak Batuk Berkepenjangan Tak Kunjung Sembuh, Cek Sumber Penyakitnya

Golongan Darah Bisa Berubah? Ini Penjelasannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK