sign up SIGN UP search


trending

Momen Haru Istri Putar Lagu Pernikahan Saat Suami Sekarat karena Corona

Kurnia Yustiana Sabtu, 04 Jul 2020 06:30 WIB
Depressed sad young female standing in a dark tunnel caption
Jakarta -

Pandemi corona masih belum usai. Kisah sedih soal pasangan suami istri yang terpisah karena corona pun bermunculan.

Salah satu kisah pilu dialami Maura Lewinger, seorang wanita asal Amerika Serikat. Suaminya harus dirawat pada Maret 2020 lalu, setelah mengalami gejala dan hasil tesnya menunjukkan positif COVID-19.

Maura Lewinger menceritakan bahwa sang suami, Joe, yang berusia 42 tahun itu adalah sosok romantis. Ketika masih sehat, setiap hari dia menulis catatan spesial buat sang istri.


"Dia selalu perhatian dengan saya, membuatkan kopi dan membantu dalam banyak hal," ujar Maura Lewinger, dikutip dari CNN, Sabtu (4/7/2020).

Semua berubah ketika Joe kena corona. Awalnya ia mengalami gejala ringan, lama kelamaan kondisinya memburuk hingga kesulitan bernapas.

Ketika kondisi Joe sekarat, tim dokter memberitahu Maura Lewinger. Dia yang tak bisa menjaga suaminya dari dekat, kemudian meminta untuk bisa bertemu Joe secara online via Facetime.

"Saya melihatnya dan saya memohon agar dirinya tak meninggalkan kami, dan saya bilang kalau kami butuh dia," tuturnya.

Namun setelah berbagai usaha dilakukan, takdir berkata lain. Joe mengembuskan napas terakhir di rumah sakit kala itu.

Hand of scientist is holding a test-tube with positive blood test on CORONAVIRUSIlustrasi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/andriano_cz

Setelah dokter memberitahu Maura Lewinger kalau suaminya telah tiada, lewat Facetime yang masih menyala, wanita itu memutar lagu pernikahan mereka, Bunda. Dia sungguh sedih hanya bisa melakukan perpisahan dengan suami tercintanya dari jauh.

"Saya memutar lagu pernikahan kami untuk dia, dan hanya itu (perpisahannya)" ucapnya.

Joe wafat meninggalkan istri dan tiga orang anak. Maura Lewinger pun berusaha untuk tetap tegar menjalani kehidupan bersama sang buah hati, meskipun kini sang suami tak lagi bersamanya.

Seperti diberitakan Cafe Mom, Maura Lewinger pun mengingatkan betapa pentingnya untuk masyarakat tetap di rumah. Ia tak ingin kasus virus corona semakin meningkat dan berujung kesedihan seperti yang ia rasakan.

Untuk orang tua yang memiliki anak, wanita itu juga mengingatkan agar bisa tegas meminta anak di rumah saja. Jika tak ada kepentingan mendesak tak perlu ke luar.

"Orang tua, kalian harus tegas. Mereka akan membencimu karena semua tengah buruk sekarang. Tapi kamu tak bisa bersama orang-orang yang tidak di rumah saja. Betapa sedih dan sepi, yang dirasa, kamu harus, harus tetap di rumah bersama mereka yang juga tidak ke mana-mana," jelasnya.

Simak juga video pemuda jenius hasilkan teknologi pelacak corona:

[Gambas:Video Haibunda]



(kuy/kuy)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi