HaiBunda

TRENDING

Pria Difabel Asal Yogya Jual Tisu Demi Anak Istri, Videonya Bikin Nangis

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Jumat, 19 Jun 2020 10:25 WIB
Pria Difabel Asal Yogya Jual Tisu Demi Anak Istri, Videonya Bikin Nangis/ Foto: Facebook
Jakarta -

Pandemi Corona tak hanya berimbas pada kesehatan masyarakat namun juga kondisi ekonomi mereka. Banyak pekerja yang dirumahkan, dipotong gaji, bahkan di-PHK. Seperti seorang pria difabel asal Yogyakarta bernama Andika ini.

Diceritakan oleh akun Facebook Ati Dirgawati , bahwa Andika tak lagi bekerja selama pandemi Corona. Sudah 3 bulan ia tak bekerja sementara anak istrinya butuh makan.


Tanpa kehilangan semangat dan rasa tanggung jawab sebagai suami, ia berjualan tisu dan lempeng gendar (kerupuk gendar), Bunda. Harganya pun terjangkau."Mas Andika ini sudah 3 bulan tidak bekerja karena pandemi, tapi tidak menyurutkan tekad dan semangatnya untuk menghidupi anak istrinya," tulis akun tersebut, dikutip Jumat (19/6/2020).


Pria difabel ini berkeliling menggunakan motor yang ia modifikasi secara khusus agar bisa dikendarai. Ia berjualan di area perumahan warga Sleman dan Kota Yogyakarta.

"Beliau jualan tisu (3 pcs Rp25 ribu) da lempeng legendar Rp12 ribuan dengan berkeliling. Silakan teman-teman area Sleman dan Yogya yang mau melarisi bisa pesan lewat saya," tulisnya.

Pria Difabel Yogya Jualan Tisu/ Foto: Facebook

Wah, semangat ayah yang satu ini bikin haru ya, Bunda? Kita doakan semoga rezekinya lancar dan dagangannya laris manis.

Bicara soal atur keuangan saat tulang punggung keluarga Di-PHK karena Corona, disarankan oleh Ligwina Hananto sebagai Financial Planner dari QM Financial ada beberapa hal yang harus Bunda perhatikan jika tulang punggung keluarga terkena PHK.

"Nomor satu kita lihat dulu, dapat pesangon atau enggak? Sering banget orang dapat pesangon bakal kaget karena uangnya banyak. Lalu dipakailah untuk beli TV baru, mobil baru, dan lain sebagainya. Tapi saat ini kondisinya darurat," kata Ligwina ketika berbincang dengan HaiBunda dalam IG Live 'Menyeimbangkan Keuangan Keluarga Pasca-Krisis Corona, baru-baru ini.

"Saat kita ada pesangon, paling tidak pesangon itu menutupi tiga hal. Pertama, adalah bayar utang. Kedua, saat di-PHK ada fasilitas kantor yang hilang seperti asuransi kesehatan. Jika ini hilang maka harus dicarikan penggantinya. Ketiga, hitung pengeluaran keluarga lalu lihat berapa persen yang bisa dijadikan dana darurat," tambahnya.

Simak juga kondisi restoran di era new normal melalui video berikut:



(aci/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Bikin Haru, 5 Potret Arka Anak Tantri 'Kotak' Ikut Nyanyi di Single Terbaru Sang Bunda

Parenting Nadhifa Fitrina

3 Keterikatan Emosional Anak yang Bisa Diam-Diam Merusak Hidup Saat Dewasa

Parenting Nadhifa Fitrina

Pakar Ungkap Alasan Banyak Wanita Sering Lupa Rasa Sakit saat Melahirkan

Kehamilan Annisa Karnesyia

Ciri Perempuan dengan Aura Positif, Bukan Sekadar Murah Senyum

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Cara Membuat Sate Kambing yang Empuk, Tidak Bau, dan Anti Alot

Mom's Life Natasha Ardiah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Bikin Haru, 5 Potret Arka Anak Tantri 'Kotak' Ikut Nyanyi di Single Terbaru Sang Bunda

Pakar Ungkap Alasan Banyak Wanita Sering Lupa Rasa Sakit saat Melahirkan

3 Keterikatan Emosional Anak yang Bisa Diam-Diam Merusak Hidup Saat Dewasa

Ciri Perempuan dengan Aura Positif, Bukan Sekadar Murah Senyum

Awas Si Kecil Kecanduan Scroll Sosial Media, Ini Dampaknya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK