sign up SIGN UP search


trending

Meghan Markle Alami Gangguan Mental karena Sering Diejek

Annisa Karnesyia Minggu, 11 Oct 2020 22:00 WIB
Meghan Markle caption
Jakarta -

Sejak menikah dengan Pangeran Harry, kehidupan Meghan Markle berubah drastis. Ibu satu anak ini bahkan menjadi korban trolling atau ejekan dengan komentar negatif di internet.

Dalam peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia pada 10 Oktober, Meghan buka-bukaan tentang pengalamannya ini. Menurutnya, internet memang bagus untuk membuat koneksi, tapi juga bisa menjadi tempat untuk memutus hubungan.

Meghan pernah menjadi korban trolling saat hamil anak pertamanya dengan Pangeran Harry, Archie Harrison. Ia mengetahui fakta mengejutkan yang membuat perasaannya memburuk saat itu.


"Saya diberitahu bahwa di tahun 2019, saya adalah orang yang paling sering di-trolling di dunia," kata Meghan, dikutip dari E!News, Minggu (11/10/2020).

"Selama delapan bulan itu, saya seperti tidak terlihat. Saya sedang cuti hamil dan memiliki bayi. Tapi, apa yang terjadi, seperti hampir tidak bisa diselamatkan. Itu sangat besar, sehingga kamu bahkan tidak bisa berpikir bagaimana rasanya," sambungnya.

Meghan lalu menekankan bahwa perkataan buruk orang-orang bisa memberikan pengaruh secara mental. Komentar negatif yang tidak benar bahkan bisa merusak emosi seseorang, seperti yang dialami dirinya.

"Tidak peduli jika kamu berusia 15 atau lebih dari 25 tahun. Jika seseorang bicara yang tidak benar tentang dirimu, itu akan merusak kesehatan mental dan emosional," ujarnya.

Meski begitu, Meghan mengakui bahwa pengalamannya mungkin berbeda dengan kebanyakan orang. Namun, dia yakin bahwa setiap orang pasti sudah pernah merasa terluka.

"Kita semua tahu bagaimana rasanya terluka. Kita tahu bagaimana rasanya dikucilkan," kata wanita 39 tahun itu.

Ini bukan pertama kalinya Meghan bercerita soal pengalaman buruknya selama menjadi anggota Kerajaan Inggris. Dalam film dokumenter berjudul Harry & Meghan: An African Journey, Duchess of Sussex itu pernah menjelaskan tekanan yang dialaminya sejak dinikahi Pangeran Harry.

Meghan Markle mengaku bahwa dia sempat merasa 'tidak baik-baik saja' dan perjuangan hidupnya cukup berat. Namun, sekarang kehidupan ibu satu anak itu sudah jauh lebih baik.

"Karena saya sedang dalam masa rentan, lelah, di sinilah saya berada. Saya seorang ibu yang memiliki bayi berusia empat setengah bulan dan kami lelah. Tapi, saya pikir itu menunjukkan fakta jika semua orang ingin ditanya, apa mereka baik-baik saja. Jadi, saya katakan bahwa hari ini saya baik-baik saja, terima kasih telah bertanya," kata Meghan.

Cerita soal pengalaman buruk Meghan ini juga pernah disampaikan Pangeran Harry. Beberapa waktu lalu, Pangeran Harry pernah mengatakan tentang kebohongan media Inggris yang menyakiti istrinya.

"Mereka (media) mampu menciptakan kebohongan demi kebohongan karena Meghan tidak muncul selama cuti hamil. Meghan adalah wanita yang sama seperti setahun lalu di hari pernikahan kami, sama juga dengan wanita yang kalian lihat di tur Afrika. Saya sudah lama menjadi saksi bisu penderitaan Meghan," kata Pangeran Harry, dilansir Today.

Simak juga cara Marissa Nasution menghadapi mom shamming, di video Intimate Interview berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi