HaiBunda

TRENDING

Lewat Duta Perubahan Perilaku, Masyarakat Makin Peduli Bahaya COVID-19

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Sabtu, 14 Nov 2020 09:12 WIB
[BNPB Sabtu] Lewat Duta Perubahan Perilaku, Masyarakat Makin Peduli Bahaya COVID-19/ Foto: iStock
Jakarta -

Pandemi masih berlangsung dan vaksin belum dapat diedarkan. Sampai sekarang, satu-satunya upaya yang bisa kita lakukan bersama adalah terus melakukan protokol kesehatan sebaik mungkin.

Sayangnya, dari 200 jutaan masyarakat di Indonesia, masih banyak yang belum terlalu peduli dengan protokol kesehatan bahaya COVID-19. Guna menyadarkan dan mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam memutus rantai penularan COVID-19, ada peran baru yaitu Duta Perubahan Perilaku.

Siapa dan apa tugas Duta Perubahan Perilaku? Dr. Sonny Harry B. Harmadi, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19 mengatakan bahwa Duta Perubahan Perilaku adalah orang-orang yang berasal dari lapisan masyarakat yang terus-menerus mengedukasikan masyarakat tentang bahaya COVID-19.


"(Mengedukasi) bagaimana upaya pencegahannya. Kita tidak mungkin menjangkau seluruh orang sehingga kita butuh duta-duta, mereka yang mau untuk bersama-sama Satgas menjadi sosialisator," kata Sonny dalan Talkshow BNPB Aksi Duta Perubahan Perilaku, baru-baru ini.

Sonny menegaskan bahwa COVID-19 itu nyata, bukan rekayasa, bukan konspirasi. Tinggal sekarang bagaimana caranya kita bisa terhindar dari COVID-19, bagimana upaya yang harus dilakukan bersama-sama agar memutus rantai penularan, Bunda.

"Jadi mereka (Duta Perubahan Perilaku) ini lah para duta yang mewakili kita untuk mengedukasi dan mensosialisasi masyarakat," kata Sonny.

Per hari Kamis (12/11/2020), Sonny melaporkan sudah ada kurang lebih 26 ribu masyarakat yang bergabung menjadi Duta Perubahan Perilaku. Sampai saat ini, Duta Perubahan Perilaku didominasi perempuan, sebanyak 62 persen.

Menurut Sonny, siapapun bisa menjadi Duta Perubahan Perilaku mulai dari masyarakat dengan berbagai profesi hingga mahasiswa.

"Sebanyak 3,5 juta orang telah diedukasi oleh Duta Perubahan Perilaku dalam waktu kurang lebih 20 hari," kata Sonny.

Semoga ke depannya akan lebih banyak lagi masyarakat yang teredukasi tentang bahaya COVID-19 dan protokol kesehatan ya, Bunda.

Jangan lupa untuk selalu #ingatpesanbunda #ingatpesanibu untuk #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan dan #cucitanganpakaisabun sesuai imbauan #satgascovid19.

Simak juga tips memiliki usaha rumahan yang kuat selama pandemi:



(aci/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengetahui Tingkat Kecerdasan Seseorang dari Pilihan Kata saat Alami Stress

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Cerita Sinta 'Keong Racun' Sempat Ikut Suami Tinggal di Prancis, Kini LDR dan Pilih Jadi Desainer

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Cara Turun 40 Kg Tanpa Diet Ribet dengan Menu yang Itu-itu Saja Tiap Hari

Mom's Life Arina Yulistara

Kaki Bengkak saat Hamil 9 Bulan, Apakah Tanda Mau Melahirkan?

Kehamilan Amrikh Palupi

El Nino "Godzilla" Diprediksi Pengaruhi Cuaca di Indonesia, Waspadai Risiko DBD saat Musim Kemarau

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Hal yang Dilakukan Orang Tua Anak Cerdas di Rumah

Cara Mengetahui Tingkat Kecerdasan Seseorang dari Pilihan Kata saat Alami Stress

Kaki Bengkak saat Hamil 9 Bulan, Apakah Tanda Mau Melahirkan?

Cara Turun 40 Kg Tanpa Diet Ribet dengan Menu yang Itu-itu Saja Tiap Hari

El Nino "Godzilla" Diprediksi Pengaruhi Cuaca di Indonesia, Waspadai Risiko DBD saat Musim Kemarau

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK