sign up SIGN UP search


trending

Hati-hati dan Jangan Disebar, Link Bansos Rp300 Ribu Ini Hoaks Bun

Annisa Afani Sabtu, 10 Jul 2021 15:17 WIB
Hoaks Bansos caption
Jakarta -

Di tengah masa sulit COVID-19 yang belum kunjung usai saat ini, ternyata masih ada saja pelaku penipuan yang mengatasnamakan Kementerian Sosial (Kemensos), Bunda. Beberapa waktu belakangan, muncul pesan berantai yang menyebutkan soal bantuan sosial (Bansos) PPKM Darurat.

Menanggapi kejadian itu, Instagram resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia pun angkat suara. Melalui unggahannya, masyarakat diminta untuk tak menyebarluaskan pesan tersebut pada orang lebih banyak.

"[PERHATIAN] Jika kalian mendapatkan pesan di atas, stop di kamu, ya. Jangan disebarluaskan karena itu hoaks," tulis keterangannya, dikutip dari akun @kemensosri pada Jumat (9/7/2021).


Dalam postingan yang sama, terlihat tampilan website yang muncul dari link pesan berantai. Di sana juga terdapat form pendaftaran Bansos PPKM sebasar Rp300 ribu.

"Telah bereda pesan berantai yang berisi form pendaftaran bantuam sosial PPKM Rp 300.000 dengan cara menjawab beberapa pernyataan pada situs https://bansos-ppkm.online/pembagian-subsidi/?PPKMjuli yang memuat logo Kementerian Sosial. Lalu pendaftar diminta membagikan ke teman melalui aplikasi WhatsApp yang kemudian mendapat konfirmasi untuk SMS," tulis Kemensos.

"Pesan tersebut adalah hoaks. Kementerian Sosial TIDAK PERNAH membuat website untuk pendaftaran penerima bantuan sosial Rp300.000 apalagi berbentuk pesan berantai," sambung tulisan tersebut.

Lebih lanjut, Kemensos juga menjelaskan bahwa bansos dari pemerintah dalam penanganan dampak pandemi ini memang ada. Pemerintahan mengeluarkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan memberikan perlindungan sosial.

"Salah satunya bentuk Bantuan Sosial Tunai (BST). Sejak April 2020, Kementrian Sosial menyalurkan BST senilai Rp300.000/bulan melalui PT Pos Indonesia."

"Untuk Tahun 2021, BST disalurkan bulan Januari hingga April. Kemudian BST ditambah dua bulan yakni pada Mei dan Juni yang disalurkan sekaligus di bulan Juli.

"Adapun penerima BST merupakan keluarga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang diusulkan oleh pemerintah daerah," sambung pesan Kemensos tersebut.

Simak informasi selanjutnya di halaman berikut ya, Bunda.

Tonton juga lima cara hasilkan uang dari tanaman hias dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

TAK HANYA UANG, PENERIMA BANSOS JUGA DIBERI BERAS
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Rekomendasi