sign up SIGN UP search


trending

Waspada Bun! Satgas COVID-19 Prediksi Munculnya Gelombang Ketiga di Akhir Tahun

Annisa Afani Senin, 11 Oct 2021 20:25 WIB
Corona Viruses against Dark Background caption
Jakarta -

Dalam beberapa waktu terakhir, perkembangan penularan virus COVID-19 di Indonesia memang membaik ya, Bunda. Akan tetapi, kita perlu waspada pada gelombang ketiga yang diprediksi akan muncul pada akhir tahun 2021.

Kekhawatiran ini dipicu oleh potensi tinggi mobilitas dan aktivitas di luar ruangan. Apalagi dengan adanya momen Natal dan Tahun Baru.

Enggak hanya itu, hal ini juga akan dibarengi dengan periode pergantian cuaca. Ini disebut bisa memengaruhi daya tahan tubuh dan kerentanan terhadap penyakit, Bunda.


"Ancaman gelombang ketiga yang diprediksi oleh para ahli akan terjadi di bulan Desember," kata Kepala BNPB dan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Letjen TNI Ganip Warsito, dikutip dari detikcom pada Senin (11/10/2021).

"Karena di situlah saat Nataru, di situlah adanya pergantian cuaca. Ini yang menjadi suatu ancaman peningkatan COVID-19," sambungnya.

Baim Wong Adzankan Anak Kedua

Walau mengancam dan mengkhawatirkan, Ganip optimis bahwa Indonesia bisa menghadapinya. Ia bahkan percaya bahwa risiko gelombang ketiga masih dapat dicegah dan dikendalikan sehingga tidak terjadi.

Katanya, kita perlu tegas dengan kunci pencegahan ledakan kasus ada pada mitigasi penularan COVID-19. Tak lain dan tak bukan yakni dengan penerapan protokol kesehatan ketat dan penggencaran vaksinasi.

"Tapi saya yakin dengan kekuatan dan pola penanganan yang sudah ditemukan, maka kita boleh yakin Desember tidak akan terjadi gelombang ketiga," ujar Ganip.

"Perkuat protokol kesehatan, perkuat tracing, tracking dan treatment-nya, kemudian perkuat vaksinasinya. Tiga itu rumusnya. Kalau itu kita sudah oke, saya yakin kita bisa mengendalikan COVID-19 ini," pungkasnya.

Tak hanya soal tanggal merah di akhir tahun, untuk mengantisipasi penularan COVID-19 pada tanggal serupa dalam waktu dekat, pemerintah juga membuat aturan, Bunda.

Ini berlaku pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal. Tahun ini, momen tersebut jatuh bertepatan pada tanggal 19 Oktober 2021. Itu artinya, akan ada hari libur nasional di pekan depan ya, Bunda.

Namun, perlu Bunda tahu nih, bahwa hari libur nasional peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini digeser oleh pemerintah menjadi Rabu, 20 Oktober 2020. Kebijakan ini diambil pemerintah sebagai langkah antisipasi meningkatnya penyebaran angka COVID-19, karena jika banyak hari libur berdekatan dengan momen libur weekend, ini akan membuat banyak orang tertarik untuk berlibur.

"Sebagai antisipasi munculnya kasus baru COVID-19, hari libur Maulid Nabi digeser 20 Oktober 2021," papar Kamaruddin melalui keterangan tertulis, Sabtu (9/10/2021).

Namun, ini bukan berarti momen Maulid Nabi jadi ikut digeser ke hari Rabu atau 13 Rabiul Awal ya, Bunda. Kamaruddin menegaskan bahwa pergeseran hari libur hanya untuk peringatan Maulid Nabinya saja.

Sedangkan Maulid Nabi Muhammad SAW tetap jatuh pada 12 Rabiul Awal atau pada Selasa pekan depan ya. "Maulid Nabi Muhammad Saw tetap 12 Rabiul Awal. Tahun ini bertepatan 19 Oktober 2021 M. Hari libur peringatannya yang digeser menjadi 20 Oktober 2021 M," ujarnya.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI. 

Bunda, simak juga efek samping pasca vaksin COVID-19 bagi Bunda menyusui dan cara mengatasinya dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/fir)
Share yuk, Bun!

Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!