HaiBunda

TRENDING

Fakta Pfizer untuk Vaksin Booster COVID-19, Kenali Yuk Bun

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 26 Jan 2022 12:30 WIB
Fakta Prizer untuk Vaksin Booster COVID-19/ Foto: iStock
Jakarta -

Pemerintah telah resmi menggelar vaksinasi booster atau suntik dosis ke-3, Bunda. Salah satu jenis vaksin yang digunakan sebagai booster adalah vaksin Pfizer nih.

Pfizer adalah jenis vaksin berbasis mRNA dari Amerika Serikat. Vaksin ini telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI).

Menurut Staf Medis Woman Health Service RSUPN, Dr Cipto Mangunkusumo, dr. Ilham Utama Surya, SpOG, Pfizer mengambil bagian genetik mRNA virus (mRNA) menjadi bentuk materi genetik.


"Vaksin ini bisa dikenali dan dimasukkan ke dalam tubuh. Saat masuk ke tubuh, vaksin dapat membuat sel tubuh mengenali bagian mRNA, sehingga terbentuk antibodi, sel T helper, dan sel sitotoksik," kata dokter Ilham kepada HaiBunda, beberapa waktu lalu.

Diharapkan antibodi ini dapat terbentuk di sel lain yang bisa membunuh virus. Vaksin ini diproses di sel dan membuat sel itu menjadi lebih mirip pada orang yang pernah sakit, jadi sel pertahanan tubuh akan lebih waspada.

Sebelum mendapatkan booster vaksin Pfizer ini, Bunda perlu mengenali dahulu nih fakta dan efek sampingnya ya. Nah, berikut 3 fakta dan efek samping vaksin ini.

1. Relatif aman dan bisa ditoleransi

Efek samping Pfizer dinilai cukup ringan dan relatif aman nih, Bunda. Vaksin ini dapat digunakan kelompok masyarakat immunocompromised atau rentan, seperti penyakit kronis, pengidap autoimun, komorbid berat, dan gangguan imunologi lainnya.

2. Memberikan efikasi 100 persen untuk remaja

Berdasarkan uji klinis fase 3, vaksin Pfizer diklaim memberikan efikasi 95,5 persen pada usia 16 tahun ke atas. Sementara pada anak dan remaja berusia 12-15 tahun, efikasinya mencapai 100 persen.

3. Perlu penyimpanan khusus

Menurut BPOM, vaksin Pfizer harus harus disimpan pada temperatur yang sangat rendah (ultra low temperature), yaitu minus 90 hingga 60 derajat celsius.

"Vaksin ini harus disiapkan oleh petugas kesehatan yang sudah dilatih menggunakan teknik tertentu dalam menangani rantai dingin, termasuk cara mencairkan, dan mengencerkan vaksin sebelum disuntikkan," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan, drg Widyawati, MKM.

Apa efek samping dari vaksin Pfizer ini ya, Bunda?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

Simak efek samping pasca vaksin bagi Bunda menyusui, dalam video berikut:

(ank/som)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Apakah THR Wajib Dizakati? Ini Hukumnya dalam Islam

Mom's Life Natasha Ardiah

Momen BCL Masak Rendang 7 Kg Jelang Lebaran, Habiskan Waktu hingga 6 Jam

Mom's Life Annisa Karnesyia

Suami Maissy Akhirnya Muncul, Ungkap Sudah Pisah Tempat Tinggal

Mom's Life Amira Salsabila

Resep Bomdong Bibimbap, Makanan Viral Baru yang Geser Popularitas Dubai Chewy Cookie

Mom's Life Amira Salsabila

Babymoon Tiba-tiba Jadi Tren di Korea Selatan, Ini Alasan di Baliknya

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Alasan Mengapa Orang Tua Harus Membiarkan Anak Mengalami Kegagalan

Alasan Warga Singapura Menolak Memiliki Anak di Tengah Krisis Kesuburan

Apakah THR Wajib Dizakati? Ini Hukumnya dalam Islam

Mengenal Gerakan Antivax, dari Sejarah hingga Dampaknya pada Kasus Campak

Resep Bomdong Bibimbap, Makanan Viral Baru yang Geser Popularitas Dubai Chewy Cookie

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK