sign up SIGN UP search


trending

5 Fakta Raffi Ahmad Dilarikan ke RS Usai Gendong Rafathar

Annisa Afani   |   Haibunda Kamis, 17 Mar 2022 21:19 WIB
Raffi Ahmad dan Gading Marten adu skil dalam peluncuran sponsor IBL di Jakarta, Kamis (6/1/2022). Keduanya melakukan lemparan bola. caption
Jakarta -

Raffi Ahmad dikabarkan baru saja menjalani operasi nih, Bunda. Belum lama ini, presenter kondang tersebut diketahui baru menjalani operasi akibat saraf kejepit yang dialaminya.

Menurut informasi, Raffi mengungkap awalnya ia alami sakit pinggang dan langsung melakukan pemeriksaan.

Setelah melakukan pemeriksaan di klinik khusus nyeri saraf dan tulang belakang, dokter mengatakan suami Nagita Slavinia itu mengidap saraf kejepit dan harus segera ditangani.


"Ini sakit karena ini sarafnya sedikit ketekan, ini saraf kejepitnya Mas Raffi," kata dokter yang menangani Raffi Ahmad sambil menunjuk hasil rontgen, seperti yang dilihat di Youtube pribadinya.

Untuk informasi selengkapnya, simak fakta-fakta yang Bubun rangkum berikut, ya.

1. Sakit pinggang usai main dengan anak

Sakit pinggang yang dialami Raffi Ahmad membuat dirinya harus dilarikan ke rumah sakit usai bermain dan menggendong anak pertamanya, Rafathar Malik Ahmad di rumah.

Melihat Raffi Ahmad yang mendadak sakit pada bagian pinggangnya dan mengeluhkan hal tersebut, Nagita Slavina langsung cepat tanggap dan membawa suaminya untuk mendapatkan perawatan.

Karena sakit yang luar biasa, Raffi Ahmad akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Nagita Slavina langsung menghubungi dokter andalan Raffi Ahmad yang biasa menangani suaminya itu.

"Kamu nanti ke sananya sama Pak Bembeng aja ya, aku di rumah sini," papar Nagita Slavina.

2. Dugaan penyakit lama kambuh

Raffi Ahmad sempat menduga dirinya lama tidak mengangkat beban berat sehingga penyakit lamanya kembali kambuh.

"Kayaknya kemarin aku sudah lama enggak gendong-gendong berat, terus ngangkat Rafathar. Rafathar kan sudah tambah besar, jadinya kan ini kecetit. Lumayan banget ini sayang sakitnya. Kayak kesemutan gitu lho," ungkap Raffi Ahmad.

3. Hasil pemeriksaan dokter

Sesampainya di rumah sakit, Raffi Ahmad langsung menceritakan apa yang terjadi padanya. Tak beberapa lama dirinya langsung menjalani pemeriksaan, Bunda.

Ternyata dari hasil pemeriksaan Raffi Ahmad mengalami saraf kejepit.

"Tadi sudah saya lihat MRI-nya. Ini sarafnya Mas Raffi memang ada bantalan yang menonjol. Ini lah yang menekan saraf Mas Raffi, jadi yang bikin sakit ya memang bantalan ini," ucap dokter tersebut.

4. Lakukan tindakan operasi

Tak lama kemudian dokter memberikan saran kepada Raffi Ahmad untuk segera dilakukan tindakan medis.

"Tenang, sekarang teknologi sudah bagus, pakai endoskopi. Prinsipnya kita tidak perlu melakukan sayatan bedah lagi," beber dokter tersebut.

Raffi Ahmad yang mendengar hal tersebut langsung tenang. Dirinya langsung menjalani proses tersebut. Setelah menjalani proses itu, ayah dua anak tersebut langsung dibolehkan pulang.

"Saya sarankan di rumah tetap hati-hati karena lukanya ada di tepi saraf," beber dokter tersebut.

5. Saran dokter

Karena langsung diizinkan pulang, Raffi Ahmad langsung merasa tenang. Setelah operasi, ia juga diberi beberapa saran oleh dokter. 

"Saya sarankan di rumah tetap hati-hati karena lukanya ada di tepi saraf," beber dokter tersebut.

Tidak hanya itu, dokter juga memberikan saran agar Raffi Ahmad melakukan istirahat total.

"Saran saya beberapa hari ini nggak usah pergi-pergi dulu, (bed rest) beberapa hari sampai lukanya sembuh," jelas sang dokter.

Dikutip dari laman Primaya Hospital, saraf terjepit, atau juga disebut radikulopati, terjadi ketika jaringan di sekitar saraf, seperti tulang, otot, tendon, dan tulang rawan, memberikan terlalu banyak tekanan pada suatu area saraf.

Tekanan tidak wajar ini akan mengganggu fungsi normal saraf. Bila ada saraf yang terjepit, tubuh lantas bereaksi dengan rasa sakit, mati rasa/baal, kesemutan, atau rasa seperti tersengat, dengan tujuan sebagai pertanda bahwa ada sesuatu yang salah di tubuh.

Saraf terjepit terjadi ketika ada terlalu banyak tekanan (kompresi) pada saraf oleh jaringan di sekitarnya. Jaringan ini dapat berupa tulang atau tulang rawan, otot maupun tendon.

Gejala yang bisa timbul antara lain:

  1. Mati rasa
  2. Kesemutan
  3. Rasa lemah
  4. Nyeri terpusat

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI. 

Bunda, simak juga kenapa penyalahgunaan lem bisa sebabkan kerusakan saraf dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/pri)
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!