Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

trending

Menguak Skandal Bank Digital Besar yang Berujung pada Pengunduran Diri Presiden

Dilla Atqia Rahmah   |   HaiBunda

Minggu, 08 Nov 2026 10:40 WIB

Businessman touching icon online banking and icon network connection, online payments, shopping and digital technology business on virtual screen dark blue background
Foto: Getty Images/iStockphoto/ipopba
Jakarta -

Presiden Paraguay Santiago Pena mengundurkan diri dari jabatannya pada Kamis, 5 November 2026. Keputusan pengunduran diri ini berkaitan dengan kolapsnya bank digital terkemuka di Paraguay.

Peristiwa pengunduran diri Santiago Pena sebagai Presiden Paraguay telah menarik perhatian publik. Seperti apa kaitan antara Santiago Pena dengan skandal bank digital besar ini? Mari simak informasinya, Bunda.

Mengenal Ueno Bank, bank digital yang kolaps hingga jutaan nasabah terdampak

Ueno Bank menjadi sorotan atas kaitannya dengan pengunduran diri Santiago Pena. Ueno Bank merupakan bank digital Paraguay yang dikenal sebagai perusahaan pemberi pinjaman digital. Bank ini telah berkembang dari perusahaan teknologi finansial (fintech) menjadi bank menengah di Paraguay.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Melansir laman NDTV World, Bank Ueno pertama kali diluncurkan pada 2021. Dibanding bank digital yang sedang berkembang lainnya di Paraguay, Bank Ueno jadi salah satu bank yang berkembang pesat. Bahkan, Bank Ueno telah memiliki sekitar 60 persen populasi dewasa Paraguay sebagai nasabah.

Per bulan Juni, Bank Ueno memiliki sekitar 3 juta pelanggan dan mengelola sekitar $850 juta dana publik, termasuk dana dari institusi negara dan badan terkait pensiun. Pertumbuhan bank yang sangat cepat membuatnya dikenal sebagai salah satu kisah sukses keuangan Paraguay. 

Namun dalam beberapa bulan terakhir, bank ini diawasi ketat oleh regulator karena diduga memberi pinjaman terlalu besar kepada perusahaan yang berkaitan dengan pemegang saham pengendalinya, Grupo Vázquez. 

Bank sentral Paraguay kemudian mengambil alih penanganan Bank Ueno. Hal ini dilakukan setelah menyimpulkan bahwa bank itu tidak memenuhi batas minimum modal yang harus dijaga. Akibatnya, jutaan nasabah untuk sementara tidak bisa mengakses rekening mereka.

Bank sentral juga menyatakan sedang berusaha memindahkan rekening nasabah Ueno ke lembaga keuangan lain. Proses ini membuat sistem perbankan secara keseluruhan tertekan dan menyebabkan beberapa aplikasi perbankan terganggu. 

Skandal Ueno Bank seret Presiden Paraguay Santiago Peña hingga mundur

Skandal Bank Ueno sebagai salah satu bank digital besar di Paraguay menyeret Presiden Paraguay, Santiago Peña, hingga berujung pada pengunduran diri. Sebelum menjabat sebagai presiden pada 2023 lalu, Peña adalah seorang ekonom sekaligus pemegang saham Grupo Vázquez hingga akhir Maret 2025.

Pihak Ueno Bank menyebut Peña tidak pernah memiliki hubungan langsung dengan bank sebagai pemegang saham atau investor. Di sisi lain, anggota parlemen oposisi menuduh Peña melakukan konflik kepentingan, penyalahgunaan dana pensiun, dan penutupan kasus institusional.

Peña berulang kali membantah adanya segala tuduhan tersebut. Ia menilai polemik ini sebagai eskalasi politik yang awalnya hanya masalah regulasi. Peña juga menegaskan bahwa penyelesaiannya semestinya lewat jalur pengadilan.

Saat ini, jaksa setempat sedang menyelidiki Santiago Peña atas kolapsnya Ueno Bank, namun Peña belum dibawa untuk diinterogasi. Jaksa juga telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk delapan eksekutif Ueno Bank minggu ini.

Sehari sebelum kabar pengunduran diri Santiago Peña beredar, anggota parlemen oposisi dan bahkan anggota partai Colorado milik Peña mengajukan mosi pemakzulan yang menuntut presiden bertanggung jawab atas runtuhnya Bank Ueno. Tekanan pemakzulan dari berbagai pihak semakin meningkat pada Kamis pagi (5/11/2026).

Akhirnya, pada hari yang sama Santiago Peña merilis video pengumuman pengunduran dirinya sebagai Presiden Paraguay.  

"Saudara-saudara senegara, hari ini saya berbicara kepada Anda di salah satu momen tersulit dalam hidup saya. Dengan hati yang tertuju pada Paraguay dan dengan keyakinan bahwa republik kita harus selalu didahulukan daripada siapa pun atau keadaan, saya memutuskan untuk mengajukan pengunduran diri saya sebagai presiden republik," kata Peña, seperti dikutip laman The Guardian.

"Saya melakukannya dengan mempertimbangkan stabilitas negara kita, perdamaian sosial, dan kebutuhan untuk melestarikan institusi demokrasi kita," sambungnya.

"Saya juga ingin meminta maaf kepada rakyat jika suatu saat saya gagal. Namun hari ini prioritas saya hanya satu hal: ketenangan pikiran rakyat Paraguay yang mempercayakan tabungan mereka kepada sistem keuangan kita. Harapan terbesar saya adalah agar dana tersebut kembali terjamin," tambahnya.

Belum ada informasi lebih lanjut tentang pengganti Santiago Peña sebagai presiden. Pengunduran diri Peña harus disetujui oleh Kongres. Apabila itu terjadi, wakil presiden Pedro Alliana yang akan menggantikannya. Alliana juga diduga terlibat dalam skandal Bank Ueno, tetapi ia membantahnya.

Sekitar satu jam setelah Peña mengumumkan pengunduran dirinya, majelis rendah menyetujui mosi pemakzulan dengan suara bulat, dan kini mosi itu diteruskan ke senat. Jika senat juga menyetujuinya, Peña akan kehilangan kursi senat dan kekebalan parlemennya meski sudah mundur, sehingga ia bisa diadili secara pidana di pengadilan biasa.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda