aktivitas

Ingin si Kecil Berprestasi? Ini Kuncinya, Bun

Radian Nyi Sukmasari Senin, 25 Sep 2017 - 17.56 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Semua orang tua pasti ingin buah hatinya jadi orang yang sukses. Saat memasuki usia sekolah, jadi suatu kebanggan tersendiri yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata ketika anak bisa berprestasi ya, Bun. Nah, supaya si kecil berprestasi, ada nih 'kunci' yang bisa kita lakukan sebagai orang tua.

Kunci utama mencetak anak berprestasi adalah asupan makanan bergizi. Apalagi, penelitian membuktikan anak yang berprestasi di sekolah dasar karena asupan gizi di dua tahun pertama kehidupannya tergolong baik dan bisa memenuhi kebutuhannya, Bun. Kita perlu ingat, dua tahun pertama usia anak jadi puncak perkembangan otaknya yang mencapai 80 persen lho.

Terus, apa gizi yang perlu kita berikan untuk si kecil? Sampai anak berumur 6 bulan, pastinya kita perlu memberi mereka ASI eksklusif. Kalau Bunda mau melanjutkan sampai anak umur 2 tahun, boleh banget. Setelah umur 6 bulan, anak sudah mendapat makanan pendamping ASI alias MPASI dan saat itu pula kita perlu mencukupi kebutuhan karbohidrat si kecil.

"Karbohidrat berguna menjaga kadar glukosa darah menjadi stabil. Kita perlu tahu, otak butuh glukosa sebagai bahan bakar," kata tim penulis buku 'Jurnal Program Nutritalk Tumbuh Kembang Optimal Ciptakan Pemimpin Andal' yang disusun Kelompok Kerja Jurnalis Penulis Kesehatan (K2JPK) dan Sari Husada'.

Apa lagi zat gizi lain yang bermanfaat buat perkembangan otak? Ada vitamin dan mineral, Bun. Vitamin B terutama B6, B12, dan asam folat berkontribusi terhadap berfungsinya sistem saraf dan memfasilitasi transfer impuls saraf. Vitamin E dan C sebagai antioksidan bisa meningkatkan memori dengan memperlambat penuaan sel-sel otak.

Baca juga: Anak Cerewet, Tanda Bakal Pintar Bergaul?

Makanan kaya vitamin E misalnya minyak zaitun dan minyak biji bunga matahari. Nah, sumber penting vitamin C di antaranya jeruk, kiwi, blackberry, dan stroberi. Selain itu, zat besi juga jadi salah satu mineral yang penting buat otak anak.

"Hal lain yang nggak kalah penting adalah kebutuhan cairan tubuh. Penelitian membuktikan tubuh yang kekurangan cairan 3 persen aja udah bisa memengaruhi kemampuan konsentrasi, daya ingat melemah, dan mengurangi kinerja otak. Untuk itu, penuhi kebuthan cairan tubuh dengan minum cukup dan makan buah serta sayur," kata tim penulis.

Di pagi hari, jangan sampai anak melewatkan waktu sarapannya ya, Bun. Secara khusus, studiu yang dilakukan pada anak dan remaja menunjukkan anak yang sarapan teratur punya kinerja yang lebih baik di sekolah. Nggak cuma itu, sarapan sehat bergizi seimbang juga bisa meningkatkan konsentrasi anak di sekolah.

Kita perlu tahu, sarapan yang sehat untuk anak nggak cuma mengandung karbohidrat tapi juga yang memiliki gizi lengkap termasuk protein, kalsium, vitamin B6, vitamin A, zink, dan zat besi. Baiknya, hindari makanan yang terlalu banyak mengandung natrium, garam, dan gula ya Bun. Contoh sarapan yang sehat adalah nasi plus lauk dan sayuran atau buah, sereal, juga susu.

Baca juga: Dulu Di-bully, Bocah Pecinta Serangga Ini Kini Berprestasi

(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi