aktivitas

Tips Supaya Anak Mau Belajar Tanpa Disuruh

Amelia Sewaka Sabtu, 16 Des 2017 - 07.08 WIB
Ilustrasi anak belajar/ Foto: thinksctock Ilustrasi anak belajar/ Foto: thinksctock
Jakarta - Kegiatan belajar di rumah yang dilakukan anak bisa bikin kita para orang tua heboh juga kan, Bun. Ya, kalau pas tiba waktunya belajar, anak mesti disuruh-suruh dulu. Bahkan, sampai harus adu otot sama Bunda atau Ayahnya.

Hmm, sebenarnya apa sih yang bisa kita lakukan supaya anak nggak perlu disuruh lagi untuk belajar? Jadi, udah timbul kesadaran dalam diri mereka untuk belajar.

Kalau kata psikolog anak Wikan Putri Larasati MPsi, melibatkan anak dalam membuat jadwal belajar bisa lebih menumbuhkan rasa tanggung jawab dan inisiatif pada anak untuk belajar, Bun.

"Sisipkan juga kegiatan refreshing di jadwal hariannya agar anak tidak merasa terbebani dalam menjalankannya," papar psikolog dari Biro Psikologi Castra Tangerang ini.



Orang tua dapat membantu menumbuhkan semangat belajar anak dengan cara memastikan terlebih dulu bahwa anak memiliki fasilitas belajar yang mendukung.

"Kayak meja atau area belajar yang nyaman, buku-buku pelajaran yang cukup lengkap, dan alat tulis memadai. Penerangan juga diharapkan cukup terang agar anak nyaman untuk belajar," ungkap Wikan saat berbincang sama HaiBunda.

Selain itu, pastikan bahwa suasana di lingkungan sekitar cukup kondusif, misalnya tidak ada TV yang menyala selama kegiatan belajar atau nggak ada anggota keluarga yang melakukan aktivitas dan menimbulkan kegaduhan.

Bahkan kalau bisa orang tua juga terlibat dalam kegiatan belajar anak, Bun. Seperti apa?

"Misalnya dengan ikut melakukan tanya jawab, membuatkan soal, juga dapat menumbuhkan motivasi belajar anak lho," papar Wikan.

Christina Tedja MPsi, psikolog klinis menambahkan, jika orang tua sibuk, maka diperlukan bantuan guru les atau semacamnya.

Memang, hendaknya sejak dini atau di awal masuk sekolah dasar anak sudah mulai dididik, diarahkan, dan dilatih untuk memiliki tanggung jawab sendiri dalam aktivitas belajar.


"Hal begini tidak terjadi dengan sendirinya dan instan. Memerlukan waktu, proses, konsistensi, kesempatan, dan keberanian orang tua sendiri dalam 'melepas' anak menjadi mandiri tanpa melalaikan prestasi," kata psikolog yang akrab disapa Tina ini.

Namun, jika si anak sendiri yang nggak mau belajar, kita harus apa?

Menurut Tina, tergantung seberapa mandiri, matang, dan bertanggung jawabnya anak kita saat ini, Bun. Kalau orang tua merasa selama ini anaknya udah mampu mempertanggungjawabkan semua prestasi dan sikapnya di sekolah dengan baik, maka ada baiknya kita percaya pada gaya belajar anak.

"Tapi kalau belum, maka anak perlu dipandu lebih jauh untuk belajar," ungkap Tina. (rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi