aktivitas

7 Hal Ini Perlu Banget Kita Ajarkan pada Anak

Melly Febrida 09 Apr 2018
7 Hal Ini Perlu Banget Kita Ajarkan pada Anak/ Foto: Thinkstock 7 Hal Ini Perlu Banget Kita Ajarkan pada Anak/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Disadari atau tidak suatu saat nanti anak akan hidup terpisah dari kita. Ya, misalnya saja saat anak kelak harus sekolah di kota lain. Atau ketika mereka harus bekerja di kota yang berbeda. Atau saat mereka memulai hidup baru dengan membangun keluarga kecilnya.

Karena itulah penting banget untuk mengajarkan kemandirian dan keterampilan hidup dasar pada anak-anak. Ya, jadi bukan sekadar mengajarkan ke anak bagaimana cara membaca, menulis, dan berhitung, tapi juga bagaimana melakukan keterampilan hidup dasar.

Nah, Bun, dikutip dari berbagai sumber, berikut ini berbagai hal yang perlu kita ajarkan ke anak:

1. Manajemen Waktu

Manajemen waktu perlu banget kita ajarkan sejak kecil. Soalnya sering kali orang dewasa stres karena tidak bisa mengelola waktunya dengan baik. Nah, jangan sampai anak kita saat dewasa banyak stres karena waktunya yang nggak ter-manage dengan baik.

Seorang ibu bernama Susan LM Goldberg bilang anak-anak sering terburu-buru karena memiliki segudang aktivitas. Untuk itu, kita perlu bantu mereka mengatur waktunya dengan baik sehingga semua aktivitas berjalan dengan baik tanpa harus terburu-buru dan stres.



"Saya ingin anak-anak kami menghargai waktu mereka dan tahu cara menggunakannya dengan bijak," ujar Susan.

2. Cara Membuat Sesuatu

Ada baiknya melibatkan anak dalam membuat sesuatu, Bun. Misalnya nih, mengajak anak memasak, sehingga kelak saat mereka hidup terpisah dari kita, mereka tahu caranya memasak makanan tertentu.

Atau saat ayahnya membuat meja dari kayu, nggak apa-apa anak ikut dilibatkan. Lagi-lagi agar mereka tahu caranya membuat sesuatu. Siapa tahu keterampilan ini berguna banget bagi hidupnya kelak.

7 Hal Ini Perlu Banget Kita Ajarkan pada Anak/7 Hal Ini Perlu Banget Kita Ajarkan pada Anak/ Foto: iStock


3. Merawat dan Memperbaiki Rumah

Hanya karena bikin kotor dan ribet, jangan sampai kita mengesampingkan peran anak dalam merawat dan memperbaiki rumah ya, Bun. Ya, nanti saat mereka dewasa, mereka akan tahu manfaatnya kenapa dulu kita selalu mengajak mereka merawat dan memperbaiki rumah.

Dengan nggak gampang mempekerjakan orang lain untuk memperbaiki sesuatu yang nggak beres di rumah, anak bisa menghemat lumayan banyak lho.

4. Perbaikan dan Perawatan Otomotif

Nggak ada salahnya sesekali ayah melibatkan anak-anak saat sedang mengutak-atik mobil atau sepeda motor. Dari sini anak akan tahu apa yang perlu dilakukan saat kelak di jalan sepeda motor atau mobilnya mogok.

7 Hal Ini Perlu Banget Kita Ajarkan pada Anak/7 Hal Ini Perlu Banget Kita Ajarkan pada Anak/ Foto: Thinkstock


5. Manajemen Keuangan

Kita juga perlu mengajarkan anak-anak dalam mengatur keuangan. Stt, Bunda perlu tahu, kebanyakan penasihat keuangan itu nggak punya latar belakang pendidikan keuangan. Ternyata kemampuan itu justru didapat dari rumah.



Dengan kemampuan mengatur keuangan, anak akan lebih menghargai uang. Anak juga akan paham bahwa tidak mudah mencari uang, sehingga perlu diatur sedemikian rupa sehingga nggak boros.

6. Pengetahuan Dasar Medis

Iya sih kita memang bukan dokter, tapi kita bisa memberikan tips dan pengetahuan dasar medis pada anak. Misalnya pengetahuan tentang makan sehat, lalu perawatan tepat saat mengalami diare atau campak.

Yang nggak kalah penting adalah pengetahuan tentang pertolongan pertama. Misalnya saah seseorang mimisan, sebaiknya kepala ditundukkan atau ditengadahkan. Juga saat melihat seseorang tersedak, anak bisa membantu mengatasinya.

7 Hal Ini Perlu Banget Kita Ajarkan pada Anak/7 Hal Ini Perlu Banget Kita Ajarkan pada Anak/ Foto: Thinkstock


7. Keterampilan Berpikir Kritis

Ini nggak kalah penting, Bun: keterampilan berpikir kritis. Jadi ketika melihat suatu persoalan, anak akan terbiasa mencari solusi dengan melihat akar permasalahannya.

Bahwa untuk sampai pada kesimpulan untuk solusi masalah, kita perlu menganalisis sesuatu dan mensintesiskan dengan pengalaman. Kalau anak nggak terbiasa berpikir kritis, mereka akan mudah diarahkan perilaku dan sikapnya oleh orang lain untuk tujuan tertentu, Bun. (vit/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi