Hypnoparenting belakangan menjadi perbincangan di dunia parenting. Sebuah metode yang bertujuan untuk membuat Si Kecil disiplin ini menuai banyak pro dan kontra.
Hingga kini, metode hypnoparenting mengundang banyak kontroversial. Tidak hanya di kalangan orang tua, tapi juga dari kalangan profesional. Sehingga, banyak orang tua yang kebingungan dengan metode ini.
Apa itu hypnoparenting? Apa saja manfaatnya dan bagaimana melakukannya?
Apa itu hypnoparenting?
Hypnoparenting adalah sebuah metode yang menggabungkan hipnoterapi dengan parenting untuk membantu orang tua dalam mengatasi masalah yang dihadapi oleh anak. Metode ini merupakan teknik penanaman sugesti kepada Si Kecil, agar dirinya merasa tenang dan lebih rileks.
Istilah ‘hypnoparenting’ sendiri muncul pada suatu sesi dalam acara Good Morning America, oleh Dr. Richard Besser, seorang Direktur Medis dan Kesehatan. Istilah yang cukup asing ini mengundang banyak perhatian. Tapi para ahli percaya, metode ini sebenarnya telah lama dilakukan oleh para orang tua.
Metode ini bertujuan untuk membantu orang tua mengerti dan mengontrol perilaku anak dengan cara yang positif dan produktif. Dengan Hypnoparenting, orang tua dapat menerapkan cara yang bertanggung jawab dan bijaksana untuk mengasuh anak.
Hypnoparenting juga membantu orang tua untuk memahami dan mengelola emosi anak dengan cara yang lebih efektif. Metode ini berpeluang mengubah persepsi orang tua tentang perilaku Si Kecil. Penggunaan metode yang berbasis kepada kepercayaan ini diharapkan meningkatkan rasa percaya diri dan meningkatkan komunikasi antara orang tua dan anak.
Hypnoparenting juga dipercaya dapat membuat orang tua memahami anak-anak mereka lebih baik dan membangun hubungan yang lebih erat dengan mereka. Bunda juga bisa menetapkan batas-batas yang jelas dan mengajarkan Si Kecil tentang tanggung jawab.
Selain itu, hypnoparenting dapat membantu Bunda untuk menumbuhkan rasa hormat dan menghormati keputusan Si Kecil.
Apakah hypnoparenting efektif?
Ketika Bunda mulai menggunakan hypnoparenting untuk membantu Si Kecil, jawabannya tergantung pada situasi individu. Jika seorang anak terus memiliki masalah yang berulang-ulang, mungkin tidak ada salahnya untuk mencoba hypnoparenting.
Hypnoparenting bisa menjadi cara yang efektif untuk menangani masalah perilaku dan emosi, dan membantu orang tua mencapai tujuannya agar menjadi lebih bijaksana dalam berkomunikasi dengan Si Kecil.
Seperti halnya semua pola pengasuhan, hypnoparenting harus digunakan dengan hati-hati dan dengan bijaksana. Bunda harus selalu berkomunikasi dengan Si Kecil mengenai masalah yang dihadapi. Selain itu, Bunda juga perlu memastikan bahwa Si Kecil merasa nyaman dan aman dalam menjalaninya.
Hypnoparenting bukanlah obat ajaib untuk semua masalah emosi dan perilaku Si Kecil. Bunda dan pasangan harus tetap berpegang pada prinsip-prinsip pendidikan yang bijaksana seperti memberikan batasan yang jelas dan konsisten dalam mendidik Si Kecil.
Dengan demikian, hypnoparenting harus digunakan hanya ketika orang tua yakin bahwa ini adalah cara yang tepat untuk menangani masalah anak mereka. Jika Si Kecil ternyata kembali mengalami masalah yang sama, hypnoparenting mungkin tidak akan menjadi cara yang tepat untuk menyelesaikan masalahnya.
Dalam jurnal yang berjudul Hypnosis and Parents: Pattern Interrupts, orang tua yang menggunakan hipnosis dalam pola pengasuhan akan menimbulkan banyak pertanyaan yang wajib dipertimbangkan.
Hal ini berarti, pada dasarnya Bunda harus mengingat bahwa hypnoparenting bukanlah obat ajaib dan harus digunakan hanya sebagai metode pengasuhan.
Cara menerapkan hypnoparenting
Berikut ini adalah beberapa cara untuk menerapkan Hypnoparenting kepada Si Kecil:
1. Membangun hubungan
Bunda dapat membangun hubungan dengan Si Kecil dengan mendengarkan dan menghargai pendapatnya. Bunda juga harus mengajari Si Kecil untuk mengekspresikan emosinya dengan baik dan menghargai pikiran dan perasaan orang lain.
2. Menciptakan situasi yang lebih menenangkan
Dengan hypnoparenting, Bunda bisa menciptakan suasana yang lebih tenang dan menghindari situasi yang bisa memicu konflik. Ini akan membantu Si Kecil untuk merasa lebih nyaman dan pastinya lebih mudah untuk mengambil keputusan yang benar.
3. Memahami emosi Si Kecil
Bunda diharapkan mampu memahami emosi Si Kecil dan mengontrol emosi mereka sendiri. Karena harus mengerti dan menghargai perasaan Si Kecil dan menghindari menyalahkan atau menghakimi.
4. Berbicara dengan cara positif
Ini adalah inti dari hypnoparenting. Bunda perlu berbicara dengan Si Kecil dengan cara yang positif dan menghormati segala perasaan dan pikiran yang dimilikinya. Ini akan membantu Si Kecil untuk merasa dihargai dan nyaman. Beberapa contohnya adalah:
“Sayang, kan kamu sudah malam. Tidur yuk, biar besok bisa bangun pagi.”
“Nak, jangan khawatir ya. Kamu pasti bisa mengerjakan ujian besok.”
5. Memberikan pujian
Bunda bisa secara teratur bicara kepada Si Kecil tentang hal-hal yang mereka lakukan. Ini akan membantu Si Kecil untuk merasa lebih percaya diri dan menerima kritik secara positif. Contohnya:
“Kakak hebat deh, sudah bisa berangkat pulang sekolah sendiri.”
“Besok kalau ada teman yang berantem, kamu jangan ikutan ya kak. Tahan emosinya ya kak.”
Tips hypnoparenting
Hypnoparenting bukanlah metode atau teknik yang mudah untuk dilakukan. Berikut adalah beberapa tips hypnoparenting yang dapat membantu Bunda menciptakan lingkungan keluarga yang lebih sehat.
1. Ciptakan lingkungan yang lebih positif
Lingkungan yang positif secara keseluruhan merupakan kunci dalam hypnoparenting. Ini berarti menciptakan suasana keluarga yang hangat dan ramah, yang menghargai dan menghormati semua anggota keluarga. Carilah cara untuk menyampaikan pesan yang positif dan memotivasi Si Kecil untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
2. Jadilah contoh yang baik
Sebagai orang tua, Bunda harus menjadi contoh yang baik bagi Si Kecil. Jangan ragu untuk menunjukkan perilaku yang baik dan membantu Si Kecil mengembangkan keterampilan perilaku yang baik.
3. Pasang batasan yang jelas
Batasan yang jelas dan konsisten sangat penting untuk menciptakan suasana keluarga yang sehat. Batasan ini akan membantu memastikan bahwa Si Kecil tahu apa yang diharapkan dari mereka dan akan membantu menghindari masalah perilaku yang berpotensi mengganggu.
4. Hindari berbagai bentuk pemaksaan
Satu hal yang pasti dan perlu Bunda ingat adalah bahwasanya tidak ada yang bisa memaksa Si Kecil untuk melakukan apa pun yang kita inginkan. Pemaksaan akan membuatnya merasa tidak nyaman dan tidak memiliki kontrol atas situasi.
Jika Bunda ingin mendapatkan hasil yang diinginkan, lebih baik untuk mencari cara untuk menjelaskan tujuan Bunda dengan baik dan mengajak Si Kecil untuk berdiskusi.
Dengan mengikuti beragam tips hypnoparenting di atas, Bunda dapat membuat lingkungan keluarga yang lebih sehat dan harmonis. Dengan menciptakan suasana yang positif, membuat batasan yang jelas dan mendapatkan bantuan profesional jika diperlukan, Bunda dapat mencapai tujuan parenting yang Bunda inginkan.
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
TERPOPULER
10 Kata yang Sering Diucapkan Tanpa Sadar Bisa Menyakiti Perasaan Orang Lain
Terpopuler: Potret Laura Theux Lulus Kuliah Usai Jadi Bunda
5 Potret Sophia Anak Sisca Kohl & Jess No Limit, Selalu Curi Perhatian Netizen
Tanda-tanda Rumah Tangga Diganggu Jin Dasim dan Cara Mengatasinya
Potret Brandon Salim dan Dhika Himawan Unboxing Perlengkapan Bayi Jelang Kelahiran Anak
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Lip Tint, Pas untuk Makeup Look Lembut
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomedasi Susu Program Hamil untuk Dukung Keberhasilan Promil
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
Review Eomma Head to Toe Happiness, Sampo & Sabun Mandi untuk Perawatan Bayi
Firli NabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lipstik Warna Muted, Ada Pilihan Bunda?
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
PROTERAL Junior, Solusi Nutrisi untuk Si Kecil yang Suka Pilih-pilih Makan
Tim HaiBundaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Potret Jason Anak Nana Mirdad dan Andrew White yang Baru Ultah ke-19
10 Kata yang Sering Diucapkan Tanpa Sadar Bisa Menyakiti Perasaan Orang Lain
7 Grup K-Pop Comeback di 2026: BIGBANG, EXO, BTS, hingga BLACKPINK
Terpopuler: Potret Laura Theux Lulus Kuliah Usai Jadi Bunda
5 Potret Sophia Anak Sisca Kohl & Jess No Limit, Selalu Curi Perhatian Netizen
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Kebiasan Bangun Tidur Ini Bisa Picu Serangan Jantung, Ubah Pola Hidupmu
-
Beautynesia
Transformasi Gaya Yujin IVE Saat Jadi MC SBS Gayo Daejeon Selama 4 Tahun Berturut-turut
-
Female Daily
Siap Ketemu Kim Seon Ho dan Go Youn Jung di Jakarta? Catat Informasi Ini!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Influencer Hilangkan 8 Rusuk Demi Pinggang Kecil, Tren yang Mengkhawatirkan
-
Mommies Daily
Kaleidoskop 2025: 25 Selebriti yang Menikah dan Bercerai di tahun 2025