cerita-bunda

Daftar Pemenang HaiBunda Happy Hour 24 Juli 2019

Muhayati Faridatun Rabu, 24 Jul 2019 17:01 WIB
Daftar Pemenang HaiBunda Happy Hour 24 Juli 2019
Jakarta - Dalam rangka HaiBunda berbagi kebahagiaan, HaiBunda menggelar HaiBunda Happy Hour sepanjang 15 - 26 Juli 2019. Program menarik ini berlangsung mulai pukul 13.00 - 16.00 WIB, dengan giveaway berupa enam tiket Trans Snow World setiap harinya.

Pada periode hari ini, Rabu, 24 Juli 2019, topik yang dibahas tentang hadiah dan saat momen apa biasanya Bunda berikan pada si kecil. Para pembaca HaiBunda sudah menyampaikan pendapatnya di kolom Komentar. Jawabannya beragam dan menarik banget lho, bisa Bunda lihat di sini.

Nah, berikut enam bunda dengan komentar terbaik yang berhak mendapat giveaway tiket Trans Snow World:


1. Hesti

Hallo anakku kini usia 1thn. ⁣Menurut saya anak harus sering diberikan reward, karena dengan reward akan memacu anak untuk menjadi lebih baik. Tapi reward yg saya berikan tidak selalu bentuk hadiah. Yg saya berikan kpd anak adalah dg ucapan, pelukan, dan ciuman. Krn dg ucapan yg baik seperti memberi sugesti positif ke anak. Anakku selalu senang jika melakukan sesuatu berhasil dan saya langsung memuji sambil memeluk. Dg pelukan menjadikan anak merasa nyaman dan aman bersama kita sebagai orangtuanya. Dg menciumnya dia merasakan kasih sayang dari kedua orangtuanya. Karena saya selalu menerapkan hal itu walaupun sekecil apapun.

2. Ratna Suminar

Reward memang tidak selalu berkenaan dengan uang, barang atau materi semata. Namun pemberian reward juga harus melihat situasi, kondisi serta usia anak. Untuk anak saya yang masih berusia dibawah 2 tahun, reward dengan kata-kata pujian dirasa cukup. Namun berbeda dengan anak saya yang sudah memasuki usia sekolah, dimana biasanya lingkungan sekolah turut mempengaruhi keinginan anak dalam menentukan reward atau sesuatu yang diinginkan, tapi tidak semua keinginan anak tersebut harus dipenuhi orangtua. Reward yang diberikan juga harus sesuai dengan kemampuan orangtua dan kesepakatan bersama anak itu sendiri, jadi semua sama-sama senang, anak senang dengan reward yang diberikan dan orangtua pun tidak keberatan dengan reward yang diberikan kepada anak. Reward diberikan agar anak menjadi lebih baik, bukan dengan memanjakan anak dengan keinginan yang harus selalu dipenuhi oleh orangtua.

3. Setiya Rini

Aku adalah ibu dari putraku yang sekarang sudah berusia 12 tahun. Sejak masih balita sampai saat ini ia sulit sekali jika akan dipotong rambutnya sehingga selalu saja ada drama saat waktu untuk memotong rambutnya tiba bahkan aku harus memutar otak mencari & memilih reward yang tepat agar ia mau melakukannya. Adapun reward yang aku berikan biasanya berupa makanan & minuman kesukaannya seperti ayam goreng & orange jus, terkadang juga aku ajak traveling ke suatu tempat ataupun sekedar jalan-jalan ke mall sambil makan bersama di resto favorit kami & mampir ke toko buku untuk membeli buku cerita kesukaannya.

4. Titin Suhartini

Dear HaiBunda , aku salah satu Ibu yg memang biasa memberikan reward kepada si kecil. Namun, pemberian reward tersebut hanya pada saat momen tertentu saja dan pemberiannya tidak dalam bentuk nilai uang. Salah satu momen ku memberikan reward kepada si kecil adalah saat ia bisa menghatamkan satu juz hafalan surat nya. Si kecil ku yg kini berusia 5 tahun sedang giat mewujudkan mimpi nya menjadi penghafal Quran. Karenanya, untuk memberikan motivasi padanya setiap ia khatam menghafalkan satu juz surat ku beri ia reward. Reward yang ku berikan biasanya memberikannya barang sederhana yg ia sukai, yakni peralatan melukis. Ia yang bercita-cita menjadi penghafal Quran atau Hafidzah, juga sangat menyukai kegiatan melukis. Karena nya, ku hadiahi ia peralatan melukis setiap ia berhasil menuntaskan hafalan 1 juz nya. Sebisa mungkin ku berikan ia reward yg memang ia sukai dan bermanfaat untuknya. Dan sebagai Ibu ku selalu berupaya mendukung setiap impian si kecil.

5. Dewi Rainy

Menurut saya anak harus sering diberikan reward, karena dengan reward akan memacu anak untuk menjadi lebih baik. Saya lebih sering memberikan reward dalam bentuk liburan atau makan di tempat yang menyediakan tempat permainan anak. Karena jika reward diberikan dalam bentuk barang, bisa jadi barang tersebut mudah dilupakan atau anak menjadi bosan. Tetapi jika diberikan waktu liburan, selain memanfaatkan waktu bersama keluarga, biasanya anak juga akan dibelikan barang yang dilihat saat bermain di tempat liburan tersebut. Melihat anak gembira menikmati liburan di tempat permainan, saya pun sebagai orangtua menjadi bahagia. Dan anak pun menjadi termotifasi dengan reward liburan setelah berhasil melakukan sesuatu. Dan reward liburan yang belum kesampaian untuk anak saya adalah memberikan reward liburan ke Trans Snow World. Semoga Hai Bunda berkenan memberikan reward kepada anak saya. Terima kasih Hai Bunda

6. Alfa Fransisca

Hai HaiBunda, menurutku memang tak selalu uang yang jadi hadiah prestasi anak.. Berhubung putraku berumur 1 tahun dan sedang belajar berjalan, aku senang sekali memberi apresiasi lewat pujian jika ia mau mencoba walau pasti jatuh (lagi).. Aku merasa lewat pujian melalui kata-kata maupun non verbal seperti tepuk tangan membuat anakku mau selalu berani mencoba.. Dan aku yang memang berprofesi sebagai guru pun selalu mengapresiasikan keberhasilan murid-muridku dengan kalimat pujian, tepuk tangan atau gabungan keduanya.. Menurutku pujian adalah kata ajaib yang membuat anak akan jadi berani, pantang menyerah dan mau mencoba kembali bahkanlebih termotivasi untuk lebih baik lagi di setiap kesempatan yang mereka miliki.. Dan semakin banyak kalimat baik yang terucap dari diri kita pasti akan banyak kebaikan yang akan kita terima setiap harinya.. Yukz membagikan kebaikan untuk anak kita supaya menjadi anak yang tumbuh dan berkembang dengan baik.. -Mama Petra- (muf/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi