cerita-bunda

Daftar Pemenang HaiBunda Happy Hour 26 Juli 2019

Ratih Wulan Pinandu Jumat, 26 Jul 2019 16:00 WIB
Daftar Pemenang HaiBunda Happy Hour 26 Juli 2019
Jakarta - Dalam rangka HaiBunda berbagi kebahagiaan, HaiBunda menggelar HaiBunda Happy Hour sepanjang 15 - 26 Juli 2019. Program menarik ini berlangsung mulai pukul 13.00 - 16.00 WIB, dengan giveaway berupa enam tiket Trans Snow World setiap harinya.

Pada periode hari ini, Jumat, 26 Juli 2019, topik yang dibahas tentang berbagi pengalaman seputar untung rugi memberi rewards untuk anak. Para pembaca HaiBunda sudah menyampaikan pendapatnya di kolom Komentar. Jawabannya beragam dan menarik banget lho, bisa Bunda lihat di sini.

Selamat ya para bunda pemenang!


1. Apti Harnili

Penting sekali sih memberi reward tp masih batas wajar. karena manfaat reward sbb : ⁣Manfaat reward untuk anak adalah : 1. Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Ketika seorang anak mendapatkan reward dari orang tua ataupun gurunya maka otomatis dia akan semakin termotivasi untuk semakin giat belajar dan mempertahankan prestasinya itu. Bagi anak yang belum berprestasi pun sama mereka bisa menjadi termotivasi untuk semakin giat belajar agar menjadi berprestasi dan mendapat reward seperti temannya yang berprestasi. 2. Meningkatkan Jiwa Kompetitif Anak Melalui pemberian reward juga jiwa kompetitif atau jiwa saing seorang anak akan meningkat 3. Penghargaan Terhadap Diri Anak Melalui pemberian reward tentu saja anak akan merasa gembira. Selain itu ia juga akan merasa dihargai, belajar yang ia lakukan dengan tekun dan penuh ⁣perjuangan mendapatkan sebuah penghargaan.

2. Eka Suryani

⁣Hai... @HaiBunda Kenalin aku adalah ibu rumah tangga yang memiliki seorang anak laki-laki berusia 4 tahun yang lagi super aktifnya. Kira-kira menurut bunda yang lain disini penting gak sih memberikan reward???hem.... menurutku sih penting pake banget hehehe berarti penting banget dong?? iya emang penting banget lho memberikan reward untuk anak? kenapa penting? karena dari reward sang anak jadi lebih semangat untuk mencapai sesuatu yang belum ia bisa. Karena reward juga nih sang anak jadi lebih bisa mandiri dan disiplin. Tapi perlu diingat ya bunda untuk tidak berlebihan memberikan reward. Berilah hadiah yg sesuai dngan kebutuhannya dan yang ada manfaatnya klo ngasih pujian kasih pujian yg sewajarnya ya agar anak tidak menjadi sombong dan cepat merasa puas dalam pencapaiannya. Jadi apapun bentuk rewardnya cukup berikan sewajarnya dan berikan secara proposional. Agar anak tidak mudah terbuai dengan iming iming pujian maupun hadiah.

3. Imah Fitriyani

⁣saat anak-anak kita bertingkah laku baik mengapa kita, sebagai orangtua, tidak mencoba untuk memberikan penghargaan? Tentu saja penghargaan itu haruslah tulus, tanpa prasangka bahwa penghargaan atau hadiah akan membuat mereka menjadi manja. reward ga harus dengan benda dengan kata2 penuh kasih sayang jg anak sudah merasa sangat senang. jadi dibuat tabel kelakuan baik. setiap ada 7 kelakuan baik ada reward berupa ice cream atau makanan kesukaan dia atau bahkan bisa pergi jalan2 ke suatu tempat. dan bisa melatih dia untuk rajin belajar meningkatkan jiwa kompetitif anak. dan anak semakin senang melakukan hal baik. disiplin. dan giat belajar bahkan membantu bunda dan ayahnya. tapi ingat tetap ada batasan.

4. Ulfi Indriani

⁣Hai Bunda! Bagi saya, ⁣memberikan rewards utk anak itu penting, asalkan bijak & proporsional. Contoh, ketika kmrn menjelang acara pensi di sekolah, saya memotivasi si sulung yg typenya pemalu dgn menjanjikannya reward rekreasi kalau dia berani tampil dgn suara lantang ketika membaca hafalan do'a harian. Dan yess berhasil! Noted: Reward bukanlah rayuan kosong, namun harus ditepati. Pun sbnrnya, rewards gak slalu dlm bentuk materi. Ketika anak membuang sampah pd tempatnya, saya langsung memberinya reward berupa acungan jempol sambil bilang, "good job!" disertai ucapan "Alhamdulillaah, adek disayang Allaah krn sudah buang sampah ke tempatnya. Krn Allaah mencintai kebersihan." Jadi, bs juga menyisipkan nilai2 agama ke dlm reward tsb, agar ketika dewasa nanti, mereka melakukan suatu kebaikan bukan lg krn berharap materi semata, namun krn mengharap sesuatu yg tak ternilai oleh materi, yaitu ridho Allaah Swt. Dan inilah tujuan sbnrnya & motivasi terbesar dlm melakukan setiap kebaikan.

5. Asti Widiandita

Hmmm.. agak tricky ya bunda mengenai reward ini.. Tapi kalau saya pribadi, reward saya berikan untuk sesuatu yang ditakuti anak (lebih sebagai bujukan), bukan sebagai hadiah karena sesuatu yang baik. Seperti jika rapor bagus,membantu di rumah atau anak berpuasa, itu saya kasih pujian, bukan reward, karena kalau kasih reward takut ke depannya dia melakukan hal tersebut hanya demi reward.Saya beberapa memberikan reward pada anak ketika anak harus dicabut giginya dan dia takut, vaksin, dan harus ambil darah ketika sakit. pernah saya berikan reward berupa nonton film(waktu itu pas ada film anak di bioskop), atau boleh bebas ambil 2 item pilihan anak di minimart (bisa eskrim, snack, dll). So far anak2 jadi lebih mudah dibujuk, hehe.

6. Intan Lestari

Menurut saya reward memang diperlukan, namun harus dipertimbangkan juga dampak baik - buruk dari reward yang diberikan, reward juga harus mempertimbangkan waktu pemberian yang tepat dan usia anak. Pemberian reward yabg terlalu berlebihan juga tidak baik secara psikologis, karena bisa jadi anak akan berorentasi pada hasil pencapaian ketimbang sebuah proses dari pencapaian itu sendiri. Jadi sebagai orangtua saya juga harus bijak memberikan reward kepada anak, tidak berlebihan, yang pasti disesuaikan dengan usia dan kebutuha⁣n anak. Dan yang terpenting orangtua harus mengetahui dan mampu menilai suatu proses atas pencapaian yang telah anak lakukan. Terakhir orangtua harus memliki tujuan dari pemberian reward tersebut, misalkan saya memberikan reward berupa buku bacaan yang bertujuan agar anak lebih rajin lagi membaca buku.

[Gambas:Video 20detik]

(rap/rap)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi