cerita-bunda

Pesan Almarhumah Ibu Jadi Pelajaran Hidup Aku untuk Selalu Bersyukur

Annisa Karnesyia Rabu, 01 Jan 2020 20:40 WIB
Pesan Almarhumah Ibu Jadi Pelajaran Hidup Aku untuk Selalu Bersyukur
Jakarta - Bunda, perkenalkan namaku Dian. Tahun 2019 menjadi waktuku merasakan segala nikmat dari Allah SWT.

Rasa syukur adalah pelajaran hidup yang aku dapat dari almarhumah ibuku di tahun ini. Pesan beliau tidak akan pernah kulupakan.

Ilustrasi potret ibu dan anakIlustrasi potret ibu dan anak/ Foto: iStock

"Cara bersyukur yang paling baik adalah membantu orang mendapatkan kebahagiaannya lalu bersiaplah mendapat banyak kebahagiaan yang tak terbayang dari Allah," kata ibuku dulu.


Tahun ini adalah tahun yang berat sekaligus membahagiakan. Aku memutuskan hijrah dan memulai semua dari nol.

Pertama tentang bisnis bakso yang aku mulai dengan modal Rp100 ribu. Perlahan-lahan usaha ini berkembang dari mulanya hanya menawarkan dagangan dari rumah ke rumah.

Kini aku sudah memiliki karyawan sendiri. Semuanya adalah para janda yang tidak memiliki pekerjaan.

Setelah itu, aku mulai menerapkan pesan almarhumah ibu, untuk membantu orang. Bersama teman-teman, kami berhasil mengumpulkan buku cerita untuk diberikan pada anak-anak dengan thalasemia. Salah satu cara untuk terapi mereka.

Tak hanya itu yang ku syukuri. Aku juga mendapatkan suami yang baik setelah penantian panjang dan mertua yang sangat penyayang.


Kebahagiaan dan rasa syukur semakin bertambah karena saat ini aku sedang hamil. Tak mudah, karena aku pernah gagal berulang kali untuk mendapatkan momongan.

Tahun ini, setiap hari aku selalu bersyukur dan berjanji pada Allah akan menjaga, merawat, dan mendidik amanah atau anak dalam kandungan ini sebaik-baiknya.

Alhamdulillah ya Robb atas segala nikmat-Mu.

(Cerita Bunda Dini Wikartaatmadja)

*Bunda yang ingin berbagi kisah seputar rumah tangga dan parenting di Cerita Bunda, bisa kirimkan langsung ke email redaksi kami di redaksi@haibunda.com Cerita paling menarik akan mendapat voucher belanja dari kami. dengan subjek Cerita Bunda. Ssst, Bunda yang tidak mau nama aslinya ditampilkan, sampaikan juga di email ya. Cerita yang sudah dikirim menjadi milik redaksi kami sepenuhnya. (ank/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi