HaiBunda

HAIBUNDA SQUAD

Tips Pendidikan & Perkembangan Anak Tetap Optimal Saat Pandemi, Yuk Tanya Ahli

Muhayati Faridatun   |   HaiBunda

Selasa, 26 Jan 2021 11:59 WIB
Ilustrasi belajar online saat pandemi/ Foto: Getty Images/staticnak1983
Jakarta -

Pendidikan dan perkembangan anak jadi terhambat selama pandemi COVID-19? Inilah yang Bubun rasakan selama hampir setahun terakhir. Apakah Bunda juga mengalami?

Bagi anak-anak, terutama usia pra sekolah dan sekolah dasar, belajar online di rumah tentu jauh berbeda dengan di sekolah. Selama pandemi, mereka tak bisa bertemu langsung dengan teman-teman, belajar, dan bermain bersama seperti sebelumnya.

Ya, mereka hanya bisa tatap muka secara virtual dan itu pun saat pembelajaran berlangsung. Wajar kalau mereka sibuk saling menyapa atau ngobrol, padahal Bapak/Ibu guru sedang menjelaskan materi pelajaran. Kadang, mereka ramai berteriak karena belum dapat giliran menjawab.


Terbayang kan, Bunda, kelas online malah jadi tidak kondusif. Beda banget kalau kondisinya di sekolah, Bapak/Ibu guru bisa langsung membuat anak-anak tertib dengan caranya masing-masing.

Menurut penjelasan sosiolog Prof. George Ritzer, 'McDonaldization' terjadi saat prinsip-prinsip industri makanan cepat saji, yakni efisiensi, kuantifikasi, kontrol, kenyamanan, dan kecepatan, mendominasi lebih banyak sektor kehidupan kita saat ini, termasuk pendidikan anak.

"Pendidikan online adalah lambang McDonaldization: murah, mudah, dan cepat. Itu juga kalengan, diformulasikan, dan mengasingkan," kata Ritzer, dikutip dari Psychology Today.

Sementara itu, dikatakan sosiolog Deborah J. Cohan, Ph.D., mengajar adalah tentang menghubungkan. Proses belajar mengajar mencakup komunitas, cinta, pikiran, hati dan tubuh, suara dan jiwa. Lalu, bagaimana dengan sekolah online?

"Pengajaran online tidak mengandung semua ini," ujar Cohan.

Meski hampir setahun menghadapi situasi ini, rasanya orang tua masih harus ekstra adaptasi dengan pembelajaran online. Karena pada dasarnya, sebagian besar orang tua tak punya kemampuan mengajar seperti Bapak dan Ibu guru di sekolah. Bunda setuju?

Jadi, kita juga dituntut untuk selalu mengasah kemampuan dan emosi selama mendampingi anak-anak sekolah online. Tujuannya agar pendidikan dan perkembangan anak tetap optimal saat pandemi. Nah, bagaimana caranya ya?

Bunda bisa konsultasi langsung dengan Montessori Trainer dan Child care supervisor and consultant di Modern Montessori International (London), Emmanuela KR Widyantari, Mont.Dipl., di Live Chat HaiBunda pada Jumat, 29 Januari 2021, mulai pukul 19.00 WIB.

Emmanuela KR Widyantari/ Foto: Dok. Pribadi

Dengan tema: Pendidikan Anak Tetap Menjadi Prioritas di Masa Pandemi, event ini akan berlangsung di aplikasi HaiBunda. Bunda sudah download? Kalau belum, buruan yuk download apps HaiBunda di Play Store atau App Store.

Catat tanggalnya dan siapkan pertanyaan ya, Bunda...

Simak juga cara asik menumbuhkan minat baca anak saat pandemi, dalam video di bawah ini:

Foto: Mia Kurnia Sari
(muf/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

Mom's Life Arina Yulistara

3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

Parenting Annisa Karnesyia

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia

Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat

5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama

7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK