sign up SIGN UP search


haibunda-squad

Jangan Sepelekan Bun, Ini 7 Akibat Gizi Ibu Hamil Tak Terpenuhi

Muhayati Faridatun Rabu, 24 Feb 2021 17:01 WIB
Full of vitamins. Energetic good looking pregnant woman eating her meat while carrying plate in a hand and relaxing against the window caption
Jakarta -

Setiap ibu hamil sangat perlu memperhatikan pola makan, demi menjaga kesehatan tubuh dan janin dalam kandungan. Tahukah, Bunda, kalau bumil hobi makan makanan tidak sehat, maka anak yang dilahirkan berisiko mengalami masalah kesehatan jangka panjang.

Sebuah penelitian menunjukkan, dampak terburuk ibu hamil tidak mengonsumsi makanan sehat yakni anak bisa mengidap penyakit yang sulit disembuhkan. Dilansir Science Daily, gangguan kesehatan itu termasuk obesitas, juga peningkatan kadar kolesterol dan gula darah.

Ini terbukti dalam sebuah studi pada 2007, yang diterbitkan dalam American Journal of Obstetrics & Gynecology, yakni semakin banyak kenaikan berat badan ibu hamil, maka makin tinggi pula risiko anak yang dilahirkan mengidap obesitas di kemudian hari.


"Penelitian kami pasti sesuai dengan studi epidemiologi, yang menghubungkan berat badan anak-anak dengan orang tua mereka," ujar Profesor Neil Stickland.

Sementara itu, dr.Stephanie Bayol meyakini, obesitas dan kesehatan yang buruk itu bukan berarti tak bisa dihindari. Ia mengingatkan, ibu hamil penting banget untuk menjaga diri dan menjalani gaya hidup sehat.

"Itu berarti, ibu harus makan dengan bertanggung jawab saat hamil," katanya.

Bunda perlu tahu juga nih, nutrisi yang baik bisa membuat bumil menjalani kehamilan lebih sehat dan nyaman. Dengan memenuhi kebutuhan gizi, ibu hamil akan lebih banyak energi dan mengurangi risiko komplikasi kehamilan seperti anemia, mual di pagi hari, dan sembelit.

Lalu, bagaimana kalau gizi ibu hamil tidak terpenuhi? Jangan disepelekan ya, Bunda, berikut ini 7 akibat pola makan yang buruk selama kehamilan, dikutip dari Very Well Family:

1. Berat badan lahir rendah

2. Komplikasi kehamilan

3. Bayi lahir prematur

4. Keguguran

5. Bayi lahir sakit atau ada kelainan bawaan

6. Anak mengidap penyakit kronis di kemudian hari

7. Kematian ibu atau anak, meski ini jarang terjadi

Jadi, selama menjaga pola makan dengan baik, serta mengikuti pedoman dokter untuk penambahan berat badan saat hamil, Bunda bisa menjalani kehamilan yang sehat dan melahirkan bayi yang sehat.

Bagaimana nih, para bunda yang sedang hamil? Sudah kah menerapkan pola makan sehat selama kehamilan? Atau masih bingung, apa saja sumber nutrisi terbaik untuk ibu hamil?

Yuk langsung tanyakan pada ahlinya, yakni Dokter Spesialis Gizi Klinik Persada Hospital, dr. Maretha Primariayu, M.Gizi., Sp.GK., dan Holistic Health Coach and Nutritionist, Melissa Senduk. Bagaimana caranya?

Langsung cek di SINI.

(muf/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi