sign up SIGN UP search


haibunda-squad

Dear Bunda, Ini Cara Agar Tak Mudah Marah Saat Dampingi Anak Belajar di Rumah

Annisa Karnesyia Selasa, 06 Jul 2021 16:36 WIB
Belajar di rumah caption
Jakarta -

Pemerintah telah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di beberapa daerah karena lonjakan kasus COVID-19. Artinya, Bunda mesti bersiap untuk kembali mendampingi anak belajar di rumah ya.

Mendampingi buah hati belajar daring memang enggak mudah. Apalagi, bila Bunda enggak percaya diri atau tidak yakin bisa membantu anak belajar.

Selain itu, tak jarang orang tua menjadi emosional dan mudah marah karena merasa kesulitan membantu anaknya belajar. Padahal, hal ini bisa berdampak buruk lho pada buah hati.


Menurut Pendiri dan Kepala Sekolah Sekolah Gemala Ananda, Jasmin Jasin, Bunda mesti memiliki strategi khusus saat mulai kesal mendampingi anak belajar. Pertama, coba untuk berhenti sejenak dan menjauh dari anak.

Banner tips isolasi mandiri keluarga

Setelah itu, tarik napas untuk menenangkan diri. Bila sudah tenang, Bunda bisa kembali mendampingi anak belajar ya.

"Strategi kalau sudah mulai kesal, yakni berhenti dahulu dan menjauh dari anak. Kemudian, tarik napas dalam karena kalau kita terus berada di sana, nanti malah berantem sama anak," kata Jasmin, dalam Live Instagram HaiBunda, Selasa (6/7/2021).

"Kalau sudah merasa tenang, bisa lanjutkan untuk mendampingi anak belajar," sambungnya.

Menurut Jasmin, salah satu hambatan terbesar dalam komunikasi adalah emosi. Jadi, ketika emosi Bunda naik, usahakan untuk tenang agar tidak melakukan hal-hal yang justru akan disesali.

Kita juga perlu paham bahwa sekolah bukan prioritas utama bagi anak di masa pandemi. Selain kesehatan fisik, kesehatan mental adalah prioritas yang harus diutamakan.

"Dalam keadaan seperti sekarang, kesehatan mental ada di atas urusan menyelesaikan tugas-tugas sekolah. Jangan sampai kita mengorbankan hubungan dengan anak hanya karena kejar setoran kumpul tugas ke guru," ujar Jasmin.

Sebagai orang tua, Bunda pun enggak boleh lupa dengan tujuan pendidikan bagi anak. Sekolah bukan hanya untuk mendapatkan nilai bagus, melainkan untuk mengembangkan si Kecil menjadi pribadi yang utuh.

Bila kita menyadari tujuan ini, kita juga akan lebih terbuka pada anak dalam urusan mengambil keputusan. Artinya, kita dapat mengarahkan anak untuk memutuskan sendiri tentang pendidikannya selama masa pandemi.

"Kalau anak masih kecil, kita bisa mendampinginya untuk membuat keputusan yang realistis. Tapi kalau anak sudah besar dan mengerti, kita perlu memberikan dia ruang untuk memutuskan bagaimana belajarnya," ujar Jasmin.

Salah satu cara penting untuk mendampingi buah hati belajar di rumah yakni dengan menjadi pendengar yang baik. Ayah dan Bunda harus lebih sering mendengarkan perasaan anak dibandingkan menasihatinya. Biarkan anak bercerita agar dia merasa didengarkan dan penting.

"Kemampuan mendengar orang tua perlu ditingkatkan. Kalau anak bosan, kita jangan marahi, tapi ditanya. Validasi perasaannya dan biarkan dia bercerita agar anak merasa pintu komunikasi ini terbuka," ungkap Jasmin.

Simak juga tips belajar online efektif selama di rumah, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi