sign up SIGN UP search


haibunda-squad

Waspada Bun, Kesehatan Mental Orang Tua di Rumah Bisa Picu Stres Anak Saat Pandemi

Asri Ediyati   |   Haibunda Rabu, 09 Feb 2022 08:20 WIB
ilustrasi orang tua dan anak caption
Jakarta -

Sudah genap dua tahun pandemi COVID-19 masih melanda dunia. Banyak perubahan yang terjadi, termasuk perubahan situasi di rumah. Di samping kita, sebagai orang tua yang stres, ternyata anak-anak juga bisa mengalami stres, lho.

Akan tetapi, perlu Bunda ketahui, stres pada anak sedikit berbeda dengan orang dewasa, kalau orang dewasa, bisa langsung komunikasikan apa yang dirasa. Sementara, anak-anak, mereka tidak bisa mengomunikasikannya dengan baik.

"Stres pada anak-anak, biasanya dipicu karena apa ya? Ternyata anak-anak ini sangat terpengaruh oleh situasi orang tuanya," ungkap psikolog anak dan remaja Roslina Verauli di Instagram Live @haibundacom, pada Selasa (8/2/2022).


Jadi, menurut Vera, ketika Ayah dan Bunda memiliki ketegangan-ketegangan satu sama lain, anak akan sangat terpapar. Terlebih, jika ada kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terjadi. Anak akan mengamati dan menyaksikan.

Bagaimana cara mengenali anak stres? Sederhananya, Bunda bisa mengamati anak-anak di rumah. Apakah mereka mengalami perubahan perilaku atau tidak? Misalnya, tidurnya jadi lebih lama, tidur jadi sebentar-bentar atau sering terbangun.

Kata Vera, hal tersebut juga bisa saja mengindikasikan anak sedang mengalami stres. Nah, sayangnya, seringkali orang tua tak paham jika anaknya sedang stres. Rata-rata hanya 13 persen orang tua yang sadar akan stres pada anaknya.

"Jadi orang tua tuh (banyak yang) enggak paham, ada anaknya yang menarik diri. Kemudian, tadinya dia suka mainan tertentu. Tiba-tiba enggak mau lagi. Mood-nya swing, mudah nangis, mudah tantrum," tuturnya.

Banner Trik Berburu Minyak GorengBanner Trik Berburu Minyak Goreng/ Foto: HaiBunda/Novita Rizki

"Bahkan, kalau Bundanya ke mana-mana tuh diikuti. Boro-boro ke luar rumah ya, kalau ke toilet, Bunda sering diikuti. Nah, kalau sebelumnya suka ikutin, kali ini enggak mau lepas sama sekali. Ini sebenarnya sudah ciri stres pada anak," ungkap Vera.

Sementara untuk emosinya, anak cenderung suka marah dan bahkan merasa orang tuanya tak sayang lagi padanya. Kata Vera, penghayatan emosi anak bisa menjadi negatif ketika mereka mengalami stres.

Lalu, bagaimana sih cara atasi stres anak di rumah saat pandemi? Kembali lagi ke orang tuanya, Bun, bagaimana orang tua dan orang di rumah memberi dukungan pada anak.

Nah, Kabar baiknya, dari hasil penelitian Vera dan rekan-rekan, keluarga Indonesia ternyata memiliki resiliensi yang cukup baik, lho. Keluarga Indonesia dinilai mampu mengatasi situasi pandemi. Hal ini membuat anak-anak bisa mengatasi stresnya dan cepat adaptif jika mereka kembali ke rutinitas biasa, seperti masuk kembali ke sekolah.

Baca kelanjutannya di halaman berikut.

Simak juga video soal mengenali emosi anak:

[Gambas:Video Haibunda]



KELUARGA INDONESIA TANGGUH HADAPI PANDEMI?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!