Sign Up search


kehamilan

Sudah Setahun Menikah dan Belum Punya Momongan, Gimana Ya?

Amelia Sewaka Senin, 02 Apr 2018 17:04 WIB
Sudah Setahun Menikah dan Belum Punya Momongan, Gimana Ya? caption
Jakarta - Duh, lagi-lagi pertanyaan semacam itu mampir. Iya, pertanyaan tentang kapan punya anak setelah pernikahan yang dijalani berusia setahun lebih.

Kesal. Itu yang dirasakan salah satu kerabat saya ketika mendengar pertanyaan itu. Apalagi nih kalau sampai ada yang membandingkan. "Si A yang baru nikah kemarin aja udah hamil lho, masa kalah."

Hmm, saya yang mendengar cerita dari kerabat saya itu jadi ikut kesal. Dari kasusnya saya belajar untuk sedikit mengerem mulut agar ucapan saya yang nggak menyikiti mereka yang belum diberi momongan.


Belum punya anak setelah pernikahan lebih dari satu tahun, apakah sudah bisa dipastikan pasangan suami istri tersebut infertil ya? Menurut dr Arie A Polim D Mas, SpOG(K), nggak bisa nih sesimpel itu memastikan seseorang infertil tanpa pemeriksaan.

dr Arie bilang saat pasangan suami istri belum berusia di atas 35 tahun dan usia pernikahannya juga belum satu tahun, sebenarnya hanya perlu satu pemeriksaan. Pemeriksaan ini untuk melihat faktor-faktor yang tidak normal.



"Nah biasanya dokter akan melihat dari mulai apakah siklus menstruasinya normal atau tidak, kalau normal mungkin belum terlalu perlu teratur untuk periksa ke dokter," kata dr Arie dalam Pregnity Smart Sharing 'Getting Ready for Pregnancy', Prepare Your Body, Boost Your Fertility di Green House Co Work, Multivision Tower Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Jika sudah satu tahun menikah dan si istri belum hamil namun hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada masalah, maka pemeriksaan bisa dilakukan sebulan sekali. Pemeriksaan ini untuk melihat bagaimana siklus menstruasinya, juga untuk melihat ovulasinya.

Dikutip detikHealth, dr Yassin Yanuar, SpOG, MSc, dari RS Pondok Indah - Puri Indah menuturkan definisi infertilitas adalah ketidakmampuan satu pasangan untuk mendapatkan kehamilan setelah melakukan hubungan seksual teratur dan tepat selama 1 tahun tanpa kontrasepsi.

dr Yassin menuturkan ada 2 penyebab paling umum pasangan mengalami infertilitas. Penyebab paling umum adalah faktor sperma pria, mulai dari jumlah sperma yang kurang hingga kualitas sperma yang buruk.



Kedua adalah masalah patologi pelvik dan tuba yang menyebabkan gangguan pada saluran telur. Ada pula gangguan lain, misalnya sel telur yang tidak matang. Itu semua memerlukan pemeriksaan dari ahlinya.

Dalam kesempatan terpisah, dr Hari Nugroho SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya mengatakan dengan memeriksakan diri ke dokter setelah setahun menikah, bisa saja diketahui apakah ada penyakit-penyakit yang bisa memengaruhi sulitnya perempuan memiliki momongan misalnya saja gangguan ovulasi yang penyebabnya antara lain Polycystic ovary syndrome (PCOS) dan disfungsi hipotalamus. (Nurvita Indarini)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi