kehamilan

Pertimbangan Penting Sebelum Memulai Program Bayi Tabung

Dwi Indah Nurcahyani Jumat, 15 Mar 2019 16:59 WIB
Pertimbangan Penting Sebelum Memulai Program Bayi Tabung
Jakarta - Berbagai usaha agar cepat hamil tak kunjung membuahkan hasil, Bun? Haruskah mengambil keputusan ikut program bayi tabung?

Mengikuti program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) bukan keputusan yang mudah. Enggak cuma pertimbangan biaya yang cukup besar, tapi Bunda juga harus siap secara fisik dan emosional sebelum menjalani program IVF.

Kesiapan mental sangat penting dipersiapkan karena program IVF tidak menjanjikan keberhasilan 100 persen. Pasangan harus siap dengan segala keputusan termasuk saat hasilnya dinyatakan gagal.



Nah, sebelum keputusan besar tersebut diambil, tidak ada salahnya mencoba dulu berbagai upaya lainnya yang berpeluang membuahkan kehamilan, Bun.

Melansir Parents, pasangan dapat mempertimbangkan untuk menggunakan pelumas yang ramah sperma saat bercinta. "Banyak pelumas yang mengandung spermisida dimana dapat membunuh sperma. Pertimbangkan pelumas yang sudah dimiliki di rumah. Percaya atau tidak, minyak nabati adalah pelumas yang aman dan efektif serta tidak berpengaruh pada sperma,"kata Jerald Goldstein, MD, pendiri dan Direktur Medis Fertility Specialist of Texas yang berbasis di Dallas.

Bagi Bunda yang tidak memiliki masa ovulasi teratur, dapat memasukkan myo-inositol dimana dapat membantu mengatur siklus bulanan Bunda. Cara ini dapat membuat sebagian wanita lebih cepat hamil.

Simak Pertimbangan Penting Sebelum Memulai Program Bayi TabungIlustrasi hamil bayi tabung/ Foto: iStock

"Myo-inositol dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mungkin bermanfaat bagi pasien terutama dengan masalah infertilitas,"kata Serena H Chen, Direktur Reproduksi dari Institute for Reproductive Medicine and Science di New Jersey.

Untuk memenuhi asupan myo-inositol, Bunda dapat mengonsumsi suplemen yang mengandung myo-inositol. Atau, Bunda dapat menambahkan makanan yang banyak mengandung myo-inositol termasuk diantaranya anggur dan navy beans (kacang putih) dalam asupan harian, Bun.

Memenuhi kebutuhan vitamin B6 dan zinc juga memainkan peranan penting dalam kesehatan dan kesuburan. Sarah Thompson, seorang ahli gizi dan doula mengatakan, kalau vitamin B6 membantu mengatur fase dari siklus bulanan, waktu dari ovulasi hingga menstruasi.

Untuk itu, Thompson menyarankan wanita untuk mencukupi kandungan zinc seperti direkomendasikan National Institute of Health, yakni setidaknya 8 mg per hari.

Selain alternatif upaya di atas, Bunda dan Ayah juga perlu memikirkan upaya lainnya untuk mendapatkan peluang hamil. Salah satunya yakni mengatur agenda bercinta secara rutin. Sebelumnya, lakukan pengecekan terlebih dahulu melalui alat pengecek masa subur sehingga Bunda dan Ayah dapat memanfaatkan waktu subur untuk bercinta, seperti dikutip dari laman Fox News.

Tak kalah penting, Bunda dan Ayah juga harus rileks dan menenangkan emosional dalam merencanakan kehamilan. Jangan lupa, barengi juga dengan konsumsi makanan nabati dalam asupan harian ya, Bun. Pola makan nabati menjadi gaya hidup sehat yang bisa diterapkan. Serta, hindari konsumsi kopi dan beralihlah ke minuman sehat lainnya. Sifat beracun dari kopi dapat mempengaruhi kesuburan, Bunda.


Nah, kalau Bunda tertarik untuk mengetahui informasi lebih banyak mengenai bayi tabung bisa baca di sini ya. Tetap semangat dan semoga cepat hamil, Bun.

[Gambas:Video 20detik]

(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi