HaiBunda

KEHAMILAN

3 Komplikasi Setelah Melahirkan yang Sebaiknya Bunda Waspadai

Ratih Wulan Pinandu   |   HaiBunda

Rabu, 10 Apr 2019 08:00 WIB
Komplikasi usai melahirkan/ Foto: iStock
Jakarta -

Waktu persalinan semakin dekat, itu artinya ada banyak hal yang harus dipersiapkan, Bun. Selain mempersiapkan perlengkapan baby, ada baiknya Bunda juga mencari tahu cara mencegah komplikasi setelah melahirkan atau postpartum complication.

Sebagian Bunda mengalami postpartum complication setelah melewati persalinan yang melelahkan. Banyak Bunda yang terlambat menanganinya karena tidak menduga sebelumnya. Kelelahan mengurus bayi membuat Bunda lupa memerhatikan kesehatan dalam masa pemulihan tubuh.

Faktanya, perdarahan postpartum hanya terjadi pada dua persen kelahiran. Biasanya menimpa Bunda yang melewati persalinan lama atau rahim terinfeksi, demikian seperti dikutip dari Web MD.


Perdarahan setelah melahirkan merupakan penyebab paling umum ketiga kematian ibu, saat melahirkan. Hal itu biasanya terjadi karena rahim gagal berkontraksi dengan benar setelah plasenta dilahirkan, atau karena robekan pada rahim, leher rahim, dan vagina.

Melansir buku 30 Perubahan Tubuh Selama Hamil, Dr. Arie Adrianus Polim, D.MAS, Sp.OG(K) menyebut, ada tiga komplikasi yang sebaiknya Bunda waspadai usai melahirkan.

1. Perdarahan

Perdarahan usai persalinan bisa terjadi bila kondisi rahim terlalu lemah dan tidak mengerut akibat proses persalinan terlalu lama dan melelahkan. Biasanya, pendarahan usai persalinan yang tidak normal ditandai basahnya satu buah pembalut dalam waktu satu jam. Warna merah darah terang hingga hari keempat, darah tidak berhenti mengucur walaupun Bunda sudah istirahat total.

"Darah yang keluar juga berbau tidak sedap, gumpalan darah berbentuk besar-besar disertai dengan rasa nyeri dan bengkak di bagian perut bawah," terang Arie.

Hal lain yang menyebabkan perdarahan setelah melahirkan karena rahim Bunda pernah mengembang saat janin terlalu besar, hamil janin kembar, cairan ketuban terlalu banyak, bentuk plasenta tidak normal, miom, sehingga mengganggu kontraksi rahim. Dalam beberapa kasus, kondisi ibu bisa juga semakin melemah karena anemia, pre-eklampsia atau kelelahan berlebihan.

Komplikasi pasca melahirkan/ Foto: iStock


2. Infeksi

Infeksi komplikasi setelah persalinan yang paling sering terjadi adalah endometritis, yaitu infeksi yang terjadi pada endometrum atau pelapis rahim yang peka setelah plasenta keluar. Infeksi ini lebih sering terjadi pada Bunda yang melewati persalinan caesar. Bisa juga terjadi setelah Bunda mengalami persalinan yang terlalu lama, ketuban pecah dini dan sisa plasenta menempel di rahim.

"Ada infeksi karena luka leher rahim, vagina atau vulva," ungkap Arie.

Gejala infeksi berbeda pada masing-masing Bunda, tergantung pada sumber infeksi. Pada endometritis akan merasakan demam, nyeri yang samar di bagian perut bawah, dan keluar cairan tak sedap dari vagina.

"Pada infeksi luka, nyeri di daerah luka. Bau tak sedap, keluar cairan kental dari vagina , nyeri perut, gangguan buang air kecil, suhu tubuh meningkat, sakit kepala dan tubuh lemah," lanjutnya.

3. Luka vagina dan leher rahim

Komplikasi ini terjadi akibat adanya luka atau robekan pada vagina atau leher rahim yang diketahui setelah persalinan selesai. Biasanya akan ditandai dengan perdarahan yang berlebihan.

Dokter akan melakukan tindakan jahitan jika panjang luka lebih dari 2 cm atau darah yang keluar sudah sangat berlebihan.



Segera kunjungi dokter jika Bunda mengalami salah satunya ya! Nah, untuk menyukseskan ASI eksklusif, Bunda lihat yuk cara memijat payudara agar ASI berlimpah, dalam video di bawah ini.

[Gambas:Video 20detik]

(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Ciri Orang dengan Kemampuan Berpikir Tinggi

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Raina Diajak Rossa Kunjungi ArtScience Museum di Singapura

Parenting Amira Salsabila

Apakah Suami Istri Akan Berkumpul Kembali di Akhirat?

Mom's Life Arina Yulistara

5 Shio yang Paling Sering Disalahpahami, Ternyata Punya Sifat dan Kekuatan Istimewa

Mom's Life Elia Amaliana

Sardinemaxxing Viral di TikTok, Tren Diet Makan Sarden

Mom's Life Arina Yulistara

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Ciri Orang dengan Kemampuan Berpikir Tinggi

Potret Raina Diajak Rossa Kunjungi ArtScience Museum di Singapura

Apakah Suami Istri Akan Berkumpul Kembali di Akhirat?

5 Shio yang Paling Sering Disalahpahami, Ternyata Punya Sifat dan Kekuatan Istimewa

Sardinemaxxing Viral di TikTok, Tren Diet Makan Sarden

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK