kehamilan

Selamat! Tasya Kamila Melahirkan Anak Pertama

Annisa Karnesyia Senin, 13 May 2019 17:56 WIB
Selamat! Tasya Kamila Melahirkan Anak Pertama
Jakarta - Pasangan Tasya Kamila dan Randi Bachtiar resmi menjadi orang tua. Tasya Kamila baru saja melahirkan bayi laki-laki pada Senin (13/5/2019) sore.

Kabar kelahiran putra pertama Tasya dan Randi dibagikan oleh ibu mertua Tasya di Instagram Stories, miliknya @ramabakar. Mulai dari waktu sebelum persalinan, sampai kelahiran si kecil, Bun.

"Soon to be daddy," tulis Rama Bakar.



Tasya Kamila melahirkan/Tasya Kamila melahirkan/ Foto: Instagram @ramabakar

Lebih imut lagi, dekorasi kamar rumah sakit dihiasi dengan warna biru dan bertuliskan 'Baby Boy'. Terlihat juga sepatu bayi bewarna biru di sepanjang gorden kamar. Bikin gemas!

Pada unggahan terakhirnya, Rama membagikan wajah Randi yang sedang melihat bayinya menguap. "Alhamdulillah Ya Allah," tulis Rama.

Tasya Kamila melahirkan/Tasya Kamila melahirkan/ Foto: Instagram @ramabakar


Menjadi ibu baru seperti Tasya Kamila, merupakan pengalaman tak terlupakan untuk sebagian orang. Hanya saja, minimnya pengalaman mengurus bayi membuat ibu baru seperti mendapat kejutan dalam menjalani kehidupan barunya.

Itu sebabnya, Bun, dukungan sangat dibutuhkan Bunda yang baru melahirkan. Tujuannya agar ibu baru tidak mengalami postpartum depression. Menurut bidan Laili Romdina Amd, postpartum adalah masa setelah bersalin sampai 40 hari, ketika keluar darah nifas. Di fase Bunda sangat rentan mengalami depresi postpartum jika emosi tidak dikelola dengan baik.

"Jadi ketika ibu bersalin, masuk masa menyusui, itu masuk masa postpartum, biasanya 0 masa kelahiran ampai 40 hari," kata Laili kepada HaiBunda beberapa waktu lalu.


Pada masa postpartum ini emosi Bunda sangat fluktuatif. Penyebabnya bisa dikarenakan beberapa hal, Bun. Bahkan, kadang-kadang hanya hal sepele yang tidak disadari orang-orang di sekitarnya.

"Dia biasanya mengalami yang namanya lagi capek, ada bayi baru, apalagi awam, enggak tahu perawatan bayi baru lahir, terus ditambah ada omongan orang, kok ASI-nya sedikit, atau apa, emosinya kan jadi meningkat, makanya ada namanya depresi, baby blues," tutur Laili.

[Gambas:Video 20detik]

(ank/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi