kehamilan

Kondisi Ibu Hamil yang Tak Disarankan Mudik

Radian Nyi Sukmasari Rabu, 29 May 2019 14:34 WIB
Kondisi Ibu Hamil yang Tak Disarankan Mudik
Jakarta - Di momen Lebaran, ibu hamil juga ingin bertemu keluarga besar di kampung halaman. Namun, sayangnya ada beberapa kondisi yang membuat ibu hamil tidak disarankan melakukan perjalanan mudik. Seperti apa?

"Enggak disarankan mudik kalau ibu hamil mual muntah hebat atau yang biasa dikenal dengan hypermesis gravidarum," kata dr.Rinto Riantori, Sp.OG, dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan.

Dalam kondisi ibu hamil mual muntah parah, jangan dipaksa melakukan perjalanan jauh ya. Sebab, mual muntah yang dialami ibu bisa makin berat. Kemudian, ibu hamil tak disarankan mudik bila mengalami flek dan terancam keguguran.



Ketika itu terjadi, ibu hamil diharuskan bedrest. Sebab, ketika ibu berjalan, akan terjadi gesekan di serviks dan flek bisa makin parah hingga terjadi keguguran.

"Begitu juga kalau kondisi fisik ibu lemah. Ibunya habis demam, jangan dipaksa. Bisa berakibat fatal kalau melakukan perjalanan," ujar Rinto.


Jika ibu hamil menempuh perjalanan jauh, bisa dipastikan ibu duduk dalam waktu lama. Nah, kata Rinto, terlalu banyak duduk di perjalanan efeknya yakni terjadi penumpukan cairan pada bagian kaki.

"Akibatnya kaki ibu hamil jadi besar, susah jalan dan nyeri. Terlalu lama duduk juga bisa memicu kontraksi. Biasanya dua hal itu yang sering terjadi meski efek samping ke janin enggak ada. Tapi, dengan timbul gejala itu, bikin ibu enggak nyaman," tegas Rinto.

[Gambas:Video 20detik]

(rdn/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi