kehamilan

Mempercepat Bukaan Lahir dengan Rumus 3 P

Ratih Wulan Pinandu Selasa, 24 Sep 2019 20:02 WIB
Mempercepat Bukaan Lahir dengan Rumus 3 P
Jakarta - Perut terasa mulas menjadi salah satu tanda Bunda mau melahirkan. Tapi, ada kalanya rasa mulas ini hilang sama sekali, dan bukaan lahir enggak kunjung bertambah.

Menghadapi hal ini, membuat para Bunda jadi khawatir. Apalagi kalau sudah semalaman atau seharian, bukaan tak kunjung bertambah. Wah, ternyata menurut dr.Karno Suprapto, Sp.OG, dari Mayapada Healtcare, Jakarta Selatan, Bunda enggak perlu panik lho.

Pada kehamilan pertama, diharapkan para ibu hamil tidak akan mengalami bukaan sampai terjadinya kontraksi. Berbeda dengan ibu yang sudah melahirkan normal, biasanya pada usia 36 minggu sudah terbuka sepanjang 1 cm.


"Kalau yang sudah pernah melahirkan, sudah pernah dilewati bayi jadi lebih terbuka," ungkap Karno, saat berbincang dengan HaiBunda melalui telepon, Selasa (24/9/2019).

Saat hal itu terjadi, Karno menyarankan untuk ingat rumus 3 P nih, Bun. Pertama, yaitu passage atau jalan lahir, yang menyangkut mulut rahim. Pada mulut lahir yang belum matang itu artinya belum terbuka dan belum siap jalan lahirnya.

"Untuk lebih jelasnya, bhisop score kalau sudah matang nilainya 6. Tapi, ada ibu-ibu yang mulas kemudian datang ke rumah sakit dan diperiksa tapi kalau score-nya belum 6 ya enggak akan terjadi apa-apa. Mulut lahirnya belum matang enggak akan terbuka," lanjutnya.

Mempercepat Bukaan Lahir dengan Rumus 3 PMempercepat bukaan lahir dengan rumus 3 P/ Foto: iStock

Melansir Health Line, Bhisop Score adalah sistem yang digunakan oleh profesional medis untuk memutuskan seberapa besar kemungkinan Bunda akan segera melahirkan. Mereka menggunakannya untuk menentukan apakah mereka harus dilakukan induksi, dan seberapa besar kemungkinan induksi akan menghasilkan kelahiran normal.

Selanjutnya, P yang kedua adalah power yaitu kekuatan dari kontraksi. Pada Bunda yang rasa mulasnya masih sering hilang sebaiknya tetap tenang. Dijelaskan Karno, kontraksi yang baik berlangsung selama 3 - 5 menit, terasa kuat, dan terjadi selama 45 detik.

Saat P yang kedua belum terasa, maka Bunda akan berhadapan dengan P yang ketiga yaitu passenger atau penumpang. Saat bayi berukuran besar, maka biasanya tidak akan turun, sehingga tidak akan menekan mulut lahir. Itu sebabnya, jalan lahir atau bukaan tidak akan bertambah, Bun.

"Kalau tidak ada rasa mulas tidak akan lahir. Seorang wanita disiapkan alam dengan kodrat kalau dia akan merasakan sakit, tapi sakitnya beda dengan diare atau apa. Kalau mau merasa lebih nyaman, harus dipahami dan diyakini bahwa ini bukan penyakit jadi tenang, ada ibu yg panik kalau ini akan pecah perutnya. Makin panik, makin tegang, makin enggak kebuka-buka, jadi nomor satu rileks," lanjut Karno.

Pada saat perut terasa makin mulas, itu artinya Bunda secara alamiah akan terdorong untuk mengejan. Sehingga, posisi janin akan terus mendorong jalan bukaan lahir.

Ditegaskan Karno kalau pembukaan akan terus bertambah seiring dengan kematangan rahim. Pada rahim yang belum matang, meskipun melalui proses induksi bisa menemui kegagalan. Kalau dipaksakan, Bunda bisa saja mengalami persalinan caesar lho.

Nah itu sebabnya, Karno menyarankan kalau Bunda ingin melakukan proses induksi sebaiknya tetap menunggu sampai bishop score mencapai enam. Sambil menunggu, bisa dilakukan tindakan medis untuk membantu mempercepatnya dengan dipasang kateter atau dimasukkan tablet.

"Kalau nunggu secara alami enggak apa-apa, karena kita enggak usah buru-buru. Banyak ibu yang panik begitu masuk 40 minggu, dia sudah ketakutan enggak lahir-lahir. Padahal kita boleh menunggu sampai usia kandungan 42 minggu. Nah, kalau 42 minggu harus induksi, kalau gagal diinduksi ya harus caesar," terang Karno.


Menjaga Bunda tetap relaks sembari menunggu bukaan bertambah, disarankan untuk memperbanyak jalan dan berdiri. Kedua hal itu diharapkan dapat membantu mendorong janin menuju mulut rahim.

"Kalau kita berdiri, kepala bayi akan menekan mulut rahim. Ini adalah proses bagaimana mulut rahim terbuka, kalau enggak ada yang neken gimana mau membuka. Jadi dengan berjalan dan berdiri, maka makin keras tekanannya jadi makin cepat terbuka," tegas Karno.

Simak juga cerita melahirkan Chikita Meidy, dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(rap/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi