kehamilan

Cerita Aura Kasih Melahirkan Lebih Cepat dari Jadwal

Maya Sofia Senin, 17 Jun 2019 13:57 WIB
Cerita Aura Kasih Melahirkan Lebih Cepat dari Jadwal
Jakarta - Penyanyi Aura Kasih baru saja melahirkan anak pertamanya pada Minggu (16/6/2019). Aura yang menikah dengan pria asal Brasil, Eryck Amaral ini dikaruniai bayi berjenis kelamin perempuan.

"Selamat datang my princess. Jadilah anak yang berbakti, berakhlak yang baik, tinggi akan kesadaran terhadap Tuhan. Dunia memang tidak pernah menawarkan apa-apa untukmu. Tapi kami sebagai orang tua akan melakukan apapun untuk kebaikanmu dan kebahagiaanmu. Alhamdulillah ya Allah hadiah terbesar dari-Mu," ujar Aura dalam insta story akun Instagram @aurakasih.


Kabar bahagia ini pertama kali diungkap oleh penulis buku Moammar Emka. Pria 45 tahun tersebut mengucapkan selamat atas kelahiran putri pertama Aura dan Eryck.


Sementara itu, Aura juga merespons komentar netizen soal bayinya yang lahir sebelum sembilan bulan. Perempuan 32 tahun ini menceritakan soal proses persalinannya.

Aura Kasih melahirkan. (Foto: Instagram @aurakasih)

Aura menuturkan bahwa bayinya lahir lebih awal dari jadwal seharusnya. Hal tersebut karena ia mengalami ketuban kering.

"Banyak yang nanya baby-ku memang belum sembilan bulan. Jadwal lahiran masih dua minggu lebih karena ketubannnya sudah kering dan pas di-check dokter ternyata sudah bukaan satu. Jadi baby-nya harus di-take out. Tapi alhamdulillah baby-nya sehat. Terima kasih atas semua doanya," ucap Aura.

Belum diketahui apakah Aura mengalami ketuban pecah terlebih dahulu sehingga ketubannya kering, namun yang jelas air ketuban sangat penting untuk janin di rahim, Bun.

Bayi Aura Kasih. (Foto: Instagram @aurakasih)

Disampaikan dr.Kanadi Sumapraja SpOG(K), MSc dari RS Royal Progress, air ketuban bisa berkurang karena beberapa hal. Kalau ketuban pecah, itu kemungkinan besar ketuban akan kering. Kata Kanadi, tanda ketuban pecah bisa dirasakan Bunda saat hamil kok. Seperti ada cairan di pakaian dalam dan terasa basah tapi bukan karena berkemih.

"Kalau kayak gini tentu Bunda harus waspada. Yang kedua perlu diketahui, kalau sampai ketuban kering tapi enggak pecah, jangan-jangan ada kelainan di janin," kata Kanadi.

Dia menambahkan, produksi air ketuban itu dari air seni janin, Bun. Jadi, kalau sampai terjadi kondisi air ketuban kering padahal ketuban enggak pecah, jangan-jangan janin di kandungan memiliki kelainan. Misalnya kelainan bawaan di saluran kemih.

[Gambas:Video Haibunda]




(som/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi