HaiBunda

KEHAMILAN

5 Alasan Ibu Hamil Tak Boleh Melewatkan Sarapan

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Minggu, 27 Oct 2019 08:32 WIB
Ilustrasi ibu hamil/ Foto: Istock
Jakarta - Ibu hamil harus memperhatikan asupan nutrisi yang masuk ke tubuh. Salah satu yang harus diperhatikan adalah asupan makanan di pagi hari atau sarapan.

Menurut Anna Ardine, manajer ahli diet dari Magee-Womens Hospital di Pittsburgh, wanita hamil harus menerapkan diet sehat dengan merencanakan pola makan yang seimbang sepanjang kehamilan. Sarapan adalah waktu makan yang sangat penting karena dapat mengontrol pola makan sepanjang hari.

Untuk memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi saat sarapan, sebaiknya perhatikan kelompok makanan utama yang akan dimakan, Bun. Misalnya dengan menyajikan buah atau jus buah, susu kaya kalsium, dan roti gandum atau sereal.


"Baiknya tidak mengonsumsi daging olahan saat sarapan. Dikhawatirkan berpotensi tercemar bakteri listeria dan tinggi natrium," kata Ardine, dikutip dari detikcom.

Ada alasan kenapa sarapan enggak boleh ibu hamil lewatkan. Menurut Ardine dan dilansir Cafe Mom, berikut 5 alasan tersebut:

1. Waktu sarapan untuk bayi

Saat hamil, bayi dalam kandungan akan tumbuh secara konstan. Untuk itu, bayi butuh nutrisi yang baik dan stabil. Sarapan secara teratur sangat penting untuk kesehatan janin, Bun.

2. Ibu akan menyesal nantinya

Tidak sarapan bisa menyebabkan ibu hamil mudah lapar. Penyebabnya, kadar gula darah menjadi rendah. Tak perlu sulit, Bun. Pilih menu sarapan yang mudah saja cukup kok. Misalnya pisang dan oatmeal.

Ilustrasi ibu hamil/ Foto: shutterstocks

3. Ibu hamil butuh energi

Tidak memenuhi asupan vitamin dan mineral di pagi hari bisa membuat ibu hamil lemas. Kalau sudah lemas, bisa saja ibu hamil lebih sensitif dan bad mood.

4. Bisa mengatasi morning sickness

Melewatkan sarapan justru bisa memperparah morning sickness. Makanya, penting banget Bunda sarapan. Misalnya, makan roti gandum plus mentega yang bisa bantu meredakan perut mual.

"Jika tidak bisa menyantap banyak makanan saat pagi hari, ibu hamil bisa sarapan dalam porsi kecil dan perlahan-lahan. Kemudian makan lagi dua jam kemudian," ujar Ardine.

5. Tidak sarapan terkait risiko melahirkan prematur

Beberapa ahli mengaitkan ibu hamil yang tidak sarapan dengan risiko melahirkan prematur. Tidak makan selama 6 sampai 12 jam bisa menyebabkan persalinan prematur yang berisiko pada kesehatan bayi.

Simak juga porsi makan ibu hamil untuk mencegah stunting di video berikut ya.

(ank/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ini Dia Negara Paling Jujur dan Paling Tidak Jujur di Dunia, Indonesia Masuk Mana?

Mom's Life Amira Salsabila

Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?

Parenting Annisa Karnesyia

Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker

Parenting Tim HaiBunda

Darah Haid Menggumpal seperti Daging Hati Ayam, Apakah Normal?

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

4 Kode Warna dan Abjad Nutri-Level di Produk Pangan Olahan

Mom's Life Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Dongeng: Anak Itik Buruk Rupa

Bayi Minum ASI Banyak Hari Ini tapi Besok Sedikit, Normalkah?

5 Potret Andy /rif Bersama Kedua Putranya, Beda Postur Tubuh Ayah-Anak Jadi Sorotan

Seberapa Efektif Pola Asuh 5:1 untuk Bangun Hubungan yang Sehat antara Anak dan Orang Tua?

Rayakan Hari Anak Nasional Lewat Momen Penuh Keceriaan Bersama Anak-anak Pejuang Kanker

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK