kehamilan

10 Cara Membuat Anak sebagai Tips Istri Cepat Hamil

Annisa Karnesyia Sabtu, 02 Nov 2019 18:45 WIB
10 Cara Membuat Anak sebagai Tips Istri Cepat Hamil
Jakarta - Hamil dan memiliki anak adalah impian setiap pasangan. Cara membuat anak tentunya berhubungan dengan masa subur istri untuk dibuahi.

Menurut Head of Medical Kalbe Nutritionals, dr.Muliaman Mansyur, selain masa subur, sebelum hamil, wanita juga harus mempersiapkan mental terlebih dahulu. Tentunya ini bisa memengaruhi terjadinya kehamilan pada wanita.

"Persiapan macam ini harus dilakukan selama tiga hingga empat bulan sebelum kehamilan," kata Muliaman.


Bunda, berikut 10 persiapan yang perlu dilakukan sebagai ikhtiar cara membuat anak, agar istri cepat hamil.

1. Lakukan pemeriksaan prakonsepsi

Sebelum merencanakan kehamilan, baiknya Ayah dan Bunda menjalani pemeriksaan. Konsultasi ke dokter dan tanyakan tentang asupan nutrisi termasuk vitamin dan asam folat.

Kandungan asam folat bisa melindungi janin dari cacat lahir, seperti spina bifida. Asam folat juga bekerja selama tahap awal kehamilan. Penting untuk mendapat asupan asam folat yang cukup untuk mempersiapkan kehamilan.

"Lakukan siklus pemeriksaan ini sebelum mulai mencoba hamil. Jika memiliki masalah medis, maka bisa ditangani sebelum hamil," kata Paula Hillard, MD, profesor kebidanan dan kandungan di Universitas Stanford, dikutip dari WebMD.

2. Kenali siklus haid

Mengetahui siklus haid membantu mengetahui masa subur, Bunda. Ini adalah waktu tepat untuk fokus berhubungan intim dan menjadi cara membuat anak.

Beberapa tanda ovulasi yang harus diketahui, di antaranya perubahan lendir serviks menjadi seperti tipis dan terasa encer. Beberapa wanita mungkin merasakan nyeri.

"Memprediksi ovulasi juga dapat membantu memprediksi waktu terbaik untuk hamil. Jika melakukan hubungan seks jarang, ini memberi tahu kapan kita harus meningkatkan kesempatan untuk hamil," kata James Goldfarb, MD, direktur layanan infertilitas di Cleveland Clinic.

Wanita dengan siklus haid 28 hari cenderung berovulasi pada hari ke-14. Tetapi, banyak juga wanita yang memiliki siklus lebih panjang atau lebih pendek. Jadi, mengetahui siklus dapat membantu ovulasi.

Dokter kandunganDokter kandungan/ Foto: iStock

3. Jangan khawatir dengan posisi bercinta

Banyak mitos soal posisi terbaik bercinta memengaruhi peluang untuk hamil. Selama tidak ada bukti ilmiah yang mengatakan, jangan pedulikan ya, Bunda.

Posisi-posisi tertentu justru tidak disarankan. Misalnya posisi yang melawan gravitasi, seperti duduk atau berdiri selama hubungan intim, dapat mencegah sperma mendekati sel telur.

4. Tetap di tempat tidur tepat setelah berhubungan intim

Ada mitos jika setelah berhubungann kita berbaring di tempat tidur dengan kaki terangkat, akan meningkatkan peluang hamil. Namun, itu tidak benar, Bunda.

"Saran yang bagus adalah berbaring di tempat tidur selama 10 hingga 15 menit setelah hubungan intim, tetapi tidak perlu kaki diangkat," kata Goldfarb.

"Panggul tidak bergerak ketika kaki diangkat. Baiknya jangan pergi ke kamar mandi selama ini, tunggu 10 hingga 15 menit, sehingga sperma akan masuk ke leher rahim," lanjutnya.

5. Jangan berlebihan.

Berhubungan seks setiap hari bahkan selama ovulasi tidak selalu menjadi cara membuat anak dan meningkatkan peluang untuk hamil. Secara umum, setiap malam sekitar waktu ovulasi membantu meningkatkan peluang Bunda untuk hamil.

Kata Goldfarb, sperma dapat hidup hingga 5 hari di dalam tubuh wanita. Saran terbaik adalah melakukan hubungan seks secara teratur, yaitu ketika sedang berovulasi, ataupun tidak.

Kualitas sperma juga berpengaruh. Mengenakan pakaian ketat dapat memengaruhi jumlah sperma, begitu juga kalau pria sering berendam di air hangat.

Kebiasaan menaruh ponsel di celana juga berpengaruh. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Fertility and Sterility menunjukkan bahwa pria yang menggunakan perangkat ponsel dan meletakkannya dekat dengan testis, akan memiliki kualitas sperma yang lebih buruk.

Pria yang makan banyak produk kedelai mungkin memiliki konsentrasi sperma yang lebih rendah daripada pria yang tidak makan produk kedelai. Demikian menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan di Human Reproduction.

6. Jangan stres

Cobalah untuk tidak stres memikirkan untuk hamil dan memulai keluarga. Stres sebenarnya dapat mengganggu ovulasi. Jadi, semakin Bunda santai, semakin baik lho.

Carilah cara untuk menghilangkan stres. Apapun caranya yang penting kita sehat dan siap untuk hamil.

7. Jalani pola hidup sehat

Berolahraga adalah kebiasaan yang sehat dan salah satu cara membuat anak. Olahraga membantu menjaga berat badan ideal Bunda. Namun, terlalu sering berolahraga juga enggak baik lho.

"Terlalu banyak berolahraga bisa menyebabkan wanita sulit dibuahi," kata Goldfarb.

Dia menyarankan wanita melakukan olahraga ringan, seperti jalan cepat sekitar dua setengah jam setiap hari. Paling tidak 30 menit setiap hari, 5 kali seminggu.

Selain olahraga, kita juga harus berhenti merokok. Semua rokok berdampak negatif pada kesehatan. Kebiasaan buruk ini juga menurunkan kesuburan karena memengaruhi kadar estrogen dalam tubuh.

Ilustrasi sedang berolahragaIlustrasi sedang berolahraga/ Foto: iStock

8. Konsumsi makanan bergizi

Dilansir Live Science, konsumsi berbagai makanan sehat dapat membantu mempersiapkan tubuh wanita untuk kehamilan, Bun. Nutrisi penting yang cukup seperti kalsium, protein, dan zat besi akan disimpan tubuh.

Beberapa makanan sebagai cara membuat anak dan agar istri cepat hamil adalah buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, biji-bijian, susu dan sumber lemak sehat. Selain itu konsumsi suplemen yang mengandung asam folat.

Wanita juga bisa mendapatkan asupan vitamin B dari makanan seperti sayuran berdaun hijau gelap, brokoli, roti, sereal, dan kacang-kacangan. Ketika mencoba untuk hamil, Bunda bisa makan ikan yang bebas merkuri.

Hindari juga konsumsi kafein dalam jumlah banyak. Jangan minum kafein lebih dari 500 mg sehari karena ini dikaitkan dengan penurunan kesuburan pada wanita.

Menurut American Society for Reproductive Medicine, minum 1 sampai 2 cangkir kopi, atau kurang dari 250 mg kafein per hari sebelum hamil tidak berdampak pada kemungkinan bisa hamil.

Mengutip detikhealth (https://health.detik.com/berita-all/d-4684868/cara-membuat-anak-bagi-yang-ingin-cepat-hamil-lakukan-7-hal-ini), makanan yang tinggi zinc atau seng dapat meningkatkan produksi sperma. Jika kebutuhan zinc tercukupi, tentunya proses pembuahan akan terjadi lebih efektif.

Wanita juga perlu mengonsumsi protein dan zinc setiap hari. Makanan tinggi protein antara lain adalah biji-bijian utuh, tahu, kedelai dan tempe. Ikan dan aneka daging juga tinggi akan protein dan zinc.

9. Cari bantuan profesional

Baik wanita dan pria harus mempertimbangkan untuk melakukan evaluasi infertilitas jika wanita berusia 35 atau lebih dan belum hamil. Terutama setelah 12 bulan berhubungan seks secara teratur tanpa menggunakan alat kontrasepsi.

"Direkomendasikan untuk seorang wanita di bawah usia 35 tahun untuk berkonsultasi dengan spesialis kesuburan jika gagal hamil setelah satu tahun melakukan hubungan seksual tanpa kondom secara teratur," kata Dr.Mary Ellen Pavone, spesialis endokrinologi reproduksi dan infertilitas.

10. Waspadai penurunan kesuburan terkait usia

Seiring bertambahnya usia wanita, kesuburan akan menurun. Penyebabnya karena perubahan yang berhubungan dengan usia ovarium yang dan penurunan jumlah dan kualitas sel telur.

Seiring bertambahnya usia, ada juga peningkatan risiko pada masalah kesehatan, seperti fibroid rahim, endometriosis dan penyumbatan tuba falopi. Semuanya dapat berkontribusi pada faktor kesuburan.

Ada penurunan kesuburan bertahap pada wanita dimulai pada usia 30-an, penurunan yang lebih tajam setelah usia 37 tahun dan setelah usia 40 tahun. Artinya, wanita jadi perlu waktu lebih lama untuk hamil.

Simak juga cara menghitung usia kehamilan di video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi