sign up SIGN UP search


kehamilan

7 Hal Penting dalam Perencanaan Kehamilan Sebagai Cara Membuat Anak

Annisa Karnesyia Sabtu, 20 Jun 2020 14:39 WIB
Gynecological Examination, Pregnancy Test, Adult, Adults Only caption
Jakarta -

Kehamilan tak selalu terjadi setelah pasangan berhubungan seksual. Perencanaan yang matang dan tepat sangat penting sebagai cara membuat anak.

Merencanakan kehamilan artinya suami istri sudah siap secara fisik, mental, dan psikologi. Profesor dan konsultan laktasi Robin Elise Weiss, PhD, MPH menjelaskan bahwa belajar tentang kehamilan memberikan efek besar pada kesehatan ibu dan janin.

"Ada banyak hal yang tidak dipikirkan pasangan untuk memiliki bayi sehat. Padahal, semakin kita belajar, semakin banyak kita menemukan hal penting yang harus dilakukan sebelum hamil," kata Weiss, dikutip dari Very Well Family, Jumat (19/6/2020).


Lalu apa saja yang sebaiknya diperhatikan Bunda saat merencanakan kehamilan? Berikut telah HaiBunda rangkum penjelasannya dari berbagai sumber:

1. Lakukan pemeriksaan prakonsepsi

Sebelum merencanakan kehamilan, sebaiknya Ayah dan Bunda menjalani pemeriksaan. Konsultasi ke dokter dan tanyakan tentang asupan nutrisi yang penting untuk suami dan istri.

"Lakukan siklus pemeriksaan ini sebelum mulai mencoba hamil. Jika memiliki masalah medis, maka bisa ditangani sebelum hamil," kata Paula Hillard, MD, profesor kebidanan dan kandungan di Universitas Stanford, dikutip dari WebMD.

2. Mulai konsumsi vitamin prenatal

Vitamin prenatal seperti asam folat dapat membantu mengurangi kemungkinan jenis cacat lahir, seperti cacat tabung saraf, spina bifida, dan encephalitis. Konsultasikan ke dokter tentang penggunaan vitamin prenatal sebelum hamil.

Shot of a happy young couple looking at their pregnancy test results in the bathroom at homeHal Penting dalam Perencanaan Kehamilan Sebagai Cara Membuat Anak/ Foto: iStock

3. Perhatikan potensi bahaya di sekitar

Mulailah kurangi paparan bahaya kimia di kehidupan sehari-hari. Tak cuma bahan kimia, tapi juga bahaya yang sering dijumpai, misalnya saat memasak di dapur atau bekerja di kantor.

"Ada potensi bahaya yang kita temui setiap hari. Ketahui bahaya dan cara menghindarinya bisa sangat membantu perencanaan kehamilan," ujar Weiss.

4. Hentikan kebiasaan yang tidak sehat

Untuk merencanakan kehamilan yang sehat, sebaiknya hentikan kebiasaan merokok, minum kafein, dan alkohol. Hal ini berlaku untuk suami dan istri ya.

5. Diskusikan penggunaan alat kontrasepsi

Bunda dapat berkonsultasi ke dokter untuk mendiskusikan penggunaan alat kontrasepsi sampai Anda siap untuk hamil. Dokter dapat membantu kita memutuskan kapan harus berhenti menggunakan alat kontrasepsi.

6. Pelajari proses konsepsi dan cara membuat anak

Hal ini tentu penting sebagai perencanaan kehamilan sehat. Ayah dan Bunda akan mengetahui masa subur dan kapan harus berhubungan seksual untuk cepat hamil.

7. Buatlah asuransi kesehatan untuk kehamilan

Asuransi penting dimiliki pasangan yang ingin merencanakan kehamilan. Sebagian besar asuransi kesehatan akan mencakup kehamilan.

Sebaiknya Bunda cari tahu apa yang ditanggung dan berapa potensi pengeluaran nantinya. Perencanaan keuangan untuk kehamilan bisa membantu mengurangi tingkat stres lho.

Simak juga cara tepat hitung usia kehamilan, di video berikut:


[Gambas:Video Haibunda]

(ank/kuy)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi