kehamilan

Ciri-ciri Hamil Anggur yang Perlu Bunda Waspadai

Asri Ediyati Senin, 25 Nov 2019 17:50 WIB
Ciri-ciri Hamil Anggur yang Perlu Bunda Waspadai
Jakarta - Hamil anggur merupakan salah satu penyebab keguguran. Kata dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr.Boy Abidin, Sp.OG, semua ibu hamil ternyata memiliki risiko untuk mengalami hamil anggur. Bila tidak dikelola dengan baik, bisa berubah menjadi suatu keganasan.

"Risiko lebih tinggi untuk wanita yang usianya di atas 35 tahun atau di bawah 20 tahun," kata Boy, dalam acara Dr.Oz Indonesia di Trans TV.


Hamil anggur terjadi karena bakal janin tidak berkembang. Penyebabnya, sel telur dan sperma yang harusnya tumbuh menjadi janin, justru tumbuh jadi plasenta.


"Kondisi ini terjadi saat sel telur bertemu dengan sel sperma, kemudian tumbuh. Harusnya kan menjadi plasenta, janin, dan air ketuban, tapi yang jadi bakal janin tidak berkembang baik. Yang berkembang baik adalah bakal plasenta dan tumbuhnya berlebih," ujar Boy.

Apa penyebabnya? Dilansir Web MD, itu karena masalah dengan telur yang dibuahi. Sel manusia normal mengandung 23 pasang kromosom, satu set dari ibu dan yang lainnya dari ayah. Struktur ini membawa informasi yang memberi tahu sel-sel tubuh apa yang harus dilakukan.

Pada kasus hamil anggur, ada satu set kromosom tambahan yang berasal dari ayah. Ketika ini terjadi, sel telur yang telah dibuahi tak bisa bertahan. Biasanya gugur beberapa minggu setelah kehamilan.

Bagaimana ciri-cirinya? Dilansir Mayo Clinic, berikut ciri-ciri hamil anggur yang perlu diwaspadai, Bunda.

1. Pendarahan vagina berwarna cokelat tua hingga merah terang selama trimester pertama.

2. Mual dan muntah parah.

3. Ada benjolan kista seperti anggur.

4. Nyeri panggul.

Jika Bunda mengalami ciri atau gejala hamil anggur, konsultasikan dengan dokter. Biasanya, dokter dapat mendeteksi tanda-tanda lain dari hamil anggur, seperti:

1. Pertumbuhan uterus yang cepat. Sehingga, rahim terlihat terlalu besar untuk tahap kehamilan.

2. Tekanan darah tinggi

3. Preeklampsia, suatu kondisi yang menyebabkan tekanan darah tinggi dan adanya protein dalam urine setelah kehamilan usia 20 minggu

4. Kista ovarium

5. Anemia

6. Tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme)

Simak juga video penjelasan dokter tentang wanita yang rentan alami hamil anggur:

[Gambas:Video Haibunda]

(aci/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi