Sign Up search


kehamilan

Ibu Hamil Tak Boleh Keluar Rumah Saat Gerhana Bulan? Ini Kata Dokter

Melly Febrida Sabtu, 11 Jan 2020 16:44 WIB
Ibu Hamil Tak Boleh Keluar Rumah Saat Gerhana Bulan? Ini Kata Dokter caption
Jakarta - Bunda mungkin pernah dengar tentang mitos ibu hamil dan gerhana bulan. Orang sering menganggap gerhana bulan sebagai pertanda buruk bagi calon ibu. Karena itu, wanita hamil tidak boleh keluar rumah selama gerhana bulan. Benarkah ada efek gerhana pada kehamilan?

Perlu Bunda ketahui, gerhana bulan diperkirakan terlihat pada 10 dan 11 Januari di Benua Asia, Afrika, Eropa, dan Australia, serta di beberapa bagian Amerika.


Sebagian bunda mungkin meyakini, wanita hamil harus tetap di dalam ruangan selama gerhana karena gerhana bisa menjadi kutukan untuk anak yang belum lahir. Mitosnya, wanita hamil yang berada di hadapan gerhana bisa menyebabkan bayi memiliki cacat wajah atau tanda lahir.


Tetapi sekali lagi, tidak ada alasan rasional mengapa wanita hamil tidak boleh keluar rumah selama gerhana. Sebagian juga mungkin percaya, wanita hamil yang memegang pisau atau benda tajam dapat menyebabkan bayi memiliki tanda lahir. Beberapa situs astrologi menyarankan jangan pakai logam. Wanita hamil juga harus menghindari mengenakan jepit rambut. Benar enggak sih?

Ilustrasi ibu hamil saat gerhana bulanIlustrasi ibu hamil saat gerhana bulan/ Foto: iStock
Dikutip dari Express, dokter kandungan kebidanan Dr. Shafia Bhutto bilang, ibu hamil di Pakistan mungkin diperingatkan untuk berbaring lurus untuk mencegah bayi mengalami sendi bengkok. Namun ini hanya mitos, Bunda. Begitu juga dengan efek gerhana bulan.

"Tidak ada yang akan terjadi pada bayi Anda yang belum lahir selama gerhana karena mereka berada di rahim Anda," kata Bhutto kepada St Louis Post Dispatch.

Belum ada juga penelitian yang membuktikan secara konkret, yang mendukung klaim ada efek gerhana bulan pada wanita hamil. Tak hanya gerhana bulan, gerhana matahari juga membuat sejumlah ibu hamil khawatir.

Jay Pasachoff, Chair of the Working Group on Solar Eclipses of the International Astronomical Union mengatakan, gerhana tidak akan memengaruhi kehamilan. Sebab, pada saat gerhana matahari, matahari hanya ditutupi. Jadi, cahayanya tidak sepenuhnya menyinari bumi. Sehingga, tidak ada cara yang dapat memengaruhi kehamilan atau persalinan.

Begitu juga yang dipaparkan Ann Mullen, selaku Health Education Director di Cycle Technologies, belum ada bukti ilmiah yang menyebut bahwa gerhana matahari berbahaya bagi wanita hamil dan janin dalam kandungannya.


Bunda, simak juga tayangan menguak mitos ibu hamil melihat gerhana sebabkan bayi lahir sumbing:

[Gambas:Video Haibunda]

(muf/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi