sign up SIGN UP search


kehamilan

9 Tradisi Ibu Hamil saat Gerhana Bulan di Berbagai Negara, Mitos atau Fakta?

Annisa Karnesyia   |   Haibunda Jumat, 17 Jun 2022 16:00 WIB
Ibu Hamil caption
Jakarta -

Tradisi ibu hamil saat gerhana bulan ternyata telah ada sejak dulu, Bunda. Tak cuma di Indonesia, tradisi ini bahkan ada di beberapa negara lho.

Gerhana bulan dipandang sebagai sesuatu yang negatif. Fenomena ini dikaitkan dengan hal jahat yang berusaha menyerang manusia.

Melansir dari laman Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), gerhana Bulan adalah fenomena langit ketika sebagian atau seluruh permukaan bulan tertutup oleh bayangan Bumi. Peneliti Pusat Sains Antariksa LAPAN, M. Zamzam Nurzaman, M.Si, menjelaskan bahwa gerhana bulan terjadi saat posisi Bumi, Bulan, dan Matahari sejajar, sehingga cahaya matahari yang sampai ke bulan terhalang oleh bayangan Bumi. Akibatnya, bulan terlihat lebih redup atau gelap.


"Tipe gerhana ada beberapa, yaitu gerhana Bulan penumbra, gerhana Bulan total, dan gerhana Bulan sebagian," kata Zamzam.

Arti gerhana bulan di beberapa negara

Menurut ulasan di The Independent seperti dilansir Pakistan Today, pada masa peradaban kuno, gerhana bulan atau blood moon adalah pertanda buruk. Orang Inca kuno mengartikan warna merah tua sebagai binatang jaguar yang menyerang dan memakan bulan.

Mereka percaya bahwa binatang tersebut akan mengalihkan perhatiannya dari bulan menuju ke Bumi. Orang-orang pun menjadi histeris dan membuat banyak keributan untuk mengusir jaguar ini, Bunda.

Sementara di zaman Mesopotamia kuno, gerhana bulan dianggap sebagai serangan langsung terhadap raja. Untuk menghindari serangan, mereka akan menyembunyikan raja yang asli dan menggantikannya dengan raja palsu selama gerhana bulan berlangsung.

Kisah tentang gerhana bulan ini juga diangkat dalam cerita rakyat Hindu. Beberapa cerita menafsirkan bahwa gerhana bulan terjadi akibat iblis bernama Rahu meminum ramuan keabadian.

Gerhana BulanIlustrasi Gerhana Bulan/ Foto: Getty Images/iStockphoto/karayuschij

Tradisi ibu hamil saat gerhana

Bagi beberapa tradisi, gerhana bulan dianggap membawa sial. Sampai saat ini, masih banyak yang percaya bahwa gerhana bulan dapat menjadi pertanda buruk untuk ibu yang sedang hamil.

Melansir dari berbagai sumber, berikut tradisi ibu hamil saat gerhana bulan di berbagai negara:

1. Harus berbaring lurus

Dilansir Express, ibu hamil di Pakistan diperingatkan untuk berbaring lurus saat gerhana bulan terjadi. Hal ini dilakukan untuk mencegah bayi mengalami sendi bengkok, Bunda.

2. Tidak boleh keluar rumah

Mitos yang cukup populer adalah Bumil dilarang keluar rumah saat gerhana bulan. Mengutip USA Today, ibu hamil yang keluar rumah saat gerhana bulan diyakini akan mengandung bayi yang memiliki kelainan bentuk wajah atau tanda lahir.

3. Jangan memakai perhiasan dari logam

Ibu hamil juga dilarang menggunakan perhiasan atau benda yang terbuat dari logam saat gerhana matahari, Bunda. Sebuah situs astrologi di India mengatakan bahwa hal tersebut bisa membuat cacat lahir pada wajah bayi.

4. Menggunakan peniti dan mengenakan pakaian merah

Mitos ini berasal dari Meksiko. Menurut mitos, ibu hamil yang mengenakan peniti dan pakaian berwarna merah di rumah bisa terlindung dari dampak gerhana bulan pada janin. Mitos menyebut, peniti dan pakaian merah dapat melindungi janin dari bibir sumbing.

5. Jangan menggunakan pisau untuk memotong buah dan sayuran

Mitos lainnya berkaitan dengan kebiasaan memotong sayuran dan buah nih. Menurut astrologi India, Bumil dilarang menggunakan pisau atau senjata tajam untuk memotong buah dan sayuran. Hal tersebut bisa membuat bayi yang belum lahir mengalami bibir sumbing.

Ibu HamilIlustrasi Ibu Hamil/ Foto: Getty Images/iStockphoto

6. Harus segara beribadah dan berdoa

Di India, beberapa Bumil disarankan untuk mandi sebelum dan sesudah gerhana bulan. Mereka juga wajib untuk beribadah dan berdoa guna menangkal pertanda buruk untuknya dan buah hati.

7. Dilarang makan dan melakukan pekerjaan rumah tangga

Bagi sebagian orang India, gerhana bulan seperti pertanda buruk. Mereka biasanya akan melakukan ritual pembersihan di waktu ini, Bunda. Sementara itu, ibu hamil dilarang untuk makan dan melakukan pekerjaan rumah tangga untuk melindungi bayi mereka yang belum lahir dari hal buruk.

8. Tradisi liwetan

Di beberapa daerah di Indonesia juga memiliki tradisi khusus untuk ibu hamil saat gerhana bulan lho. Dikutip dari detikcom, sebagian masyarakat Jawa percaya bahwa makhluk gaib atau buto ijo akan datang saat gerhana bulan untuk memangsa janin.

Nah, untuk menangkal pertanda buruk itu, masyarakat Jawa melakukan tradisi liwetan atau menanak nasi liwet. Cara ini dipercaya dapat mengusir buto ijo, Bunda.

9. Mandi keramas dan menyisir di depan rumah

Mandi besar adalah tradisi lain yang dilakukan Bumil saat gerhana bulan. Sebagian masyarakat Jawa yang hamil akan mandu keramas untuk mengusir makhluk gaib. Nah, setelah mandi, mereka akan mengeringkan rambut dan menyisirnya di depan rumah sambil melihat gerhana.

Mitos atau fakta?

Sejauh ini, belum ada penelitian yang membuktikan secara konkret tentang klaim efek gerhana bulan pada ibu hamil ya, Bunda. Percaya atau tidak, itu semua hanya mitos.

"Tidak ada yang akan terjadi pada bayi Anda yang belum lahir selama gerhana karena mereka berada di rahim Anda," kata dokter kandungan kebidanan Dr. Shafia Bhutto kepada St. Louis Post Dispatch.

Sementara menurut dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr.Boy Abidin, SpOG, gerhana bulan juga tidak ada kaitannya dengan bibir sumbing pada bayi. Kondisi cacat pada tubuh bayi ini dapat terjadi karena beberapa sebab.

"Jadi memang sebenarnya tidak ada kaitannya kecacatan, salah satunya bibir sumbing, dengan gerhana bulan. Bibir sumbing adalah salah satu bentuk cacat pada tubuh bayi yang tidak fatal," kata Boy, dalam acara Dr.Oz Indonesia di Trans TV beberapa waktu lalu.

"Bibir sumbing dapat disebabkan faktor keturunan, ibu hamil perokok pasif atau aktif, konsumsi alkohol, mengalami obesitas, mengonsumsi obat-obatan tertentu, kekurangan nutrisi, kekurangan asam folat, dan sindrom pierre robin," sambungnya.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo BankĀ di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga 4 manfaat mengajak janin berbicara, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(ank/som)
kehamilan
Kehamilan Trimester 1 Ketahui perkembangan kehamilan Trimester 1 setiap minggu. Cek Yuk arrow-right
Share yuk, Bun!
Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!